Rabu, Juni 16, 2021

Mengapa Atmosfer Paling Hangat Dekat Ekuator

Must Read

Mengapa atmosfer paling hangat dengan dengan Ekuator? Daerah pada ekuator menerima lebih banyak sinar Matahari langsung sepanjang tahun, maka daerah tersebut beriklim paling hangat.

aksiografi.com

Atmosfer adalah selimut gas di sekeliling Bumi yang terbentuk dari udara yang merupakan fluida atau zat cair-gas. Atmosfer menyediakan gas-gas yang diperlukan untuk kehidupan tumbuhan dan hewan. Udara tidak berbentuk sehingga tak memiliki ukuran namun memiliki massa dan berat namun udara dapat ditekan.

Suhu di lapisan atmosfer Bumi disebabkan oleh energi radiasi Matahari yang menghangatkan permukaan Bumi. Cuaca, iklim, dan musim dari suatu daerah tertentu di Bumi tergantung pada suhu, yang menjadi tolok ukur energi atmosfer. Apakah diameter kutub berbeda dengan ekuator sehingga atmosfer paling hangat ada diekuator? Percobaan ini akan menjelaskan lebih rinci.

Dalam percobaan ini, kita akan memperagakan bagaimana pancaran langsung sinar Matahari pada ekuator mempengaruhi pemanasan di atmosfer Bumi. Kita akan memperagakan pengaruh bentuk Bumi terhadap ketidakmerataan pemanasan atmosfer.

Kita akan menemukan bagaimana kemiringan poros Bumi mempengaruhi jumlah cahaya Matahari yang mencapai daerah berbeda di permukaan Bumi sehingga menyebabkan musim yang berbeda. Kita juga akan melihat bagaimana perputaran Bumi mempengaruhi suhu pada atmosfer.

Tujuan Pembelajaran

Praktek ini bertujuan untuk menentukan mengapa atmosfer yang paling hangat adalah dekat dengan ekuator.

Bahan-Bahan

  • isolasi
  • lampu senter
  • penggaris
  • kertas grafik

Cara Kerja Atmosfer Paling Hangat

Mengapa Atmosfer Paling Hangat

1. Rekatkan penggaris di sepanjang sisi lampu senter, biarkan badan penggaris keluar melampaui ujung lampu senter sepanjang 15 cm.

Baca Juga:   Uji Coba Membuat Larutan Zat Pati

2. Letakkan kertas grafik di atas meja.

3. Pegang lampu senter tegak lurus di tepi kertas sehingga lampu senter berada di atas kertas (lihat Gambar di samping).

Baca Juga:   Memperagakan Terjadinya Arus Konveksi

4. Gelapkan ruangan dan nyalakan lampu senter itu.

5. Amati jumlah kotak pada kertas yang tertutup lingkaran terang dari cahaya lampu senter (lihat Gambar di samping).

6. Condongkan penggaris ke arah bawah sehingga ujung belakang lampu senter berada kira-kira 15 cm di atas meja.

7. Sekali lagi, amati jumlah kotak yang terkena cahaya.

Hasil

Prkatek pengujian mengapa atmosfer paling hangat dengan dengan Ekuator berhasil. Jumlah kotak yang diterangi cahaya tergantung pada ukuran kertas gratlk dan lampu senter. Tetapi jumlah kotak yang diterangi akan lebih banyak ketika cahaya yang dipegang membentuk sebuah sudut daripada saat tegak lurus dengan kertas. Cahaya mengenai sekitar 4 kotak saat lampu senter tegak lurus dengan kertas dan sekitar 3 kali jumlah kotak tersebut ketika lampu senter dipegang membentuk sebuah sudut.

Mengapa?

Dalam hitungan kasar, jumlah cahaya lampu senter yang mengenai kertas adalah sama setiap kalinya. Akan tetapi ketika sinar itu tegak lurus, cahaya lebih terpusat (terkumpul di satu tempat) dan oleh karena itu mengenai lebih sedikit kotak. Ketika cahaya agak menyudut, cahaya tersebar ke lebih banyak kotak. Permukaan Bumi dan atmosfer dipanaskan oleh energi radiasi Matahari.

Energi radiasi adalah energi yang bergerak menembus zat atau ruang dalam wujud gelombang, yang di dalamnya terdapat sinar gamma, sinar X, sinar ultraviolet, sinar inframerah, gelombang radio, dan cahaya yang kelihatan lainnya. Seperti cahaya lampu senter pada posisi tegak lurus, energi radiasi Matahari lebih dipusatkan di dekat ekuator dan semakin berkurang di daerah dekat Kutub Utara dan Selatan. Oleh sebab itu permukaan Bumi di daerah ekuator mendapatkan sinar Matahari lebih banyak daripada daerah kutub.

Baca Juga:   Waktu adalah Panjang Hari dan Zona Waktu

Bumi yang dipanaskan menyebarkan panas kembaii ke udara. Bagian paling rendah atmosfer yang disebut troposfer, adalah daerah di atmosfer tempat terjadinya perubahan cuaca (kondisi atmosfer di suatu tempat pada waktu tertentu, seperti tekanan, suhu, kelembapan, angin, hujan, dan awan).

Rata-rata kondisi cuaca pada jangka waktu tertentu menghasilkan iklim dari daerah tersebut. Daerah pada ekuator menerima lebih banyak sinar Matahari langsung sepanjang tahun, maka daerah tersebut beriklim paling hangat. Peningkatan sudut sinar matahari ketika mendekati kutub menjelaskan menurunnya suhu dan oleh sebab itu iklim di daerah kutub lebih dingin.

Baca Juga:   Waktu adalah Panjang Hari dan Zona Waktu

Cobalah Pendekatan Baru

Setelah melakukan praktek pengujian mengapa atmosfer paling hangat dengan dengan Ekuator, selanjutnya kita akan melakukan pengujian dengan pendekatan baru, sebagai barikut:

Bagaimana kelengkungan Bumi mempengaruhi penyebaran sinar Matahari? Gunakan lampu senter dari percobaan; letakkan lampu senter di atas meja.

Tekuk kedua ujung pendek kertas grafik sehingga menjadi bentuk sihnder. Pegang sihnder secara vertikal di depan lampu senter. Amati jumlah kotak yang diterangi pada kertas yang melengkung tersebut. Kemudian pindahkan silinder sedikit ke kanan atau ke kiri sehingga cahaya mengenai tepi silinder. Amati jumlah kotak yang diterangi cahaya.

Selamat Belajar!

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest News

7 Tahapan Teknik Budidaya Kacang Panjang agar Hasil Melimpah

7 tahapan teknik budidaya kacang panjang agar menghasilkan buah yang melimpah. Caranya mulai dengan memperhatikan persyaratan tumbuh hingga pengelolaan pasca panen.
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img