Selasa, September 28, 2021

Apa Saja Manfaat Buah Apel dalam Kesehatan

Must Read

Apa saja manfaat buah apel dalam kesehatan adalah pertanyaan yang menarik karena buah apel sudah lama dikenal bahkan ribuan tahun telah dijadikan salah satu makanan untuk pengobatan di Asia Selatan.

Aksiogorafi.com – Pepatah bahasa Inggris “An Apple A Day Keeps The Doctor Away” yang berarti ‘makan buah apel setiap hari dapat mencegah datangnya penyakit.” Pepatah ini tentu berkaitan dengan khasiat buah apel bagi kesehatan. Istilah ini populer di awal abad 20 setelah terbukti manfaat buah apel bagi kesehatan dari hasil berbagai penelitian.

Sebenarnya, buah apel telah lama digunakan sebagai bahan alami pengobatan Ayurvedic tradisional di Asia Selatan sejak 1.500 tahun yang lalu.

Manfaat Kesehatan Buah Apel

Buah apel memiliki banyak kandungan senyawa alami yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Laman Departemen Pertanian Amerika Serikat, US. Departement of Agriculture (USDA) National Nutrient Database, telah melansir jumlah kandungan zat gizi yang terdapat pada buah apel.

Untuk setiap 125 gram buah apel mentah bersama kulitnya ternyata memiliki kandungan sebagai berikut:

kandungan buah apel dalam 125 gram
Sumber: US. Departement of Agriculture (USDA) National Nutrient Database

Buah apel dan kulitnya mengandung antioksidan, flavonoid, dan serat makanan. Ketiga kandungan utama ini membantu mengurangi risiko penyakit kanker, diabetes, dan jantung. Untuk memperoleh khasiat buah apel, dianjurkan makan dua buah apel setiap hari.

buah apel di pohon
Gambar oleh S. Hermann & F. Richter dari Pixabay

Buah Apel Menjaga Kekebalan Tubuh

Tubuh  membutuhkan vitamin C dalam menjaga kekebalan tubuh. Tubuh tidak dapat menghasilkan vitamin C sendiri ia butuh asupan dari luar. Salah satu kandungan penting buah apel adalah vitamin C. Vitamin ini memberi manfaat seperti meningkatkan atau membangun kekebalan tubuh atau imunitas, membantu mempercepat pertumbuhan luka, mencegah alergi, menjaga kesehatan kulit.

Hasil penelitian pada hewan menunjukkan bahwa pola makan yang mengandung serat laru membantu proses perubahan sel kekebalan yang pro-inflamasi menjadi anti-inflamasi yang dapat menunjang kekebalan tubuh seseorang.

Buah Apel Mencegah Sembelit

Sembelit adalah kondisi seseorang yang mengalami kesulitan uang air besar. Kondisi ini akibat dari pengaruh pola makan yang kurang kandungan seratnya. Buah apel juga kaya akan serat. Serat yang terbanyak ada pada kulit apel dan tidak larut selulosa dan lignin. Serat yang ada pada kulit apel adalah serat kasar menyerupai gela yang larut dalam air mengandung pektin.

Baca Juga:   Tanaman Herbal Cacingan untuk Anak-Anak
Baca Juga:   11 Manfaat Susu Sapi Murni yang Penting Anda Ketahui

Zat ini juga bermanfaat sebagai zat antidiare alami sehingga mampu melindungi selaput lendir lamnbung dan usus dari luka dan serangan bakteri.

Karena itu makan buah apel dengan kulitnya lebih baik daripada apel yang telah terkupas dapat mengatasi sembelit sekaligus juga mengatasi diare. Buah apel juga berperan memberi asupan prebiotik dalam usus yang diperoleh dari pectin dan serat apel.

Sebelum memakan buah apel dengan kulitnya sebaiknya cuci bersih agar pestisida yang melekat pada kulit buah hilang.

