Rabu, Juni 16, 2021

Cara Sederhana Menetralkan Asam

Must Read

Cara sederhana menetralkan asam? Gunakan larutan fenolftalelin. Fenolftalelin merupakan sebuah indikator yang secara khusus menentukan keberadaan basa karena saat dicampur dengan ion hidroksida, struktur kimianya berubah, dan memantulkan warna merah muda.

aksiografi.com – Setiap larutan asam terasa masam dan bereaksi dengan logam tertentu dengan melepaskan gas hidrogen. Basa dalam air terasa pahit dan terasa licin.

Pada percobaan ini, kamu akan meneliti perbedaan antara asam, basa, dan pengaruh penetralan dari pencampuran kedua bahan kimia. Proses titrasi akan digunakan untuk menentukan jumlah asam asetilsalisilat dalam berbagai merek pil aspirin, juga untuk menentukan kekuatan berbagai pil antacid (obat penyakit mag). Kamu akan melihat skala pH-pOH dan mencari tahu metode-metode untuk menentukan pH dan pOH.

Tujuan Pembelajaran

Praktek Sekolah Alam ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana asam dinetralkan.

Bahan-Bahan Menetralkan Asam

3 stoples kecil

fenolftalelin (phenolphthalein)(buka: Cara Membuat Fenolftalein)

3 pipet

kertas putih

amonia cair atau amonium hidroksida (NH4OH )

cuka putih (CH3COOH)

sendok

Cara Kerja Menetralkan Asam

Perhatian: Hati-hati dengan amonia cair dan lakukan percobaan ini dalam ruang berventilasi cukup. Amonia cair beracun, dan uapnya dapat merusak kulit, selaput lendir hidung, mulut, dan mata.

1. Untuk menyiapkan percobaan, persiapkan stoples-stoples kecil di atas kertas putih sehingga kamu dapat mengamati perubahan warna yang terjadi dengan mudah. Siapkan tiga pipet, masing- masing untuk cuka, fenolftalelin, dan amonia.

2. Tambahkan 25 tetes cuka (asam) dalam salah satu stoples.

3. Tambahkan tiga atau empat tetes fenolftalelin dan aduk untuk menguji pengaruh fenolftalelin pada asam.

Baca Juga:   Apakah Pasir Bersifat Insulator
Baca Juga:   Apakah Pasir Bersifat Insulator

4. Catat setiap perubahan warna.

5. Tambahkan 25 tetes amonia (basa) dalam stoples kedua.

6. Tambahkan tiga atau empat tetes fenolftalelin, dan aduk untuk menguji pengaruh cairan ini pada basa.

7. Catat setiap perubahan warna.

8. Tambahkan 25 tetes cuka dalam stoples ketiga.

9. Tambahkan tiga alau empat tetes fenolftalelin, kemudian tambahkan beberapa tetes amonia (basa) untuk menetralkan asam ini.

10. Terus teteskan amonia dan aduk hingga seluruh larutan berwarna merah muda pucat (lihat Gambar di bawah ini).

Hasil Menetralkan Asam

Cara Sederhana Menetralkan Asam

Praktek bagaimana cara sederhana menetralkan asam berhasil. Tidak ada perubahan warna saat fenolftalelin diteteskan dalam cuka, tetapi larutan menjadi merah jambu saat fenolftalelin diteteskan dalam amonia.

Pada awal penetesan amonia pada cuka, tidak ada perubahan warna meskipun pada akhirnya daerah sekitar tetesan amonia berwarna merah muda. Akan tetapi, warna tersebut hilang saat larutan dicampur. Akhirnya, dengan penambahan amonia terus-menerus, warna merah muda tidak hilang.

Bagaiman Penjelasannya?

Cuka merupakan asam, dan seperti semua asam, cuka mengandung ion- ion hidrogen (H+). Amonia adalah larutan basa karena mengandung ion hidroksida (OH). Indikator merupakan bahan kimia yang mengubah warna jika ada ion-ion hidrogen atau hidroksida.

Perubahan warna terjadi karena struktur kimia sebuah bahan menentukan bahan tersebut menyerap dan memantulkan gelombang warna, kemudian menjadi warna bahan tersebut. Fenolftalelin merupakan sebuah indikator yang secara khusus menentukan keberadaan basa karena saat dicampur dengan ion hidroksida, struktur kimianya berubah, dan memantulkan warna merah muda. Pada reaksi penetralan, asam atau basa bereaksi membentuk garam dan air. Pada percobaan ini, cuka dan amonium hidroksida bercampur untuk membentuk amonium asetat, dan ion-ion H+ dan OH bergabung membentuk molekul air (HOH).

Baca Juga:   Cara Menentukan Fungsi Tingkap Peralatan Optik

HC2H3O2            +             NH4OH                               NH4C2H3O2       +             HOH

cuka            ditambah    amonium  menghasilkan  amonium     ditambah     air

                                        hidroksida                                asesat

Saat seluruh ion hidrogen dari asam bercampur dengan seluruh ion hidroksida dari basa, larutan dianggap netral. Larutan tidak asam maupun basa sehingga tidak memengaruhi indikator. Pada percobaan ini, ion hidroksida pada setiap tetes amonia bergabung dengan ion hidrogen dalam cuka sampai seluruh ion hidrogen dinetralkan. Warna larutan merah muda yang dihasilkan menunjukkan bahwa seluruh asam dinetralkan dan hanya ada sedikit ion- ion hidroksida untuk bereaksi dengan indikator fenolftalelin.

Baca Juga:   Menguji Karbon Dioksida pada Embusan Napas

Cobalah Pendekatan Baru

Setelah melakukan praktek cara sederhana menetralkan asam, selanjutnya kita akan melakukan percobaan dengan pendekatan baru, sebagai berikut:

Apakah menetralkan larutan amonia dengan cuka menghasilkan hal yang berbeda? Mulailah dari langkah ke-8 dari cara kerja dan ulangi percobaan dengan mengganti cuka dalam stoples dengan amonia, dan tambahkan cuka hingga warnanya hilang. Pelajari persamaan kimianya untuk reaksi antara cuka (asam asetat) dan amonia (amonium hidroksida) guna menyimpulkan, apakah menambah satu bahan kimia ke bahan lainnya memengaruhi hasil reaksi.

Selamat Belajar!

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest News

7 Tahapan Teknik Budidaya Kacang Panjang agar Hasil Melimpah

7 tahapan teknik budidaya kacang panjang agar menghasilkan buah yang melimpah. Caranya mulai dengan memperhatikan persyaratan tumbuh hingga pengelolaan pasca panen.
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img