Mengapa Obyek Mengambang

Mengapa obyek mengambang di air? Fenomena kimia yang berbeda, termasuk berat jenis, kemampuan mengapung (buoyancy), dan tegangan permukaan akan menjelaskan mengapung dan tenggelamnya sebuah objek.

aksiografi.com – Serangga dan kapal terlihat mengapung di atas permukaan danau. Fenomena kimia yang berbeda, termasuk berat jenis, kemampuan mengapung (buoyancy), dan tegangan permukaan akan menjelaskan mengapung dan tenggelamnya sebuah objek.

Dalam percobaan ini, kamu akan menentukan mengapa objek mengapung di air. Kamu juga akan melihat pengaruh zat terlarut terhadap kemampuan mengapung dan tekanan permukaan air.

Tujuan Pembelajaran

Praktek Sekolah Alam kali ini bertujuan untuk menentukan mengapa objek mengambang di air.

Bahan-Bahan

  • mangkuk ukuran 2 liter
  • tanah liat
  • air

Cara Kerja Mengapa Obyek Mengambang

1. Isi mangkuk dengan air dingin sampai tiga perempat penuh.

2. Buat dua bola tanah liat seukuran bola pingpong. Catatan: Kedua bola tanah liat harus berukuran sama.

3. Ambil salah satu bola tanah.

4. Letakkan dengan hati-hati bola tersebut di atas permukaan air dalam mangkuk (lihat Gambar di bawah ini).

Mengapa Obyek Mengambang

5. Amati, dan catat hasilnya.

6. Ambil bola tersebut dari air, dan sisihkan.

7. Ambil bola tanah liat kedua, dan bentuklah menjadi bujur sangkar tipis berukuran 7,6 cm

8. Bentuklah bagian pinggir sekitar 1,3 cm untuk membuat kotak terbuka.

9. Letakkan dengan hati-hati kotak tersebut di atas permukaan air (lihat Gambar berikut).

10. Amati dan catat hasilnya.

Hasil

Praktek pengujian mengapa obyek mengapung di air telah berhasil dicontohkan. Bola tanah liat tenggelam. Tanah liat dalam jumlah yang sama, jika dibentuk menjadi kotak, mengapung di permukaan air.

Mengapa?

Massa dan berat kedua potong tanah liat tersebut sama. Oleh karena itu, tenggelamnya satu potong tanah liat dan mengapungnya tanah liat yang lain tidak bergantung pada berat. Tanah liat, seperti bahan lain, menempati ruang dan memiliki volume.

Kedua potongan tanah liat memiliki beral sama, tetapi volumenya tidak sama. Kejadian yang tampaknya berlawanan ini dapat dijelaskan dengan membandingkan berat jenis dan kemampuan mengapung keduanya. Berat jenis adalah perbandingan massa dan volume suatu benda. biasanya diukur dengan unit gram per mililiter (sentimeter kubik). Berat jenis benda dihitung dengan rumus berikut.

Berat Jenis = Massa / Volume

Berat jenis air adalah 1 g/ml dan digunakan sebagai standar untuk pengukuran berat jenis. Benda yang mempunyai berat jenis di atas 1 g/ml tenggelam di dalam air. Objek yang memiliki berat jenis di bawah 1 g/ml, mengapung di atas air.

Saat diletakkan di air, sebuah objek memindahkan airnya (mendorong airnya ke samping). Benda yang mengapung beratnya kurang dari volume air yang digantikannya, dan benda yang tenggelam beratnya melebihi volumenya. Berat air yang digantikan oleh benda sama dengan gaya mengapung (jumlah tenaga ke atas) yang didorong oleh air.

Kotak terbuka tanah liat tadi mengapung karena membutuhkan ruang yang lebih banyak daripada bola tanah liat dengan berat yang sama sehingga memiliki berat jenis yang lebih rendah. Kotak tanah liat yang berukuran lebih besar memindahkan lebih banyak air, membuatnya lebih mengapung daripada bola tanah liat dengan berat yang sama.

Cobalah Pendekatan Baru

Setelah melakukan praktek pengujian mengapa obyek mengambang di air, selanjutnya kita akan melakukan percobaan dengan pendekatan baru, sebagai berikut:

Berapa banyak perbedaan antara berat jenis bola tanah liat dan berat jenis kotak tanah liat? Ulangi percobaannya dengan menggunakan skala untuk menentukan massa potongan tanah liat.

Dengan penggaris, tentukan ukuran tinggi, panjang, dan lebar kotak tanah liat. Gunakan persamaan berikut untuk menghitung volume kotak tanah liat:

Volume Kotak = panjang x lebar x tinggi

Tentukan berat jenis kotak tanah liat dengan menggunakan massa dan volumenya. Lihat Lampiran 11 untuk contoh penghitungannya. Catat datamu dalam tabel seperti yang ditunjukkan di sini.

Gunakan persamaan berikut untuk menentukan volume bola tanah liat.

Mengapa Obyek Mengambang

Volume = 4/3 x ꙥ (3,14) x jari-jari kubik

Jari-jari dapat dihitung dengan menentukan keliling lingkaran bola tanah liat. Ukur kelilingnya dengan menggunakan benang yang dipasang mengelilingi bola. Ukur panjang benang dengan penggaris. Gunakan persamaan berikut untuk menghitung jari-jarinya.

Keliling = 2 x 3,14 x jari-jari

Rancang sebuah tabel data dan catat pengukuran bola di tabel tersebut. Lihat Lampiran 11 untuk contoh penghitungan.

Selamat Belajar!