teknik menguji keberadaan minyak

Teknik menguji keberadaan minyak tak jenuh dengan cara sederhana ala Sekolah Alam. Berbagai macam jenis minyak bisa terlihat sama, tetapi unsur kimia yang menyusunnya dapat sangat berbeda.

aksiografi.com – Makanan adalah bahan bakar tubuh untuk menghasilkan energi. Dalam tubuh makhluk hidup ada reaksi biokimia karena terdapat kalori sebagai energi biokimia dalam makanan. Pembakaran dibutukan untuk melepaskan energi, kemampuan untuk melakukan pekerjaan. 

Minyak dan lemak mudah dikenali. Minyak pada suhu kamar berbentuk cair, sedangkan lemak berbentuk padat. Berbagai macam jenis minyak bisa terlihat sama, tetapi unsur kimia yang menyusunnya dapat sangat berbeda.

Pada percobaan ini, kita akan membedakan antara minyak jenuh dengan minyak tidak jenuh. Kita akan menguji tingkat ketidakjenuhan berbagai minyak dan menentukan pengaruh suhu terhadap pemutusan ikatan kimia dalam minyak tidak jenuh. Kita juga akan membandingkan kemampuan mengalir minyak jenuh dan tidak jenuh, dan menentukan pengaruh suhu terhadap viskositas minyak.

Tujuan Pembelajaran

Pengujian ini bertujuan untuk menguji keberadaan minyak tidak jenuh.

Bahan-Bahan

  • panci masak dengan kapasitas 2 liter
  • yodium tentir
  • air
  • sendok
  • gelas ukur
  • kompor
  • minyak goreng
  • pengukur waktu
  • mangkuk
  • pipet tetes mata

Cara Kerja Pengujian

Perhatian: Jauhkan yodium dari anak kecil karena beracun dan hanya untuk obat luar.

1. Gunakan gelas ukur untuk memasukkan 25 ml minyak goreng ke mangkuk.

2. Tambahkan 5 tetes yodium, kemudian aduk dengan sendok.

3. Catat waktunya sebagai 0, amati wama minyak dan tuliskan dalam tabel data seperti contoh berikut.

4. Isi panci dengan air setinggi 5 cm, dan letakkan di atas kompor.

5. Masukkan mangkuk yang telah berisi minyak campur yodium ke dalam panci.

6. Panaskan dengan suhu sedang.

7. Catat hasil pengamatan minyak setiap dua menit selama 10 menit.

8. Matikan kompor, biarkan minyak mendingin dalam panci sebelum membuangnya.

Hasil  Pengujian Keberadaan Minyak tak Jenuh

Penambahan yodium ke dalam minyak yang berwarna kuning pucat menyebabkan minyak berwarna agak cokelat kemerahan, dan butiran-butiran kecil yodium dapat terlihat bersuspensi dalam cairan minyak. Ketika minyak dipanaskan, minyak kembali berwarna kuning pucat.

Mengapa?

Molekul minyak adalah polimer (molekul-molekul besar yang tersusun dari rangkaian molekul-molekul tunggal). Asam lemak adalah monomer (molekul-molekul kecil jika bergabung akan membentuk polimer) dan mengikat gliserol untuk membentuk molekul minyak. Asam lemak tersusun atas karbon, hidrogen, dan oksigen.

Atom-atom karbon dalam asam lemak saling terikat. Antara atom-atom karbon dihubungkan oleh satu atau dua ikatan. Molekul minyak dengan ikatan tunggal antar atom karbon disebut jenuh. Molekul minyak dengan dua atau lebih ikatan rangkap disebut tidak jenuh. Semakin banyak ikatan rangkap dalam suatu molekul, maka semakin tidak jenuh.

Dalam suatu molekul jenuh, setiap atom karbon berhubungan dengan 4 atom, seperti yang ditunjukkan pada molekul gas etana berikut ini.

teknik menguji keberadaan minyak

Dalam suatu molekul tidak jenuh, setiap atom karbon berhubungan dengan kurang dari 4 atom. Sebagai contoh, etena dalam molekul jenuh, setiap atom karbon berhubungan dengan tiga atom.

teknik menguji keberadaan minyak

Catatan: Garis tunggal antara setiap simbol menunjukkan ikatan tunggal antara atom. Garis rangkap menunjukkan ikatan rangkap.

Dengan adanya senyawa kimia lainnya, seperti yodium, satu dari sekian ikatan rangkap akan putus dan atom yodium menempel pada atom-atom karbon sampai keempat atom terikat pada masing-masing atom karbon. Dalam percobaan ini, yodium yang tidak terikat menyebabkan warna berubah. Memanaskan minyak berarti membantu memutuskan ikatan rangkap sehingga lebih banyak yodium yang terikat oleh atom karbon. Oleh karena itu, warna berubah menjadi kekuningan lagi.

Banyaknya yodium yang dapat diikat oleh minyak tergantung pada jumlah ikatan rangkap yang dikandung oleh minyak. Penggabungan yodium dengan etena berikut ini memberikan gambaran sederhana bagaimana yodium terikat dengan molekul tidak jenuh.

teknik menguji keberadaan minyak

Cobalah Pendekatan Baru

1. Bagaimana minyak kurang jenuh dipengaruhi oleh yodium? Ulangi percobaan dengan mengganti minyak goreng dengan minyak kacang, kemudian bandingkan hasilnya dengan percobaan sebelumnya (lihat Gambar berikut).

teknik menguji keberadaan minyak

2. Bagaimana yodium memengaruhi derajat ketidakjenuhan beberapa minyak? Ulangi percobaan dengan menggunakan beberapa jenis minyak yang berbeda, tetapi teteskan yodium tetes demi tetes. Tunggu sampai minyak menjadi jernih sebelum menambahkan tetesan berikutnya. Lanjutkan meneteskan sampai warna menjadi tidak jernih. Untuk mempercepat proses, gunakan wadah yang kecil seperti tabung reaksi.

Petunjuk untuk Lomba Karya Ilmiah:

1. Pamerkan diagram berwarna untuk mewakili hasil pencampuran yodium dengan minyak jenuh dan tidak jenuh.

2. Buat dan pamerkan grafik batang untuk membandingkan jumlah tetesan yodium pada setiap contoh minyak.