Cara Mempelajari Penyebaran Cahaya

Cara mempelajari penyebaran cahaya dengan menggunakan alat sederhana. Difraksi adalah penyebaran cahaya ketika melewati pinggiran sebuah rintangan. Pinggiran rintangan yang kabur disebut sisi difraksi.

aksiografi.com – Cahaya adalah suatu bentuk radiasi. Radiasi adalah energi yang merambat melalui ruang dalam gelombang yang mempunyai sifat elektris dan magnetis. Energi yang dipancarkan oleh bintang mengandung beberapa bentuk radiasi, termasuk cahaya yang terlihat. Cahaya yang terlihat adalah bagian spektrum elektromagnetik yang berbeda warna yang berhubungan dengan perbedaan panjang gelombang, yang merupakan jarak dari titik pada satu gelombang ke titik yang sama pada gelombang berikutnya.

Difraksi merupakan salah satu cara yang mempengaruhi cahaya ketika memasuki pembukaan yang kecil.

Dalam percobaan ini, kamu akan menentukan bagaimana difraksi mengganggu resolusi, yang merupakan kemampuan sebuah teleskop untuk memisahkan cahaya bintang yang berdekatan dan kegunaan daya resolusi alat optik. Kamu juga akan membuat dan menggunakan spektroskop untuk melihat spektrum cahaya.

Tujuan Pembelajaran

Praktek Sekolah Alam Astronomi kali ini bertujuan untuk mempelajari penyebaran atau difraksi cahaya.

Bahan-Bahan

  • paku pines
  • penggaris panjang
  • kartu indeks
  • lampu duduk
  • bolpoin

Cara Kerja Mempelajari Penyebaran Cahaya

1. Gunakan paku pines untuk membuat sebuah lubang kecil di bagian tengah dekat pinggiran salah satu ujung pendek kartu indeks.

2. Lingkarilah lubangnya dengan bolpoin sehingga kamu mengetahui posisinya.

3. Lipatlah kartu indeks dengan menggabungkan sisi pendeknya.

4. Bukalah lipatannya setengahnya sehingga kedua bagian kartu membentuk sudut siku-siku.

S. Peganglah ujung kartu indeks yang tidak bertanda sehingga kamu bisa melihat lingkaran yang kamu tandai.

6. Tutuplah sebelah mata dan berdirilah sejauh 1,8 m atau lebih, kemudian lihatlah lampu duduk yang menyala melalui lubang yang ada pada kartu indeks (lihat Gambar berikut).

Cara Mempelajari Penyebaran Cahaya

7. Perhatikanlah penampakan yang muncul melalui lubang tersebut.

Hasil Penyebaran Cahaya

Hasil praktek cara mempelajari penyebaran cahaya menunjukkan adanya muncul garis-garis gelap dalam lubang.

Mengapa?

Difraksi adalah penyebaran cahaya ketika melewati pinggiran sebuah rintangan. Pinggiran rintangan yang kabur disebut sisi difraksi. Dalam peragaan ini, sebagian cahaya akan melewati bagian tengah lubang secara langsung, sementara sebagian lain yang mengenai pinggiran lubang akan membelok (berubah arah).

Setiap titik pada pinggiran lubang beraksi sebagai sebuah sumber cahaya. Di mana pun cahaya dari sumber-sumber ini bertemu, akan terbentuk berkas cahaya yang terang dan gelap. Bayangkan sebuah cahaya sebagai sebuah gelombang yang merupakan gangguan periodik dalam sebuah bahan atau ruang yang mempunyai puncak (titik tinggi) dan lembah (titik rendah), seperti ditunjukkan pada Gambar di bawah ini.

Cara Mempelajari Penyebaran Cahaya

Ketika dua gelombang bertemu, puncak dan lembahnya akan tumpang tindih dan kedua gelombang itu menyatu. Jika puncak cocok dengan lembah, maka gelombang yang dihasilkan mempunyai puncak dan lembah dengan amplitudo (ketinggian) yang lebih besar. ini disebut interferensi konstruktif.

Cahaya yang dihasilkan lebih terang dan terbentuk berkas cahaya. Akan tetapi, jika puncak dan lembahnya saling berlawanan, maka puncak dan lembah gelombang yang dihasilkan mempunyai amplitudo yang lebih kecil. Ini disebut interferensi destruktif.

Cahaya yang dihasilkan kurang terang dan bahkan bisa benar-benar tidak terlihat jika puncak dan lembahnya mempunyai amplitudo yang sama. Ketika cahaya tidak terlihat, akan mucul berkas cahaya yang gelap. Tidak seperti namanya, interferensi tidak berpengaruh pada gelombang. Setelah kedua gelombang ini bertemu, keduanya akan bergerak ke depan seperti yang dilakukan sebelum keduanya bertemu.

Cobalah Pendekatan Baru

Setelah kita melakukan praktek cara mempelajari penyebaran cahaya,maka kita akan melakukan percobaan dengan pendekatan baru, sebagai berikut:

Resolusi adalah kapasitas sebuah alat optik untuk membedakan dua sumber cahaya yang terpisah tetapi berdampingan. Daya resolusi (pemisahan) sebuah teleskop adalah ukuran resolusi dan juga berhubungan dengan banyaknya sisi difraksi (sisi buram) yang mengelilingi bayangan yang dihasilkan oleh alat optik.

Semakin baik daya pemisahannya, maka akan semakin sedikit sisi difraksinya sehingga bayangan yang dihasilkan lebih jelas. Jika kita menggunakan teleskop dengan daya resolusi rendah, cahaya dari dua bintang yang berdekatan mungkin akan saling tumpang tindih sehingga terlihat seperti satu bintang.

Peragakan ini dengan membuat lubang yang kedua pada kartu sedekat mungkin dengan lubang yang pertama. Ulangilah percobaan dan pelajarilah bagaimana cahaya yang melalui kedua lubang ini tak teresolusikan (tak terpisahkan).

Selamat Belajar!