Pengaruh Matahari atas Warna Daun

Must Read

Pengaruh matahari atas warna daun. Reaksi ini membutuhkan CO₂ (karbon dioksida) untuk diserap daun dalam jumlah yang banyak dan tetap. Reaksi ini juga menghasilkan O₂ (oksigen) dalam jumlah yang sama yang harus keluar dari daun.

aksiografi.com – Tanaman membutuhkan cahaya. Tanaman akan terangsang dengan cahaya yang ada atau disebut dengan tanggapan tanaman atau fotomorfogenesis. Adanya cahaya mengakibatkan terjadinya reaksi fotosintesis yang menghasilkan energi terjadi di daun.

Reaksi ini membutuhkan CO₂ (karbon dioksida) untuk diserap daun dalam jumlah yang banyak dan tetap. Reaksi ini juga menghasilkan O₂ (oksigen) dalam jumlah yang sama yang harus keluar dari daun. Pengaturan pertukaran ini terjadi melalui lubang khusus, atau stomata, di dalam daun. Tanaman memerlukan energi yang tersimpan dalam ikatan kimia. Dengan fotosintesis, tanaman mengubah energi matahari menjadi energi kimia yang disimpan dalam bentuk molekul gula kompleks.

Pengaruh sinar matahari terhadap warna-warni daun adalah topik uji coba kali ini. Tanaman memiliki bermacam-macam warna pada bagian-bagiannya tergantung jenis dan jumlah pigmen yang ada. Warna hijau daun akibat suatu senyawa yang peka terhadap cahaya yang terdapat dalam sel-sel khusus yang biasa disebut kloroplas.

Dalam uji coba ini, kita akan menentukan bagaimana pigmen warna dalam daun terpengaruh oleh sinar matahari. Untuk mengetahuinya, kita akan memisahkan pigmen agar bisa teridentifikasi melalui proses yang disebut kromatografi yaitu pemisahan bahan-bahan campuran yang telah menjadi satu melalui perbedaan daya serap saat melewati bahan penyerap.

Dalam uji coba ini, kita juga akan mempelajari pengaruh pigmen warna pada tanaman.  

Chloroplast (borderless version)
Kloroplas adalah bagian dari plastid yang mengandung klorofil.

Tujuan Pembelajaran

Memulai percobaan dengan menyiapkan bahan-bahan dan peralatan sederhana. Sebaiknya yang ada di sekitar lingkungan kita. Misalnya jenis tanaman. Ambillah tanaman bunga dalam pot yang ada di pekarangan rumah kita seperti tanaman geranium.

Bahan-Bahan Praktik

siapkan bahan dan peralatan yang sederhana yang ada di sekitar lingkungan kita bahkan ada dalam rumah kita yaitu:

Gunting

Tanaman geranium

Kertas hitam

Selotip

Cara Kerja Matahari Mewarnai Daun

Gunakan gunting untuk memotong kertas hitam menjadi dua bagian yang cukup besar untuk membungkus daun tanaman geranium. Catatan: Kertas harus sedikit lebih besar daripada daun.

Potonglah bentuk hati dengan cara mulai dari tengah salah satu potongan kertas dan gunakan bagian tepinya (bukan yang berbentuk hati).

Tempatkan daun di antara kedua lembar kertas tadi, kerjakan dengan hati-hati jangan sampai merusak daun.

Rekatkan kedua kertas dengan selotip di sepanjang tepi kertas (lihat Gambar 2).

Ulangi cara ini pada tiga atau empat daun.

Tempatkan tanaman pada tempat yang terkena sinar matahari

Biarkan selama 7 hari.

Bukalah kertas dengan hati-hati tanpa merusak daun.

Amati bagian daun yang tertutup kertas.

Tanaman Geranium pada uji coba pengaruh sinar matahari
Gambar 2: Krematografi: fotografi cahaya adalah teknik untuk mengetahui pengaruh sinar matahari terhadap perubahan warna daun.

