Manfaat Berbuka Puasa dengan Buah Kurma

Date:

Manfaat berbuka puasa dengan buah kurma terletak pada glukosa yang dikandungnya. Glukosa merupakan karbohidrat paling sederhana. Glukosa adalah gula utama dalam darah sebagai bahan bakar dasar bagi tubuh.

Aksiografi.comAnjuran Nabi Muhammad SAW memakan buah kurma saat berbukan puasa memiliki alasan kesehatan bagi tubuh. Saat berpuasa, tubuh mengeluarkan energi karena melakukan aktivitas ibadah seharian tanpa mengonsumsi makanan dan minuman. Saat berbuka puasa, tubuh memerlukan segera asupan energi yang siap terserap dalam tubuh dalam bentuk glukosa pada setiap sel, terutama sel-sel otak dan saraf.

Glukosa merupakan karbohidrat sederhana sebagai gula utama dalam darah. Glukosa ini adalah bahan bakar dasar bagi tubuh, sangat penting dalam menjalankan fungsi seluruh sel, khususnya sel-sel otak dan saraf. Jenis glukosa yang terkandung di berbagai varietas kurma adalah fruktosa, jenis gula yang terdapat di sebagian besar buah-buahan. Hanya satu varietas kurma yang mengandung glukosa jenis deglet nour yang mengandung gula sukrosa yang dikenal sebagai gula pasir.

Berdasarkan hasil penelitian, buah kurma mengandung energi dan gula jenis glukosa yang sangat tinggi. Untuk setiap 100 gram kurma mengandung energi sebesar 271 kikokalori (kcal) dan glukosa sebanyak 25 gram. Dibandingkan dengan buah-buah lainnya, jumlah energi dan glukosa yang dikandung buah kurma masih jauh lebih tinggi.

Begitu juga dengan perbandingan glukosa pada makanan pokok seperti nasi. Kurma 100 gram memiliki kesetaraan energi dengan nasi 150 gram. Selain itu, glukosa pada nasi adalah berbentuk karbohidrat yang kompleks sehingga memerlukan waktu memecah glukosa agar dapat berfungsi sebagai energi sebagai bahan bakar dasar bagi tubuh untuk setiap sel.

Selain itu, kurma juga mengandung nutrisi yang tinggi seperti kalium, magnesium, niasin, dan serat dalam jumlah yang besar. Keempat zat ini berperan penting bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah. Selain itu, kurma juga mengandung selenium yang sangat baik bagi kesehatan.

Kondisi tubuh saat berpuasa, selain kekurangan energi seperti disebutkan di atas, juga meningkatkan kadar asam lambung dengan gejala yang muncul seperti rasa panas dan “berat” pada lambung serta mulut terasa asam. Kondisi tubuh yang kadar asamnya meningkat dapat teratasi dengan memakan buah kurma saat berbuka puasa. Kurma mengandung serat tinggi dapat menggerakkan otot, mendaduk-aduk makanan, dan memecahnya menjadi partikel-partikel kecil, mengikat asam-asam empedu, membuka area antara lambung dengan usus dua belas jari dengan pangkal usus halus, serta mengeluarkan sisa pencernaan makanan melewati usus kecil. Kandungan glukosa pada kurma inilah yang berkhasiat mengatasi penyakit sembelit.

Dengan perbandingan itu maka mengonsumsi kurma pada saat berbuka puasa lebih baik ketimbang buah dan nasi. Tidak heran, jika nabi menganjurkan ummatnya berbuka puasa dengan buah kurma.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Subscribe

Popular

More like this
Related

Ciplukan sebagai Obat Alami untuk Kencing Manis: Manfaat dan Penggunaannya

Temukan manfaat Ciplukan (Physalis peruviana L.) sebagai pengobatan alami...

Cabe Jawa Mencegah 15 Penyakit

Cabe Jawa mencegah 15 penyakit. Piper retrofracrum mengandung zat...

Daruju: Tanaman Herba dengan Sifat Farmakologis Multifungsi

Ketahui manfaat Daruju dalam farmakologi Cina dan pengobatan tradisional....

Manfaat Barucina dalam Perawatan Kulit Wajah: Rahasia Cantik dari Tanaman Herbal

Kulit wajah yang sehat dan cantik adalah impian setiap...