Rabu, Juni 16, 2021

Cara Menghitung Garis Tengah Bulan

Must Read

Cara menghitung garis tengah bulan. Cahaya malam adalah struktur dan gerakan bulan bumi. Itu terjadi karena perbedaan bentuk bulan yang disebabkan perbedaan luas permukaan bulan yang disinari cahaya matahari.

aksiografi.com – Perbedaan bentuk Bulan ketika dilihat dari Bumi disebabkan oleh perbedaan luas permukaan Bulan yang disinari cahaya Matahari. Bentuk Bulan yang berubah-ubah ini disebut fase Bulan. Semua fase ini akan terlihat selama periode waktu yang disebut peredaran bulan sinodis.

Dalam percobaan ini, kamu akan menggunakan jarak ke Bulan untuk mencoba menghitung garis tengah Bulan. Kamu akan menggunakan rata-rata garis tengah Bulan yang sudah diketahui untuk mengukur persentase kesalahan pengukuranmu. Kamu akan membuat foto fase-fase Bulan dan menentukan waktu terbitnya untuk setiap fase.

Memulai Percobaan

Percobaan ini bertujuan untuk menghitung garis tengah Bulan.

Bahan-Bahan

  • gunting
  • penggaris kayu yang panjang
  • penggaris
  • isolasi bening
  • kartu indeks
  • kursi
  • kalkulator
  • alat pembuat lubang kertas (perfurator)

Catatan: Percobaan ini harus dilakukan di luar ruangan pada malam bulan pumama.

Cara Kerja

1. Potong kartu indeks menjadi sebuah bentuk persegi panjang berukuran 2,54 X 5,08 cm.

2. Dengan menggunakan alat pembuat lubang kertas, lubangi bagian tengah kartu. Lubang tersebut harus bergaris tengah 0,635 cm. Lubang ini akan menjadi garis tengah nyata Bulan dan disebut D₂.

3. Letakkan salah satu sisi pendek kartu di ujung penggaris kayu yang bertanda 0 kira-kira sepanjang 1,27 cm. Isolasilah kartu ini pada penggaris dan tekuklah kartu sehingga dapat berdiri tegak, rata dengan ujung tongkat.

Baca Juga:   Cara Membuat Cross-Staff dan Penggunaannya
Baca Juga:   Cara Membuat Model Batuan dalam Siklus Batu

4. Letakkan tongkat di atas sandaran kursi, dan arahkan ujung yang ada kartunya ke Bulan.

5. Berjongkoklah di belakang kursi dengan tepi penggaris kayu berada di samping wajahmu (lihat Gambar di bawah ini).

Cara Menghitung Garis Tengah Bulan

6. Tutup salah satu matamu, dan biarkan mata yang berada di dekat penggaris kayu tetap terbuka. Lihat ke Bulan melalui lubang pada kartu.

7. Gerakkan penggaris kayu ke arah Bulan, lalu menjauhi Bulan, sampai garis tengah Bulan tepat memenuhi lubang kartu. Catat ukuran yang tertera pada penggaris kayu yaitu angka yang terlihat sejajar dengan matamu yang terbuka. Ini adalah jarak tampak ke Bulan dan akan disebut d₂ Perhatikan bahwa jarak rata-rata ke Bulan yang diketahui, disebut d₁. adalah 376.000 km.

8. Gunakan rumus hitungan di bawah ini untuk menghitung garis tengah bulan D₁.

  • D₁  / D₂ = d₁ / d₂                                             
  • Di mana
  • D₁ = garis tengah Bulan yang akan dihitung
  • D₂ = garis tengah Bulan yang tampak = lebar lubang pada kartu = 0,635 cm
  • d₁ = jarak rata-rata ke Bulan yang sudah diketahui = 376.000 km
  • d₂ = jarak tampak ke Bulan seperti yang diukur pada langkah 7

Contoh:

Jika d₂  adalah 69,215 cm, maka

                                                                                          D₁  / D₂ = d₁ / d₂

                                                                                          D₁ = (d₁ / d₂) D₂

                                                                                          = 376.000 km : 69,215 cm x 0,635 cm

Baca Juga:   Heliosentris sebagai Sistem Tata Surya Bumi

                                                                                          = 3,449,54 km

Hasil

Hasil percobaan cara menghitung garis tengah Bulan dengan menggunakan ukuran pada contoh adalah 3.449,54 km.

Mengapa?

Rumus hitungan yang digunakan dalam percobaan ini disebut proporsi atau perbandingan, sebuah pemyataan kesamaan antara dua rasio. Rasio adalah perbandingan satu nilai dengan nilai lainnya. Rasio dituliskan dalam bentuk pecahan.

Dalam percobaan ini, kamu telah menggunakan rasio untuk mengukur garis tengah Bulan. Rasio dan perbandingannya ditulis sebagai D₁  / D₂ = d₁ / d₂, yang berarti rasio hasil perhitungan garis tengah Bulan (D₁)dibagi dengan garis tengah Bulan yang tampak (D₂), sama dengan rasio jarak rata-rata ke Bulan yang telah diketahui (d₁,) dibagi jarak tampak ke Bulan (d₂,). Dari perbandingan ini, garis tengah Bulan (D₂) dapat dihitung dan hasilnya sama dengan 3.449,54 km.

Baca Juga:   Cara Mengetahui Proses Terjadinya Erosi

Cobalah Pendekatan Baru

Apakah letak Bulan di atas garis cakrawala mempengaruhi hasilnya? Ulangi percobaan ini dua kali. Pertama, lakukan pengukuran di awal senja ketika Bulan dekat cakrawala (sebuah garis yang membatasi permukaan langit dan Bumi). Lakukan pengukuran lagi pada malam yang sama ketika Bulan jauh di atas garis cakrawala atau dekat zenit (titik tertinggi dari benda-benda angkasa di langit).

Petunjuk untuk Lomba dan Pameran Sains

Mintalah seseorang untuk membantumu mengambil foto ketika kamu sedang melakukan pengukuran jarak ke Bulan. Gunakan foto-foto ini dan hasil penghitunganmu untuk menunjukkan hasil dari percobaan.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest News

7 Tahapan Teknik Budidaya Kacang Panjang agar Hasil Melimpah

7 tahapan teknik budidaya kacang panjang agar menghasilkan buah yang melimpah. Caranya mulai dengan memperhatikan persyaratan tumbuh hingga pengelolaan pasca panen.
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img