Suhu Mempengaruhi Pertumbuhan Bakteri

Must Read

Suhu mempengaruhi pertumbuhan bakteri. Untuk menjaga kesehatan, kita sebaiknya mengetahui tempat mana saja yang memiliki suhu yang tepat sehingga memungkinkan bakteri tumbuh. Ikuti uji coba di bawah ini.

aksiografi.com – Bagaimana suhu dapat mempengaruhi pertumbuhan bakteri? Untuk mengetahui dengan pasti, kita harus melakukan uji coba sederhana dengan menggunakan peralatan, perlengkapan, dan bahan-bahan yang ada di sekitar lingkungan kita, atau peralatan dapur yang ada di rumah kita.

Bukankah bakteri juga dapat ditemukan di mana saja, termasuk pada handuk yang sering kita gunakan sehari-hari. Nah, karena bakteri dapat berada di mana saja, maka sangat penting kita mengenal pertumbuhan bakteri dan apa yang mempengaruhi sehingga terjadi pertumbuhan yang pesat.  

Satu bakteri tunggal tidak dapat dilihat, tetapi bila diberikan kondisi yang tepat bakteri dapat berkembang biak menjadi koloni sel-sel bakteri yang dapat dilihat.

Dalam percobaan ini, kamu akan memberikan makanan bernutrisi kepada bakteri agar dapat tumbuh sehingga dapat diamati. Kondisi yang agak bebas kuman dari percobaan ini membuatmu dapat menguji pengaruh suhu, cahaya, dan disinfektan (cairan pembunuh kuman) pada pertumbuhan bakteri.

Memulai Percobaan

Mulailah percobaan dengan mencari bahan-bahan dan peralatan yang ada di sekitar lingkunganmu. Praktek ini dilakukan berdasarkan prinsip Sekolah Alam dengan memanfaatkan media dan bahan di sekitar lingkungan kita sambil belajar bersama alam. Uji coba ini bertujuan mengetahui bagaimana mengkultur pertumbuhan bakteri.

Bahan-Bahan

  • 24 stoples kecil beserta tutupnya
  • sabun cuci cair air
  • handuk kertas
  • pisau
  • kentang kecil yang beratnya sekitar 170 gr
  • panel kecil
  • kompor
  • 7 gram gelatin (agar-agar) tanpa rasa
  • 1 cangkir (250 ml) air suling
  • sendok
  • 1 kubus kaldu sapi
  • kertas roti
  • oven
  • spidol
  • stiker label
  • sabun

Cara Kerja

1. Cuciiah stoples beserta tutupnya dengan sabun cair dan bilaslah dengan air. Letakkan di atas handuk kertas secara terbalik agar teratuskan.

2. Gunakan pisau untuk mengupas dan memotong kentang menjadi potongan-potongan kecil.

3. Tempatkan potongan-potongan kentang itu ke dalam panel dan tambahkan 2 cangkir (500 ml) air.

4. Letakkan panel di atas kompor dan didihkan potongan kentang sampai benar-benar matang. Atuskan dan simpan cairan kentangnya.

5. Taburkan gelatin ke dalam 250 ml air suling. Diamkan selama dua menit kemudian aduklah.

6. Tambahkan larutan gelatin dan kaldu sapi ke cairan kentang dalam panel.

7. Panaskan dengan panas sedang, aduk terus, sampai kaldu sapi dan gelatin larut.

8. Tuangkan campuran gelatin ke dalam 4 stoples dalam jumlah yang sama. Dengan cepat tutuplah stoples.

9. Letakkan stoples ke atas kertas roti dan pangganglah di dalam oven pada suhu 121°C selama satu jam.

10. Biarkan stoplesnya mendingin sebelum mengambilnya dari oven. Letakkan 20 stoples di dalam lemari es untuk digunakan percobaan selanjutnya.

11. Biarkan gelatin mengeras di dalam 4 stoples lainnya, kemudian bukalah tutup salah satu stoples. Biarkan tutupnya di atas stoples ketika kamu menekankan beberapa ujung jarimu, satu persatu, ke permukaan gelatin. Jangan sampai merobek gelatinnya.

