Air Mengalir pada Kemiringan

Air mengalir pada kemiringan? Molekul air menarik satu sama lain. Gaya tarik-menarik antara molekul sejenis ini disebut kohesi.

aksiografi.com – Permukaan bumi tertutupi air sekitar 72 persen menurut the United State Water Science School. Air menjadi sangat penting bagi keberlangsungan hidup di planet ini.

Air merupakan cairan yang umum yang memiliki reaksi unik dan mencengangkan. Ada sekitar 12 fakta yang mencengangkan soal air. Molekul air berbeda dengan molekul lainnya. Air memiliki pengecualian terhadap beberapa hukum alam karena sifatnya yang unik itu.

Rumus kimia air adalah H2O, yang berarti satu molekul air memiliki dua atom hidrogen yang terikat dengan satu atom oksigen. Molekul itu berbentuk bengkok dan memiliki sisi positif dan negatif. Molekul air saling berhubungan erat satu sama lain.

Air memiliki daya tarik kohesi dan adhesi. Air menempel pada piring karena kekuatan adhesi, kemudian lapisan air di permukaan saling menempel oleh daya kohesi.

Pada percobaan ini, kita akan mecari tahu mengapa air bisa mengalir pada sudut kemiringan. Kita juga akan mempelajari bagaimana gaya tari-menarik molekul air oleh daya kohesi.

Tujuan Pembelajaran

Praktek Sekolah Alam Molekul ini bertujuan untuk mengetahui mengapa air bisa mengalir pada suatu sudut kemiringan?

Bahan-Bahan

gunting

penggaris

tali layang-layang katun

1 cangkir (250 ml) gelas ukur dengan pegangan

air

gelas minum

loyang

Cara Kerja

1. Potong tali sepanjang 18 inci (45 cm).

2. Ikat salah satu ujung tali di bagian atas pegangan gelas pengukur.

3. Isi cangkir dengan air.

4. Basahi seluruh panjang tali dengan air.

5. Atur gelas di tengah loyang.

6. Letakkan tali di atas cerat gelas pengukur.

7. Pegang ujung tali yang bebas di bagian dalam kaca.

Air Mengalir pada Kemiringan

8. Pisahkan gelas dan gelas agar talinya kencang.

9. Angkat bagian bawah cangkir sekitar 12 inci (30 cm) dari loyang.

10. Tuang air dari cangkir secara perlahan.

Air Mengalir pada Kemiringan

Hasil

Air mengalir dari tali ke dalam gelas.

Mengapa?

Molekul air menarik satu sama lain. Gaya tarik-menarik antara molekul sejenis ini disebut kohesi. Di bawah permukaan cairan, setiap molekul tertarik oleh molekul lain yang menarik satu sama lain ke segala arah. Di permukaan cairan, molekul hanya tertarik ke samping dan ke bawah. Gaya yang tidak seimbang ini cenderung mendekatkan molekul air di permukaan, membentuk lapisan tipis yang keras, elastis, dan mirip kulit di atas air. Kecenderungan molekul air untuk saling menempel di permukaan disebut tegangan permukaan. Air di tali basah menarik molekul di air yang jatuh. Tegangan permukaan di luar air yang mengalir menahan air dekat dengan tali saat mengalir ke tali miring.

Coba Pendekatan Baru

Setelah melakukan praktek pengujian mengapa air bisa mengalir pada suatu sudut kemiringan, selanjutnya ktia akan melakukan penguijan dengan pnedekatan baru, sebagai berikut:

1. Apakah ketinggian gelas ukur mempengaruhi hasil? Ulangi percobaan dengan mengubah tinggi cangkir. Catat berbagai ketinggian dan hasilnya dengan meletakkan sebuah tolok ukur (meterstick) di belakang cangkir.

Air Mengalir pada Kemiringan

2. Apakah panjang tali akan mempengaruhi hasil? Ulangi percobaan, tetapi ubah panjang senar. Uji dengan tali yang lebih pendek dan lebih panjang. Amati dan catat perbedaan aliran air.

 3. Apakah hasilnya akan sama jika jenis string yang digunakan berbeda? Ulangi percobaan menggunakan string yang terbuat dari bahan berbeda.

4. Seberapa penting membasahi tali? Ulangi percobaan awal menggunakan tali kering.

Petunjuk Pameran Sains

Mintalah seorang penolong mengambil foto saat Anda menguji hasilnya pada ketinggian yang berbeda. Gunakan foto-foto ini dengan laporan tertulis tentang hasil sebagai bagian dari tampilan proyek.

Buatlah Percobaanmu Sendiri

1. Seberapa dekat molekul air harus bisa menarik? Teteskan air di atas selembar kertas lilin. Gunakan tusuk gigi untuk perlahan mendorong setetes air mendekati setetes kedua. Catat jarak di mana tarikan antara tetesan diamati.

 2. Temukan dan tampilkan contoh-contoh bagaimana tegangan permukaan menjelaskan kejadian-kejadian umum seperti:

Air Mengalir pada Kemiringan

• serangga berjalan melintasi permukaan air

• tetesan hujan berbentuk bola

• air mengalir keluar dari keran dan membentuk tabung yang halus

Cari Faktanya!

Jika seorang astronot meremas bola pipet yang berisi cairan di lingkungan yang mendekati gravitasi nol, tetesan cairan yang jatuh akan berbentuk bola.

Cari tahu bagaimana tegangan permukaan mempengaruhi bentuk tetesan cairan. Diagram yang menunjukkan gaya pada molekul cairan dapat ditampilkan.

Selamat Belajar!