Cara Menumbuhkan Kristal Sukrosa

Cara menumbuhkan kristal sukrosa dalam larutan agar-agar melalui proses fermentasi larutan agar-agar. Cairan menjadi gel saat mencapai suhu ruang. Setelah dua atau tiga hari, muncul kristal-kristal kecil, bening, dan terang mengambang di seluruh gel.

aksiografi.com – Kristal terbentuk dalam berbagai ukuran, bentuk, dan warna. Beberapa kristal seperti berlian, lebih terkenal daripada lainnya. Akan tetapi, semua memiliki keindahan tertentu. Definisi kristal adalah zat padat dengan permukaan datar yang rata dan beraturan. Sebagian besar zat padat merupakan kristal meskipun bentuk luarnya tidak selalu menunjukkan pola yang beraturan.

Pada percobaan ini kita akan menumbuhkan kristal yang menunjukkan sifat struktur luar dari kristal. Kita juga akan menguji pengaruh suhu, tingkat penguapan, dan kemurnian larutan dalam pembentukan kristal.

Tujuan Pembelajaran

Praktek Sekolah Alam Ilmu Kimia ini bertujuan untuk menumbuhkan kristal sukrosa dalam larutan agar-agar.

Bahan-Bahan

  • ½ cangkir (125 ml) air suling
  • kompor
  • panci kecil
  • 1 ¼ cangkir (313 ml) gula  meja (sukrosa)
  • 0,25 ons (7 gr) agar-agar tanpa rasa
  • stoples kaca ukuran 500 ml
  • sendok

Cara Kerja Menumbuhkan Kristal Sukrosa

1. Tuang air ke dalam panci kecil.

2. Taburkan agar-agar ke atas permukaan air, dan biarkan selama dua menit.

3. Aduk terus larutan di atas api sedang, sampai agar-agar benar-benar larut.

4. Tambahkan gula pelan-pelan sambil diaduk.

5. Terus aduk sampai seluruh gula larut.

6. Angkat panci dari kompor saat cairan mulai mendidih.

7. Biarkan larutan dingin selama lima menit.

8. Tuang larutan tersebut ke dalam stoples.

9. Diamkan stoples di tempat aman selama dua minggu.

10. Buat pengamatan harian isi stoples.

Hasil Praktek

Praktek cara menumbuhkan kristal sukrosa dalam larutan agar-agar berhasil. Cairan menjadi gel saat mencapai suhu ruang. Setelah dua atau tiga hari, muncul kristal-kristal kecil, bening, dan terang mengambang di seluruh gel (lihat Gambar berikut). Kristal-kristal tersebut bertambah besar setiap hari dan membentuk gumpalan-gumpalan seperti awan berbulu dan berwarna putih.

Cara Menumbuhkan Kristal Sukrosa

Mengapa?

Larutan mengandung zat yang larut dan pelarut. Lebih banyak zat yang larut dalam pelarut panas daripada dalam pelarut dingin. Dalam eksperimen ini, tambahan gula dilarutkan dalam air dengan memanaskan airnya. Saat larutan menjadi dingin, akan lebih banyak zat yang terlarut dalam pelarut daripada yang biasanya larut pada suhu lebih rendah. Larutan dingin dengan zat terlarut berlebih ini disebut larutan lewat jenuh. Saat air menguap dari larutan, larutan menjadi lebih jenuh. Larutan jenuh tidak stabil dan setiap gangguan akan menyebabkan molekul-molekul mikroskopis zat terlarut saling menempel dan membentuk kristal-kristal yang besar dan terlihat. Zat terlarut ini dikatakan “keluar dari larutan” saat kristal zat terlarut terlihat dalam larutan. Kristal pertama yang muncul dari larutan terlalu kecil untuk dilihat, tetapi saat banyak molekul meninggalkan larutan, mereka bergabung dan membentuk kristal-kristal yang lebih besar. Jeli dalam percobaan ini memungkinkan kristal mengambang sehingga banyak kelompok kristal dapat terbentuk.

Cobalah Pendekatan Baru

Setelah melakukan praktek cara menumbuhkan kristal sukrosa dalam larutan agar-agar, selanjutnya kita akan melakukan percobaan dengan pendekatan baru, sebagai berikut:

1. Apakah kristal terus tumbuh? Amati ukuran kristal dalam stoples selama dua bulan.

2. Partikel-partikel kristal menata diri mereka sendiri dalam posisi yang membutuhkan sangat sedikit energi untuk pembentukannya. Kristal dapat melakukan hal ini jika mereka terbentuk secara perlahan-lahan. Semakin pelan kristal terbentuk, semakin besar dan sempurna bentuknya.

a. Apakah kristal terbentuk lebih pelan jika larutan lewat jenuh mendingin lebih lambat? Apakah ada perbedaan dalam pembentukan kristal gula jika larutan mendingin lebih lambat dengan membungkus stoples? Ulangi percobaan dengan menempatkan stoples dalam termos besar. Bandingkan kristal yang terbentuk dalam percobaan ini dengan yang terbentuk dalam percobaan awal.

b. Apakah tingkat penguapan memengaruhi kecepatan pembentukan kristal? Ulangi percobaan awal dengan meletakkan larutan dalam botol bermulut kecil, seperti botol soda. Mulut botol yang lebih kecil memperlambat tingkat penguapan air dari larutan.

Petunjuk untuk Lomba Karya Ilmiah

Buat pengamatan mingguan dan buat gambar kristal. Pamerkan gambarnya bersama dengan foto-foto.

Selamat Belajar!