Selasa, September 28, 2021

Membuat Model Posisi Venus terhadap Bumi

Must Read

Membuat model posisi Venus terhadap Bumi dengan cara sederhana. Venus terlihat dari Bumi karena cahaya Matahari yang memantul ke arahnya.

aksiografi.com – Para astronom zaman dahulu melihat planet sebagai bintang-bintang kembara. Para astronom berikutnya kemudian mempelajari bahwa planet-planet mengorbit Matahari pada sebuah bidang yang hampir sama dengan ekuator Matahari. Karena itulah, planet tampak mengikuti jalur yang sama saat Matahari melintasi angkasa.

Orbit benda angkasa selalu dianggap benar-benar bulat melingkar utuh. Ternyata tidak seperti itu.  Pada abad ke-I7, seorang astronom asal Jerman, Johannes Kepler (1571-1630) menemukan bahwa planet-planet tersebut mengikuti jalur berbentuk elips, di mana planet mengalami deviasi ari bentuk lingkaran atau biasa disebut eksentrisitas orbit.

Pada percobaan ini, kamu akan membuat model gerakan Venus dan menentukan di orbit manakah Venus tampak di atas horizon tertinggi ketika dilihat dari Bumi yang merupakan posisi pandang terbaik. Kamu juga akan menggunakan sebuah model untuk mengukur pemisahan sudut antara Venus dan Matahari serta melihat perubahan jarak dari satu malam ke malam berikutnya.

Tujuan Pembelajaran

Praktek Sekolah Alam kali ini adalah membuat model posisi Venus terhadap Bumi. Tujuan Pembelajarannya adalah agar kita dapat memahami sifat inferiornya planet Venus.  

Bahan-Bahan

  • 2 uang logam (uang logam lima ratus rupiah dan seratus rupiah)
  • jangka
  • isolasi transparan
  • kertas poster putih berukuran 25 cm x 25 cm
  • benang sepanjang 25 cm
  • pensil
  • busur derajat
  • penggaris

Cara Kerja Membuat Model Posisi Venus

1. Letakkan uang logam lima ratus rupiah di tengah kertas poster kemudian gambarlah sebuah lingkaran dan berilah tanda “Matahari”.

2. Buatlah sebuah titik pada bagian tengah lingkaran. Berilah tanda pada tepi kanan kertas poster dengan “Barat” dan pada tepi kiri kertas poster dengan “Timur”.

3. Dari titik tengah tersebut, gambarlah sebuah garis sepanjang 7,5 cm yang mengarah ke tepi kertas poster.

4. Buatlah titik kedua pada jarak 5 cm dari titik pusat dan titik ketiga pada ujung garis.

5. Letakkan uang logam seratus rupiah di atas titik yang ada di ujung garis. Gambarlah sebuah lingkaran di sekeliling uang logam tersebut dan berilah tanda “Bumi”.

6. Gunakanlah jangka untuk menggambar dua buah lingkaran yang mengelilingi Matahari. Lingkaran pertama berjari-jari 5 cm dan lingkaran kedua berjari-jari 7,5 cm. Lingkaran yang lebih kecil mewakili orbit Venus sedangkan lingkaran yang lebih besar mewakili orbit Bumi.

Baca Juga:   Cara Mempelajari Penyebaran Cahaya
Baca Juga:   Pengaruh Penurunan Suhu terhadap Tekanan Udara

7. Buatlah tanda X sebanyak 8 buah pada orbit Venus dan berilah angka pada setiap tandanya seperti yang ditunjukkan pada Gambar di bawah. Setiap X mewakili posisi Venus pada orbitnya ketika mengelilingi Matahari.

membuat model posisi Venus

8. Garis dari Matahari ke Bumi melewati posisi Venus IX. Gunakan penggaris dan pensil untuk menggambar garis putus-putus dari pusat lingkaran Bumi ke X yang lain seperti yang ditunjukkan gambar di atas.

9. Lekatkan salah satu ujung benang ke pusat lingkaran Bumi.

10. Letakkan busur derajat pada gambar sehingga titik pusat busur derajat berada di pusat lingkaran Bumi seperti yang ditunjukkan gambar. Peganglah ujung benang yang tidak dilekatkan dan rentangkan sehingga melintasi busur derajat dan melewati 2X pada orbit Venus. Bacalah sudut Matahari-Bumi-Venus dan catatlah pada Tabel Data Elongasi (Pemanjangan) Venus seperti Tabel Data Elongasi di bawah ini.

membuat model posisi Venus

11. Ulangi langkah 10 untuk setiap posisi Venus (X) pada lingkaran yang mewakili orbit Venus.

Hasil Model Posisi Venus

Ketika Venus bergerak ke posisi IX dan 5X, benangnya akan melintasi Matahari dan Bumi, Matahari dan Venus berada pada posisi yang sama. Pada posisi 2X, 3X, 4X, 6X, 7X, dan 8X, terbentuk sebuah sudut di antaranya. Sudut terbesar terbentuk pada posisi 2X dan 8X.