Hasil Kerja Pengaruh Matahari

Pada bagian yang tertutup kertas hitam, warna daun berubah yang semula hijau tua menjadi hijau pucat, kuning, atau bahkan putih. Terdapat bentuk hati berwarna hijau tua pada bagian daun yang terkena sinar matahari.

Bagaimana Penjelasannya?

Suatu senyawa kimia bernama klorofil (chloro = hijau dan phyl = daun) menyebabkan daun berwarna hijau. Klorofil terdapat dalam sel khusus atau  kloroplas (tempat terjadi reaksi fotosintesis yang menghasilkan energi). Cahaya penting untuk perkembangan klorofil. Sebelum biji yang sedang berkecambah muncul ke permukaan tanah untuk memperoleh sinar, bagian tanaman yang sedang berkembang berwarna pucat. Jadi, pengaruh sinar matahari terhadap perubahan warna daun menjadi faktor perkembangan klorofil.

Ini yang menjadi adanya struktur yang tidak berwarna yang bernama proplastida. Adanya sinar mengubah proplasfida menjadi kloroplas hijau. Tidak adanya cahaya menyebabkan daun yang berwarna hijau gelap menjadi lebih pucat karena kloroplas berubah menjadi plastida (organell yang terbentuk dari proplastida yang biasanya mengandung pigmen-pigmen, tetapi beberapa pigmen tidak berwarna).

Kertas yang tidak tembus cahaya menutupi cahaya matahari, sehingga pada bagian-bagian yang tertutup, kloroplas berubah menjadi plastida tidak berwarna. Cahaya menyinari bagian kertas yang terpotong sehingga kloroplas tetap berwarna hijau gelap.

Cobalah Pendekatan Baru

1. Berapa lama waktu dalam mengubah kloroplas hijau? Waktu yang tepat untuk mengubah salah satu struktur kloroplas tidak dapat terukur dalam percobaan ini, tetapi waktu umum dapat terukur dari pengamatan perubahan warna selama periode waktu pengukuran.

Ulangi percobaan dengan menggunakan tanaman-tanaman yang cukup untuk menyediakan 14 daun yang sehat. Tutuplah 14 daun tersebut dengan kertas hitam sebagai ganti kertas yang berbentuk hati. Lakukanlah pada malam hari, sehingga kamu dapat memulai percobaan pada saat matahari terbit sebagai hari pertama.

Bukalah satu pasangan kertas setelah daun yang tertutup tersinari matahari selama setengah hari. Potretlah untuk mendapatkan rekaman warna daunnya. Bukalah pasangan kedua pada akhir hari pertama dan potretlah. Teruskan jadwal untuk membuka kertas penutup. Bandingkan foto-foto untuk menentukan lama waktu yang terpakai untuk melihat perubahan warna yang nyata pada daun.

Catatan: Lama dan intensitas penyinaran berbeda tergantung musim. Jika memungkinkan, ulangi percobaan pada musim yang berbeda dan bandingkan hasilnya.

2. Apakah bagian daun yang memudar akan menjadi hijau kembali jika terkena cahaya? Gunakan berbagai tanaman yang memiliki daun yang telah memudar karena penutupan daun dengan kertas yang tidak tembus cahaya. Letakkan tanaman di tempat yang terkena cahaya. Amati setiap hari selama 7 hari dan gunakan foto untuk mencatat perubahan-perubahan warna setiap hari.

Petunjuk untuk Lomba dan Pameran Sains

Gunakan foto-foto untuk menunjukkan cara kerja dan hasilnya.

3. Apakah semua permukaan daun menerima energi cahaya? Ulangi percobaan semula dengan menutup daun yang berbeda dengan tiga cara yang berbeda: depan dan belakang, hanya bagian depan, dan hanya bagian belakang.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest News

Pohon Tin adalah Pohon Tertua dalam Sejarah Kemanusiaan

Pohon tin adalah pohon tertua dalam sejarah kemanusiaan. Buah ini juga menjadi salah satu nama surah dalam Al-Quran dan dijadikan sumpah Allah
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img