Rabu, Januari 19, 2022

Kapuk Randu sebagai Penanda Musim

Must Read

Kapuk randu sebagai penanda musim. Pohon kapuk saat buahnya mulai merekah dan siap berjatuhan menjadi penanda akan masuknya Monsun Asia atau Angin Monsun.

Aksiografi.com – Kapuk randu (Ceiba pentandra) merupakan pohon tropis yang tergolong ordo Malvales dan famili Malvaceae. Kata kapuk menunjukkan serta dari buah tanaman ini. Dalam mitologi bangsa Maya, pohon ini sebagai simbol suci.

Tanaman ini mampu tumbuh setinggi 70 meter namun secara ditemukan rata-rata setinggi 10 hingga 30 meter. Pohon kapuk akan mengeluarkan buah pertama kali saat berusia 4 atau 5 tahun dan memiliki usia produktif hingga 60 tahun. Indonesia merupakan negara produsen kapuk terbesar di dunia dengan capaian 80 ribu ton per tahun.  

Di beberapa desa di Indonesia, tanaman ini dijadikan sebagai penanda pergantian musim. Jika tanaman ini berhasil mengeluarkan buah dan bertahan hingga mulai berubah warna cokelat maka itu penanda bahwa pada bulan itu dan bulan berikutnya akan terjadi pergantian musim memasuki Monsun Asia atau angin Monsun  yang diawali dengan angin kencang. Angin kencang ini akan menjatuhkan buah-buah pohon kapuk yang sudah menua.

Baca Juga:   YLBHI Beberkan Dugaan Pelanggaran HAM

Pada saat buahnya mereka, pohon itu terlihat indah karena dipenuhi dengan warna putih yang menyerupai salju. Di Bogor terdapat jalan yang dipenuhi pohon ini sepanjang jalan sehingga pada musimnya di mana buah merekah mengeluarkan serta kapuk yang berserakan di bawah pohon terlihat indah bagaikan genangan salju.

Ini menjadi penanda bagi warga desa dalam menandai akan datangnya pergantian musim memasuki angin monsun yang diawali dengan angin kencan. Warga mulai berjaga-jaga untuk mengantisipasi datangnya angin kencang dengan memperbaiki atap-atap rumah yang terbuat dari bahan rumbia. Sedangkan buah-buah kapuk yang berjatuhan akibat tiupan angin, warga yang tinggal sekitar pohon itu berlomba-lomba memungut buah kapuk.

Buah kapuk kering merupakan sumber bahan serta yang berguna sebagai bahan dasar matras, bantal, pakaian, penahan panas, hiasan dinding, dan bahkan sebagai peredam suara. Namun kebanyakan warga desa hanya menggunakan sebagai bahan dasar untuk matras dan bantal.

Sebenarnya pohon kapuk memiliki banyak kandungan yang memiliki banyak manfaat seperti potensi biomedis. Terkait dengan kandungan dan manfaat pohon kapuk akan diulas pada tulisan khusus.

Baca Juga:   Skandal Jual Beli Jabatan di Kemenag

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest News

Kapuk Randu sebagai Penanda Musim

Kapuk randu sebagai penanda musim. Pohon kapuk saat buahnya mulai merekah dan siap berjatuhan menjadi penanda akan masuknya Monsun...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img