Mengapa?

Venus, seperti planet-planet yang lain, terlihat dari Bumi karena cahaya Matahari yang memantul ke arahnya. Venus dan Merkurius adalah dua planet inferior (planet yang lebih dekat dengan Matahari). Pemisahan sudut antara Matahari dengan sebuah planet seperti yang terlihat dari Bumi disebut elongasi. Ketika Venus (dan Merkurius) terbit sebelum Matahari di pagi hari, Venus akan terlihat di sebelah barat Matahari dan disebut sebagai elongasi barat, seperti pada posisi 2X, 3X, dan 4X.

Ketika terbenam setelah Matahari, Venus akan terlihat berada di timur Matahari dan disebut sebagai elongasi timur, seperti posisi 6X, 7X, dan 8X. Seperti yang terlihat dari Bumi, empat posisi yang paling penting dari planet-planet inferior adalah posisi IX, 2X, 5X, dan 8X. Posisi IX dan 5X menunjukkan Matahari dan Venus berada di posisi konjungsi.

Konjungsi

Konjungsi adalah posisi benda-benda angkasa ketika berada di garis bujur yang sama, seperti yang terlihat dari Bumi. Planet-planet inferior bisa berada di posisi konjungsi sebanyak dua kali dalam satu revolusi, yaitu pada konjungsi inferior dan konjungsi superior.

Baca Juga:   Cara Menentukan Pengaruh Jarak terhadap Orbit Planet

Posisi IX disebut konjungsi inferior. Posisi ini terjadi ketika sebuah planet berada di antara Bumi dan Matahari, tetapi Venus tidak transit (ketika sebuah planet inferior tidak melintasi piringan Matahari) di Matahari. Posisi 5X disebut konjungsi superior.

Posisi ini terjadi ketika sebuah planet berada di sisi Matahari yang berlawanan dengan Bumi, tetapi bukan dalam okulasi (pelintasan sebuah benda angkasa melalui sebuah garis lintang antara benda angkasa lain pada garis yang sama). Dengan kata lain, pada konjungsi inferior dan superior, Venus tidak berada di atas ataupun di bawah Matahari, melainkan tidak terlihat karena hilang dalam kesilauan sinar Matahari. Elongasi pada konjungsi inferior dan superior adalah 0°.

Baca Juga:   Ilmu Pengetahuan dalam Lintasan Waktu

Pada posisi 2X dan 8X, Venus berada di pemisahan sudut maksimum antara Matahari dan sebuah planet jika dilihat dari Bumi. Kedua posisi ini disebut elongasi terbesar. Untuk Venus, elongasi terbesarnya tidak pemah lebih dari 47°. Untuk Merkurius, yang lebih dekat dengan Matahari, elongasi terbesamya tidak pemah lebih dari 28°. Elongasi terbesar adalah waktu terbaik untuk melihat planet-planet inferior karena posisi Matahari berada lebih rendah di bawah horizon sehingga membuat langit lebih gelap (lihat gambar berikut ini).

membuat model posisi Venus

Cobalah Pendekatan Baru

Buatlah model posisi-posisi planet superior (planet-planet yang berada paling jauh dari Matahari, dibandingkan dengan Bumi). Ulangilah percobaan dengan menggunakan garis sepanjang 10 cm dan dua buah lingkaran berjari-jari 7,5 cm dan 10 cm. Letakkan planet superior di lingkaran bagian luar. Carilah posisi-posisi berikut ini (lihat Gambar di bawah ini).

membuat model posisi Venus

1. Sudut elongasi = 0° (ketika Matahari dan planet superior berada dalam sebuah konjungsi dengan planet pada sisi jauh Matahari dari Bumi).

2. Sudut elongasi timur dan barat = 90° (kuadratur timur dan barat, ketika sudut elongasinya 90° ke arah timur atau barat).

3. Sudut elongasi = 180° (berlawanan, ketika sebuah planet superior berada di sisi Bumi berlawanan dengan Matahari).

Petunjuk untuk Lomba dan Pameran Sains

Siapkan gambar-gambar planet inferior dan superior beserta keterangan posisinya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest News

7 Tahapan Teknik Budidaya Kacang Panjang agar Hasil Melimpah

7 tahapan teknik budidaya kacang panjang agar menghasilkan buah yang melimpah. Caranya mulai dengan memperhatikan persyaratan tumbuh hingga pengelolaan pasca panen.
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img