Minggu, Juli 25, 2021

Mengukur Bayangan Bulan selama Gerhana Matahari Total

Must Read

Gerhana Matahari terjadi saat Bulan melintas di antara Bumi dan Matahari dan memberikan bayangan di permukaan bumi. Seberapa besar bayangan bulan di permukaan bumi?

aksiografi.com – Pengertian umum gerhana adalah satu benda angkasa terhalang oleh bayangan benda angkasa lainnya. Jadi, secara teknis gerhana adalah penghalangan cahaya dari satu benda angkasa ketika melintasi bayangan benda angkasa lainnya. Gerhana bulan terjadi ketika bayangan Bumi jatuh di Bulan dan menghalangi cahaya Bulan. Sedangkan gerhana matahari terjadi ketika Bulan menghalangi cahaya Matahari bagi Bumi.

Pemahaman dari definisi ini sesuai dengan definisi umum gerhana. Namun secara teknis, yang disebut gerhana matahari adalah sebuah bentuk khusus dari okulasi, yaitu ketika benda angkasa yang lebih besar melintas di depan benda angkasa yang lebih kecil. Lantas apakah bulan lebih besar dari Bumi atau Matahari? Besar kecilnya itu berdasarkan perspektif bayangan yang dihasilkan karena pengaruh jarak.

Gerhana matahari merupakan fenomena yang terjadi saat Bulan melintas di antara Bumi dan Matahari. Saat bulan menutup semua matahari kecuali penampakan cincin luar matahari maka fenomena itu adalah gerhana matahari total.

Gerhana matahari total terjadi bergantung jarak antara ketiga benda angkasa ini, Bumi yang bergerak dalam orbitnya mengelilingi Matahari, dan Bulan bergerak dalam orbitnya mengelilingi Bumi sehingga pada satu momentum di mana Bulan menutupi seluruh matahari maka itulah gerhana Matahari total, jika hanya sebagian maka itu hanya gerhana matahari bukan total.

Baca Juga:   Cara Menghitung Garis Tengah Bulan
Baca Juga:   Model Pembentukan Kawah Bulan

Meski jarang terjadi, namun gerhana Matahari total dapat diprediksi setiap 18 atau sekitar satu tahun sampai dua tahun yang akan terjadi di suatu tempat di permukaan bumi. Pada praktik Sekolah Alam sebelumnya kita sudah membuat model gerhana matahari.

Lantas bagaimana ukuran bayangan Bulan di permukaan Bumi saat gerhana total terjadi. Dalam uji coba ini, kita akan melakukan uji coba bagaimana cara mengukur bayangan bulan selama gerhana matahari total.

gambar gerhana matahari total

Tujuan Pembelajaran

Praktek Sekolah Alam ini bertujuan untuk memodelkan ukuran bayangan Bulan selama gerhana matahari total.

Bahan-Bahan

lembar kertas fotokopi putih

menggambar kompas

penggaris

pensil

sen dolar

Prosedur

1. Lipat kertas menjadi dua, sisinya panjang.

2. Buka kertasnya. Gambar dua busur yang berpusat di ujung lipatan yang berlawanan. Satu busur harus memiliki diameter 2 inci (5 cm) dan yang lainnya berdiameter 6 inci (15 cm). Beri label busur yang lebih besar dengan “Matahari” dan busur yang lebih kecil dengan “Bumi”.

3. Dengan menggunakan pensil dan penggaris, gambarlah dua garis dari tempat garis lipatan tersebut menyentuh permukaan bumi ke tepi atas dan bawah Matahari.

Baca Juga:   Metode Geometris: Teknik Kuno Menentukan Ukuran Bumi

4. Letakkan sen di antara garis yang menghubungkan Bumi dan Matahari. Pindahkan sen di antara garis sampai Anda menemukan tempat di mana sen pas di antara kedua garis.

5. Gambar lingkaran di sekitar koin dan beri label “Bulan”.

6. Gambarkan dua garis horizontal dari Bumi ke Matahari sehingga keduanya menyentuh tepi atas dan bawah Bulan.

7. Dengan menggunakan pensil, beri label area antara Bulan dan Bumi dengan “Penumbra” dan “Umbra”. Bayangkan umbra dan penumbra seperti yang ditunjukkan.

cara mengukur bayangan bulan

Hasil Ukuran Bayangan Bulan

Daerah teduh terbentuk antara Bulan dan Bumi. Hanya sebagian kecil dari area berbayang gelap yang menyentuh Bumi.

Mengapa?

Gerhana matahari adalah saat Bulan melintas di antara Matahari dan Bumi. Selama gerhana matahari total, seperti yang ditunjukkan dalam percobaan ini, bayangan Bulan mencapai permukaan Bumi dan cahaya Matahari terhalang total bagi pengamat di umbra (bagian dalam, bagian bayangan yang lebih gelap) dari bayangan Bulan, sebagian diblokir untuk pengamat di penumbra (bagian luar bayangan yang lebih terang), dan tidak terhalang sama sekali untuk pengamat di luar bayangan. Karena Bumi berputar, bayangan Bulan menyapu jalur sempit di seluruh permukaan Bumi.

Baca Juga:   Cara Menguji Zat Pati dan Glukosa

Artikel ini juga tersajikan dalam versi bahasa Inggris. Silahkan baca dan selamat belajar!

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest News

7 Tahapan Teknik Budidaya Kacang Panjang agar Hasil Melimpah

7 tahapan teknik budidaya kacang panjang agar menghasilkan buah yang melimpah. Caranya mulai dengan memperhatikan persyaratan tumbuh hingga pengelolaan pasca panen.
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img