12. Kencangkan tutupnya. Gunakan spidol dan stiker label untuk memberi nomor stoples 1 dan memberi label “Ujung Jari”.

13. Cuciiah tanganmu dengan sabun kemudian keringkan dengan handuk kertas.

14. Usapkan ujung-ujung jarimu ke permukaan lantai.

15. Bukalah tutup stoples kedua dan tekankan beberapa ujung jarimu ke gelatin. Tutup rapat stoples. Beri nomor stoples itu dengan nomor 2 dan beri label “Lantai”.

16. Ulangi cara kerja (langkah 14 sampai 16) untuk mengumpulkan sampel dari pegangan pintu. Beri nomor 3 dan beri label “Pegangan Pintu”. Jangan buka stoples terakhir. Beri nomor 4 dan beri label “Kontrol”.

17. Letakkan stoples-stoples itu di tempat yang gelap dan hangat, seperti di dalam lemari selama dua hari (lihat Gambar).

medium kultur uji coba suhu mempengaruhi pertumbuhan bakteri
Keterangan: Media kultur untuk menguji coba pengaruh suhu terhadap pertumbuhan bakteri

Hasil Uji Coba Suhu Mempengaruhi Pertumbuhan Bakteri

Bintik-bintik pertumbuhan dapat dilihat di atas permukaan seluruh stoples kecuali stoples kontrol. Jika pertumbuhan terlihat di dalam stoples kontrol, siapkan stoples-stoples baru, pangganglah di dalam oven dengan waktu yang lebih lama, kemudian ulangi percobaan sekali lagi.

Mengapa?

Bakteri adalah organisme mikroskopis bersel satu yang sangat kecil yang ditemukan di air, udara, tanah, dan tubuh organisme-organisme hidup lainnya. Gelatin menyediakan medium kultur (bahan makanan yang disiapkan secara khusus) sebagai tempat tumbuhnya bakteri sehingga menjadi koloni (kelompok sel) yang terlihat.

metode inokulasi mikroba pada uji coba suhu mempengaruhi pertumbuhan bakteri
Gambar 2. Metode inokulasi mikroba

Memanggang stoples mensterilkan dari semua jenis mikroorganisme. Menempatkan sampel-sample bahan ke atas medium kultur disebut inokulasi. Tutup stoples dipegang di atas stoples selama inokulasi adalah untuk mencegah partikel-partikel dari udara jatuh ke dalam stoples.

Cobalah Pendekatan Baru

Setelah melakukan pengujian untuk mengetahui apakah suhu mempengaruhi pertumbuhan bakteri, maka kita akan melakukan dengan pendekatan baru, sebagai berikut:

1. Bagaimana suhu mempengaruhi pertumbuhan jamur? Ulangi percobaan dengan membuat dua sampel yang masing-masing tiga inokulasi. Beri label “Hangat” dan “Dingin”. Letakkan sampel hangat di dalam ruangan yang gelap dan hangat (seperti di dalam lemari makan) dan sampel dingin di dalam tempat yang dingin dan gelap (di dalam lemari es).

2. Bakteri lebih baik tumbuh di tempat terang atau gelap? Ulangi percobaan awal dengan membuat dua sampel yang masing-masing tiga inokulasi. Beri label “Cahaya” dan “Gelap”. Letakkan sampel cahaya di tempat hangat dengan diberi penerangan lampu duduk. Pastikan bohlam tidak terlalu dekat sehingga dapat mengubah suhu stoples. Letakkan sampel gelap di tempat yang gelap dan hangat.

- Advertisement -spot_img

Latest News

Manfaat Antioksidan bagi Kesehatan Tubuh

Manfaat antioksidan bagi kesehatan tubuh adalah untuk melindungi sel-sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Sumber makanan yang mengandung antioksidan beragam seperti buah-buahan dan sayur-sayuran.
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img