Mengukur Daya Tarik Molekul-Molekul Air

Must Read

Mengukur daya tarik molekul air dengan cara sederhana. Rumus kimia air adalah H2O, yang berarti satu molekul air memiliki dua atom hidrogen yang terikat dengan satu atom oksigen.

aksiografi.com – Air adalah cairan umum yang reaksinya sering tidak biasa. Air mempunyai pengecualian terhadap beberapa hukum alam karena sifatnya yang unik.

Pada percobaan ini kita akan membandingkan perbedaan dan persamaan cairan yang unik ini dengan cairan lain. Kita juga akan mempelajari ikatan hidrogen dalam molekul air, yang menyebabkan banyak ketidakteraturan sifatnya seperti sifat mengembang ketika dibekukan, dan daya kohesinya.

Tujuan Pembelajaran

Praktek Sekolah Alam kali ini bertujuan untuk mengukur daya tarik (kelengketan) antara molekul-molekul air.

Bahan-Bahan

  • 3 pensil
  • baki panggang
  • 2 piring yang bagian bawahnya halus dan rata (terbuat dari bahan yang tidak mudah pecah)
  • uang logam
  • air suling
  • selotip
  • gelas kertas berukuran 7 ons (210 ml)
  • gunting
  • penggaris
  • benang
  • gantungan hisap (jenis yang biasa ditempelkan di kaca)

Cara Kerja Mengukur Daya Tarik Molekul

1. Letakkan satu pensil sejajar dengan tepi meja.

2. Letakkan pensil kedua melintang di atas pensil pertama dengan salah satu ujungnya naik dan menonjol sekitar 5 cm keluar dari meja.

3. Gunakan selotip untuk memperkuat kedudukan pensil di atas meja.

4. Gunakan pensil ketiga untuk membuat lubang di bawah bibir gelas kertas di sisi yang berhadapan. Perhatian: Jangan sampai kamu tertusuk pensil.

5. Potonglah benang sepanjang 20 cm.

6. Ikat ujung benang pada masing-masing lubang gelas kertas untuk membuat gantungan.

7. Potong benang sepanjang 1 meter, kemudian ikatkan dengan gantungan di gelas kertas.

8. Ikatkan ujung benang yang masih lepas ke gantungan hisap.

9. Letakkan baki panggang di atas lantai, yaitu di bawah benang yang menggantung.

10. Letakkan piring dalam keadaan terbalik di dalam baki.

11. Letakkan piring kedua di atas piring pertama sehingga bagian bawah masing-masing piring bersentuhan.

12. Tekan gantungan hisap sehingga menempel di bagian tengah piring yang di atas.

13. Gantungkan benang melewati pensil yang menonjol keluar dari tepi meja.

14. Masukkan beberapa uang logam ke dalam gelas kertas sampai kedua piring agak terpisah (lihat Gambar di bawah ini).

Mengukur Daya Tarik Molekul

15. Hitung dan catat jumlah uang logam yang diperlukan untuk memisahkan piring.

16. Pisahkan piring dan basahi bagian bawahnya dengan air suling.

17. Tekan kedua piring.

18. Sekali lagi, hitung jumlah uang logam untuk memisahkan piring.

19. Bandingkan jumlah uang logam yang diperlukan untuk memisahkan piring dalam keadaan kering dan basah.

Hasil Kerja Molekul Air

Perlu lebih banyak uang logam untuk memisahkan piring saat ada lapisan air di antara piring-piring tersebut dibandingkan saat kedua piring kering.

Mengapa?

Rumus kimia air adalah H2O, yang berarti satu molekul air memiliki dua atom hidrogen yang terikat dengan satu atom oksigen. Molekul tersebut berbentuk bengkok dan memiliki sisi positif dan negatif.

Molekul-molekul seperti air yang memiliki sisi negatif dan positif disebut molekul polar (molekul yang berkutub). Polaritas ini menghasilkan daya tarik antarmolekul air. Daya tarik ini disebut kohesi yang merupakan akibat dari sisi positif satu molekul air, menarik sisi negatif molekul air yang lain.

Daya tarik air pada molekul yang berbeda, seperti daya tarik pada piring disebut adhesi. Air menempel pada piring karena kekuatan adhesi, kemudian lapisan air di permukaan saling menempel oleh daya kohesi.

Jumlah uang logam yang diperlukan untuk memisahkan piring tadi menunjukkan kekuatan dari daya kohesi antarmolekul air.

Cobalah Pendekatan Baru

Setelah melakukan praktek cara mengukur daya tarik antara molekul-molekul air, selanjutnya kita akan melakukan percobaan dengan pendekatan baru, sebagai berikut:

1. Apakah yang larut dalam air memengaruhi daya kohesi air? Ulangi percobaan dengan menambah 1 sendok teh bahan yang larut ke dalam 1 gelas (250 ml) air setiap kali percobaan dilakukan. Bahan yang larut dan dianjurkan adalah sukrosa (gula meja), natrium klorida (garam meja), dan cairan pencuci piring.

2. Apakah daya kohesi air melebihi kohesi cairan lain? Ulangi percobaan awal dengan menggunakan alkohol.

Petunjuk Lomba Karya Ilmiah

Pamerkan model alat yang digunakan untuk mengukur daya kohesi antara molekul-molekul cairan. Ganti pensil dengan sebuah gantungan yang dipasang di atas sebuah papan. Perhatian: Jauhkan alkohol dari hidung dan mulutmu.

Selamat Belajar!

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest News

Pohon Tin adalah Pohon Tertua dalam Sejarah Kemanusiaan

Pohon tin adalah pohon tertua dalam sejarah kemanusiaan. Buah ini juga menjadi salah satu nama surah dalam Al-Quran dan dijadikan sumpah Allah
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img