Rabu, Juni 16, 2021

Cara Membedakan Sesar Normal Kerak Bumi

Must Read

Cara membedakan sesar normal pada kerak Bumi dilakukan dengan mengamati ciri-cirinya. Proses terjadinya sesar pada kerak bumi saat ada patahan dan juga terjadi pergerakan.

aksiografi.com – Proses terjadinya sesar pada kerak bumi saat ada patahan dan juga terjadi pergerakan. Tekanan menghasilkan gerakan ke berbagai arah dan menyebabkan potongan-potongan yang terpisah bergerak saling bergesekan. Hasilnya pergesekan ini disebut deformasi pada kerak Bumi.

Gerakan kerak Bumi setelah patah digunakan untuk menggolongkan jenis sesar. Energi yang dilepaskan dari hasil patahan atau gerakan itu menyebabkan terjadinya gempa bumi.

Sesar-sesar yang berukuran besar di kerak bumi adalah hasil dari aksi gaya lempeng tektonik. Jika sesar-sesar yang terbentuk itu besar maka mereka menjadi batas-batas antara lempeng seperi zona subduksi atau sesar transform.

Dalam percobaan ini, kita akan mempelajari dan membuat beberapa model sesar dan jenis tekanan yang menyebabkannya. Kita juga akan menggunakan model itu untuk menunjukkan penampakan permukaan Bumi sebagai hasil sesar.

Memulai Percobaan

Mulailah percobaan dengan mencari bahan-bahan dan peralatan sederhana yang ada di dapur. Praktek ini dilakukan berdasarkan prinsip Sekolah Alam dengan memanfaatkan media dan bahan di sekitar lingkungan kita sambil belajar mengenal alam. 

Pada percobaan ini bertujuan untuk mengetahui cara membedakan sesar normal dengan menunjukkan ciri pembeda dari sebuah sesar normal.

Bahan-Bahan

  • dua buah tanah liat dengan warna yang berbeda seukuran buah lemin
  • pisau makan
  • dua buah tusuk gigi

Cara Kerja

1. Bagi setiap lempengan tanah liat menjadi dua.

2. Bentuk setiap lempengan tanah liat menjadi sebuah gulungan yang panjangnya sekitar 10 cm.

3. Tumpuklah gulungan tanah liat dengan warna berselang-seling.

4. Tekan gulungan sehingga membentuk lempeng tanah liat besar. Ratakan sisi-sisi tanah liat dengan mengetukkannya pada permukaan yang keras, seperti meja.

Baca Juga:   4 Jenis Cacing Terbaik Dikembangbiakkan
Baca Juga:   Apakah Lemon Mengurangi Bau Amis Ikan?

5. Gunakan pisau makan untuk memotong tanah liat secara diagonal menjadi dua potongan.

6. Rekatkan lapisan-lapisan setiap potongan menjadi satu dengan menusukkan tusuk gigi menembus lapisan dari atas ke bawah.

7. Pegang kedua potongan secara bersamaan sehingga lapisan-lapisan yang berwarna sama saling cocok. Kemudian gerakkan potongan sebelah kiri ke atas dan yang sebelah kanan ke bawah, seperti pada Gambar berikut.

sesar normal
Gambar 1. Dinding gantung (hanging wall) bergerak ke bawah bila dilihat dari letak dinding kaki (footwall). Tekanan yang terjadi adalah regangan dan sesar model ini disebut sesar normal

Hasil Kerja Cara Membedakan Sesar Normal

Tanah liat terpotong dan bergeser sehingga lapisan-lapisan tanah liat yang berwama pada kedua potongan tidak lagi membentuk sebuah garis horizontal yang bersambungan.

Mengapa?

Setiap wama pada tanah liat mewakili stratum/lapisan dari satu jenis bahan batuan. Memotong tanah liat menggambarkan tekanan yang menyebabkan sambungan kerak Bumi retak. Jika tidak ada gerakan sepanjang retakan, retakan ini disebut sambungan. Tapi apabila ada gerakan, retakan disebut sesar. Garis retakan pada sesar disebut bidang sesar. Apabila bidang sesar bergerak vertikal (bergerak naik turun) maka blok sesar (batuan yang mengikat bidang patahan) di atas bidang sesar disebut hanging wall (dinding gantung) dan blok sesar di bawah bidang sesar disebut footwall (dinding kaki).

Pada percobaan ini, dinding gantung bergerak ke bawah bila dilihat dari letak dinding kaki. Jenis tekanan yang terjadi di sini adalah regangan (yaitu pemelaran atau penarikan batuan sampai terpisah), dan jenis sesar model tersebut adalah sesar normal. Sudut yang terbentuk antara sesar dan bagian atas dinding gantung yang diukur dari bagian horizontal disebut junam (sudut kemiringan) (Lihat Gambar di atas).

Ketika dinding gantung dan dinding kaki dari model bergerak, sering kali sulit menentukan apakah kedua blok sesar Bumi bergerak atau apakah salah satu tetap diam sedang yang lain bergerak melewatinya. Jenis patahan digolongkan menurut pemindahan nisbi, yaitu bagaimana satu sisi sebuah sesar terdorong pindah dari tempatnya ke arah tertentu. Pada sesar normal dinding gantung bergerak turun terhadap dinding kaki. Begitulah cara membedakan sesar normal pada kerak bumi.

Baca Juga:   Cara Membedakan Ciri Fisik Mineral

Cobalah Pendekatan Baru

Setelah melakukan pengujian cara membedakan sesar normal pada kerak Bumi maka kita akan melanjutkan uji coba dengan pendekatan baru sebagai berikut:

1. Kompresi (pemampatan) menyebabkan sesar kebalikan. Sesar ini mirip dengan sesar normal, namun kecuali dinding gantungnya bergerak ke atas jika dilihat dari letak dinding kaki. Ulangi percobaan dengan menggerakkan dinding gantungnya ke atas dan dinding kakinya ke bawah untuk membuat model sesar kebalikan.

Baca Juga:   Cara Membuat Model Sonar untuk Mengukur Samudra

2. Geseran (tekanan yang memutar, merobek, atau mendorong batuan melewati satu sama lain) menghasilkan sesar lateral (menyamping), yang juga disebut sesar sungkup. Pergerakan sesar lateral di sepanjang bidang sesar vertikal kebanyakan ke arah horizontal, dengan sedikit atau tanpa pergerakan naik dan turun. Arah ke kanan atau kiri ditentukan dari letak titik pandang pengamat. Sesar yang bergerak ke kiri dari titik pandang pengamat disebut sinistral atau sesar menyamping kiri dan yang bergerak ke kanan dari titik pandang pengamat disebut dekstral atau sesar menyamping kanan. Ulangi percobaan sebelumnya dua kali, buatlah dua model dari tanah liat. Satu model menunjukkan sesar sinistral dan satunya sesar dekstral.

Petunjuk untuk Lomba dan Pameran Sains

Pamerkan model dan foto setiap jenis sesar. Pamerkan foto-foto model tanah liat sesudah dan sebelum pergerakan untuk menunjukkan perbedaan jenis-jenis sesar.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest News

7 Tahapan Teknik Budidaya Kacang Panjang agar Hasil Melimpah

7 tahapan teknik budidaya kacang panjang agar menghasilkan buah yang melimpah. Caranya mulai dengan memperhatikan persyaratan tumbuh hingga pengelolaan pasca panen.
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img