Popok Penyerap Luar Biasa

Popok penyerap luar biasa namun tidak semua. Kita dapat menguji kemampuan daya serap masing-masing popok apakah sesuai dengan yang diiklankan atau tidak?

aksiografi.com – Pembuat popok sekali mengklaim bahwa produk mereka lebih baik daripada popok kain karena membuat bayi kering lebih lama. Mereka menyatakan bahwa popok mereka menampung lebih banyak cairan dan benar-benar membuat kulit bayi tetap kering. Jangan mudah percaya. Tapi buktikan sendiri dengan menguji daya serap popok itu, apakah sesuai dengan klaim mereka atau hanya sekedar gombal.

Pada percobaan ini kamu akan menguji penyataan mereka dan menentukan pengaruh natrium poliakrilat, polimer penyerap luar biasa ini, terhadap penyerapan zat. Kamu juga akan membandingkan penyerapan kertas serbet dan menentukan mengapa beberapa di antaranya sangat menyerap.

Tujuan Pembelajaran

Praktek Sekolah Alam Kimia ini bertujuan untuk menentukan jumlah air suling yang dapat ditampung popok sekali pakai yang sangat menyerap.

Bahan-Bahan

  • kotak karton ukuran 30 cm X 30 cm X 30 cm
  • 2 penjepit jemuran
  • mangkuk sereal
  • gunting gelas ukur 500 ml
  • popok sekali pakai dengan daya serap sedang-tinggi
  • air suling

Cara Kerja Daya Serap Popok

1. Hilangkan bagian atas dan salah satu sisi kotak.

2. Gunakan gunting untuk membuat lubang kecil di tengah-tengah penutup plastik popok.

3. Rentangkan popok, dengan plastik di bagian bawah, melintang di atas kotak, kemudian jepit ujung popok pada sisi kotak dengan penjepit jemuran.

4. Letakkan mangkuk ke dalam kotak tepat di bawah lubang popok.

5. Isi gelas ukur dengan air suling.

6. Pelan-pelan tuang air ke permukaan popok dari ujung ke ujung (lihat Gambar di bawah ini).

Popok Penyerap Luar Biasa

7. Kemudian tuang air ke dalam popok sampai air mulai menetes keluar dari lubang yang tadi dibuat pada penutup plastik.

8. Catat jumlah keseluruhan air yang dituang ke dalam popok.

Catatan: Buang semua popok ke dalam tempat sampah. Jangan membuang bahan apa pun di saluran air.

Hasil Penyerapan Popok

Praktek pengujian daya serap popoj telah berhasil. Popok yang dicoba telah menampung 5 gelas air suling. Catatan: Jumlah air yang ditampung akan berbeda dan tergantung merek popoknya.

Mengapa?

Natrium poliakrilat adalah sebuah polimer (molekul besar yang biasanya seperti rantai dan dibuat dengan menggabungkan molekul-molekul yang lebih kecil). Natrium poliakrilat dibuat dengan polimerisasi (proses penggabungan molekul-molekul yang lebih kecil untuk membentuk molekul yang lebih besar) campuran natrium akrilat dengan asam akrilat.

Saat dituang, air diserap dengan proses yang disebut gelling (menjadi gel). Kemampuan polimer untuk menyerap air dalam jumlah yang sangat banyak disebabkan oleh tekanan osmotik (gerakan air melalui membran permiabel yang hanya bisa dilewati air). Air bergerak dari daerah dengan konsentrasi air yang lebih tinggi ke daerah dengan konsentrasi air yang lebih rendah.

Perbedaan konsentrasi air antara bagian dalam polimer dan air suling mumi yang mengelilinginya disebabkan oleh konsentrasi ion-ion (partikel-partikel bermuatan, dalam hal ini, natrium dan poliakrilat) di dalam polimer. Polimer terus menyerap air sampai tercapainya keseimbangan, yaitu konsentrasi air di dalam polimer sama dengan konsentrasi larutan air yang terserap.

Cobalah Pendekatan Baru

Setelah melakukan praktek menguji apakah popok penyerap luar biasa, selanjutnya kita akan melakukan percobaan dengan pendekatan baru, sebagai berikut:

Air seni bayi memiliki konsentrasi elektrolit (zat yang larut, membentuk ion-ion) yang lebih tinggi daripada air. Apakah konsentrasi elektrolit dalam air memengaruhi jumlah air yang diserap oleh polimer? Ulangi percobaan ini dua kali.

Pertama menggunakan air biasa, dan kedua mengganti air dengan larutan garam 0,9% (ikuti petunjuk pada Lampiran 5 untuk membuat larutan ini), sama dengan konsentrasi natrium klorida dalam air seni.

Petunjuk Lomba Karya Ilmiah

Pamerkan foto-foto popok dengan cangkir yang menunjukkan jumlah setiap larutan yang ditampung setiap popok.

Selamat Belajar!