Senin, Januari 24, 2022

Daun Encok (Plumbago zeylanica Linn.)

Must Read

Daun encok (Plumbago zeylanica Linn.) adalah tanaman perdu yang memiliki efek farmakologi pada daun dan akarnya.

aksiografi.com – Daun encok adalah tanaman perdu yang mencapai tinggi 1 – 2,5 meter. Tanaman ini banyak tumbuh di hutan-hutan sampai dengan ketinggian 800 meter dari permukaan laut. Tumbuhan semak ini beracun dan banyak tersebar di Afrika dan Indonesia.

Ciri-ciri tanaman adalah; daun berseling, bulat telur, bertepi rata tangkai pendek, panjangnya kurang lebih 10 sentimeter dengan lebar 6 sentimeter. Bunga berwarna putih, kelopaknya berbulu lengket.

Tanaman perdu ini mirip dengan akar binasa (Plumbago indica) dan racunnya lebih kuat dibanding dengan daun encok. Khasiat pengobatan daun encok dengan kandungan fitoterapi sehingga lebih kuat ketimbang akar binasa.

bunga daun Encok atau Plumbago zeylanica Linn

Ki encok, sebutan orang Sunda, berbatang kayu dengan tinggi mencapai 1 hingga 5 meter. Daunnya lebar berbentuk bundar telur, berselang-seling dan menjorong lonjong.

Bunga berwarna putih dengan benang sari berwarna ungu dengan bakal buah dan tangkai berwarna putih. Buah tanaman ini kecil, bulat panjang dengan warna hijau muda dan menjadi cokelat saat tua.

Baca Juga:   Daftar Makanan Bergizi Harian

Klasifikasi

Daun encok disebut Plumbago zeylanica Linn. termasuk ke dalam famili tumbuhan Plumbaginaceae. Tanaman ini dikenal dengan nama daerah ki encok (Sunda), bama (Bali), godong encok (Jawa), dan kareka (Madura).

Sifat Kimiawi

Tumbuhan ini kaya dengan berbagai kandungan kimia yang sudah diketahui antara lain pada daun terdapat plumbagin, 3-3-biplumbagin, 3-kloroplum-bagin, khitranon (3-6-biplimbagin), dan droseron (2-hidroksiplum-bagin). Pada akar juga ditemukan plumbagin dan naftokuinon. Sedangkan pada daun batang terdapat zat samak, flavonoid dan polifenol.

Efek Farmakologis

Dalam farmakologi Cina dan pengobatan tradisional nusantara disebutkan tanaman ini memiliki sifat menghilangkan sakit otot dan sebagai diuretikum.

Di Indonesia,daun encok sering digunakan sebagai obat luar misal untuk mengobati sakit kepala namun jangan terlalu lama karena dapat menyebabkan pelepuhan. Di Bali dau encok digunakan untuk mengobati sakit kulit kurap. Tanaman ini juga biasa digunakan untuk menggugurkan kandungan karena mengandung vesicant (zat pelepuh) untuk menginduksinya.

Bagian Tanaman yang Digunakan

Efek farmakologi ini diperoleh dari penggunaan daun dan akar.

Penyakit yang Dapat Disembuhkan

Berdasarkan berbagai literatur yang mencatat pengalaman secara turun-temurun dari berbagai negara dan daerah, tanaman ini dapat menyembuhkan penyakit-penyakit seperti sakit pinggang, ruam otot, encok, gangguan kencing, dan sakit kepala.

Baca Juga:   Brotowali Mengobati 7 Penyakit

Catatan : Wanita hamil tidak boleh menggunakan disekitar perut.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest News

Kapuk Randu sebagai Penanda Musim

Kapuk randu sebagai penanda musim. Pohon kapuk saat buahnya mulai merekah dan siap berjatuhan menjadi penanda akan masuknya Monsun...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img