Buah Apel Menurunkan Kolesterol

Dalam buah apel terdapat senyawa alami pektin yang larut sehingga dapat membantu menurunkan kolesterol. Senyawa ini dapat menyerap lemak dan kolesterol lalu mengeluarkannya dari dalam tubuh melalui feses. Fungsi serat pektin yang menyerap lemak sehingga seseorang dapat terbantu mengurangi risiko aterosklerosis dan penyakit jantung.  

Buah Apel Mengurangi Risiko Penyakit Jantung

Suatu hasil penelitian yang dilakukan para peneliti dari National Public Healt Institute di Henlsinki, Finlandia, melaporkan bahwa buah apel dapat mengurangi risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung. Penelitian yang dimuat pada American Journal of Clinical Nutrition pada 2002 menyebutkan bahwa selain penyakit jantung, ternyata juga berlaku bagi penyakit stroke, diabetes tipe 2, asma dan penyakit kanker.  

Flavonoid ini juga ternyata membantu seseorang terhindar dari penyakit jantung dengan menurunkan tekanan darah dan mengurangi sumbatan dan peradangan pada dinding pembuluh dara arteri, serta mengurangi oksidasi LDL buruk.

Baca Juga:   Manfaat dan Kegunaan Zat Pati

Buah Apel Mencegah Penyakit Stroke

Hasil analisis penelitian bahwa asupan tinggi flavonoid berhubungan dengan menurunnya risiko stroke menjadi 20 persen lebih rendah. Seseorang yang makan buah apel sebanyak 200 gram per hari dapat menurunkan risiko stroke sebesar 32 persen.

Hasil penelitian yang telah dimuat dalam Journal of American Heart Association menunjukkan bahwa daging buah apel yang berwarna putih mampu mengurangi risiko penyakit stroke. Daging apel itu mengandung senyawa alami phytochemical seperti karotenoid dan flavonoid. Kedua senyawa ini berfungsi sebagai antioksidan.

Buah Apel Mengurangi Risiko Terkena Kanker

Buah apel dan kulitnya mengandung senyawa kimia alami butyrate. Ternyata senyawa ini dapat menurunkan risiko kanker kolon. Informasi ini diperoleh setalah Dr. Dieter Schrenk, MD dkk dari the University of Kaiser Lautern, Jerman, melakukan penelitian terhadap manfaat buah apel dalam mengatasi penyakit kanker.

Baca Juga:   Tanaman Jali Menyembuhkan 11 Penyakit

Sebuah studi yang berjudul Anthocyanins and Their Role in Cancer Prevention menunjukkan bawah fitonutrien dalam buah apel ternyata membantu melindungi tubuh dari kanker paru dan kanker usus.

Dalam hasil analisa meta pada 2016 lalu memberikan kesimpulan bahwa mengonsumsi rutin buah apel bersama kulitnya dapat menurunkan risiko kanker paru-paru, kanker payudara, dan kanker kolorektal.

Buah Apel Menurunkan Risiko Asma

Hasil penelitian yang telah dilakukan untuk ibu hamil yang sering mengonsumsi buah apel dapat menghindari anaknya terkena risiko asma. Hasil penelitian yang serupa terhadap 68 ribu wanita menunjukkan bahwa mereka yang makan apel memiliki risiko asma yang terendah dibanding kurang mengonsumsi buah apel.  

Buah Apel Mencegah Kerusakan Kulit

Selain kandungan vitamin C, buah apel memiliki zat antioksidan quercetin dan polifenol. Dua zat ini berfungsi mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas.

Penulis: Suharni Yusuf

Penyunting: Gusti Zainal

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest News

7 Tahapan Teknik Budidaya Kacang Panjang agar Hasil Melimpah

7 tahapan teknik budidaya kacang panjang agar menghasilkan buah yang melimpah. Caranya mulai dengan memperhatikan persyaratan tumbuh hingga pengelolaan pasca panen.
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img