Minggu, Juli 25, 2021

Membuat Gunung dengan Model Konturnya

Must Read

Gunung dengan model konturnya adalah topografi yang menunjukkan tinggi rendahnya permukaan bumi. Cara memudahkan melihat dan memahaminya kita sebaiknya berada di atas pegunungan.

aksiografi.com Permukaan bumi tidak datar tapi memiliki tingkat ketinggian yang berbeda-beda. Perbedaan terlihat dengan adanya gunung, lembah, dan danau. Dalam suatu wilayah luas perbedaan ketinggian itu dapat terlihat jika kita berada pada puncak ketinggian.

Topografi adalah deskripsi ukuran, bentuk, dan ketinggian suatu wilayah daratan. Peta topografi adalah sebuah peta datar yang menunjukkan bentuk dan tinggi dari sebuah daerah dengan menggunakan garis kontur. Garis kontur adalah garis yang menghubungkan titik-titik pada peta yang mempunyai ketinggian sama.

Pada percobaan Sekolah Alam sebelumnya, kita telah membuat model gunung 3 dimensi dengan menggunakan tanda hachure untuk menunjukkan lembah atau kawah.

Perbedaan ketinggian di antara garis kontur satu dan yang berikutnya merupakan jeda garis kontur. Jeda garis kontur pada peta ini adalah 1 cm. Bagaimana membuat sebuah peta topografi dari gunung tanah liat? Buatlah peta dengan menyingkirkan penggaris terlebih dahulu kemudian ikuti langkah-langkah di bawah ini.

Baca Juga:   Apakah Molekul Air Bergerak Terus?

Percobaan ini adalah sesi lanjutan pada percobaan “Cara Membuat model 3-D Gunung” sehingga percobaan kali ini harus melakukan percobaan sebelumnya sebagai kelanjutan. Bahan-bahan yang digunakan pun sama.

Baca Juga:   Cara Mengetahui Proses Terjadinya Erosi

Bahan-Bahan

tanah liaht seukuran buah apel

kira-kira 30 batang tusuk gigi

beberapa lembar kertas

pena

penggaris

Cara Kerja

1. Gunakan pena untuk menjiplak sekeliling kaki gunung tanah liat yang kamu buat. Buatlah tanda pada kertas untuk setiap garis vertikal pada model tanah liat.

2. Lingkarkan seutas benang sepanjang 45 cm mengelilingi badan gunung pada ketinggian 1 cm. Biarkan benang tersampir pada tusuk gigi. Silangkan ujung-ujung benang, lalu tarik kedua ujung tersebut ke arah yang berlawanan untuk memotong model tanah liat tersebut.

3. Angkat bagian atas dari tanah liat, dan singkirkan bagian bawahnya tanpa menggeser kertas, kemudian letakkan kembali bagian atasnya. Garis pada tanah liat harus cocok dengan tanda pada kertas. Lalu jiplak lagi sekeliling kaki tanah liat.

4. Ulangi terus langkah 2 dan 3 pada setiap tanda ketinggian. Gunakan tusuk-tusuk gigi yang tersisa dari percobaan sebelumnya.

Baca Juga:   Menentukan Titik Didih Air dan Perubahan Fase

5. Singkirkan bagian atas, yaitu bagian terakhir gunung tanah liat dari atas kertas dan perhatikan gambar jiplakannya pada kertas. 6. Beri label pada garis-garis bantu dengan ukuran ketinggian yang benar, seperti terlihat pada Gambar di bawah. Gunakan hachure (garis-garis pendek yang digambar di dalam garis kontur) untuk menunjukkan sebuah lekukan atau kawah. Bagian yang bebas dari garis-garis ini selalu mengarah ke bawah.

gambar model kontur gunung

Hasil

Hasil praktek Sekolah Alam ini melahrikan sebuah gunung dengan model konturnya.

Mengapa?

Jarak antara garis kontur menunjukkan tingkat kemiringan (derajat kemiringan dari permukaan yang menanjak) daratan. Bila garis-garisnya berjauhan, ini menandakan tingkat kemiringan yang rendah, tetapi apabila garis-garis ini berdekatan, ini menandakan tingkat kemiringan yang tajam.

Baca Juga:   Gunakan 5 Jarimu Mengukur Altitude Bintang

Petunjuk untuk Lomba dan Pameran Sains: Tumpuklah setiap potongan gunung tanah liat dan tunjukkan model ini beserta peta topografinya.

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest News

7 Tahapan Teknik Budidaya Kacang Panjang agar Hasil Melimpah

7 tahapan teknik budidaya kacang panjang agar menghasilkan buah yang melimpah. Caranya mulai dengan memperhatikan persyaratan tumbuh hingga pengelolaan pasca panen.
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img