Bagaimana tanggapan bibit semangka

Bagaimana tanggapan semangka terhadap cahaya akan menentukan arah positif dan negatif pertumbuhannya. Auksin peka cahaya bergerak dari sisi terang ke sisi gelap dari pucuk yang sedang tumbuh yang terkena sinar dengan tidak merata.

aksiografi.com – Tanaman-tanaman bergerak sebagai tanggapan terhadap cahaya. Fototropisme atau gerakan tanaman karena cahaya, akan positif atau negatif Fototropisme positif adalah gerakan ke arah cahaya dan fototropisme negatif adalah gerakan menjauhi cahaya. Fototropisme adalah salah satu dari banyak tropisme, gerakan tanaman atas tanggapan terhadap rangsangan.

Sel-sel tanaman yang terjauh dari cahaya memiliki zat kimia, hormon tertentu, yang dikenal sebagai auksin. Istilah ini digunakan untuk menggambarkan setiap bahan kimia yang merangsang pemanjangan sel tanaman.  

Auksin inilah yang bereaksi ketika fotortopisme terjadi. Auksin inilah yang bertanggung jawab terhadap tanggapan banyak tanaman. Sel-sel tanaman memanjang di sisi terjauh dari sumber cahaya.  Auksin mempengaruhi pertumbuhan mata tunas, batang, daun, dan akar. Tunas yang keluar akan mendominasi pucuk.

Pertumbuhan tanaman terlihat pada pemanjangan batang terutama pada bagian meristem. Meristem adalah bagian apikal/pucuk batang yang mempunyai sel-sel meristem atau sel-sel yang membelah melalui proses mitosis.

Dalam percobaan ini, kamu akan mempelajari tanggapan tanaman terhadap cahaya. Kamu juga akan menentukan pengaruh intensitas cahaya dan warna cahaya pada gerakan tanaman disamping laju gerakan tanaman karena cahaya.

Memulai Percobaan

Percobaan ini bertujuan untuk menentukan tanggapan kecambah oat atau bibit semangka terhadap cahaya.

Bahan-Bahan

  • pot bunga
  • air
  • tanah
  • 1 sendok makan (15 ml) benih oat

Cara Kerja

1. Isilah pot bunga dengan tanah sampai setinggi 5 cm dari atas.

2. Taburkan benih-benih oat menutup permukaan tanah.

3. Tutup benih-benih dengan tanah kurang lebih 2,5 cm.

4. Basahi tanah dengan air dan jagalah kelembapannya, tetapi jangan sampai basah.

5, Letakkan pot di meja dekat jendela.

6. Biarkan pot tidak terganggu selama 14 hari.

7. Buatlah pengamatan harian dan catat pertumbuhan benih-benih oat di atas permukaan tanah di pot (lihat Gambar di bawah).

Bagaimana tanggapan bibit semangka

Hasil

Tanda-tanda pertama pertumbuhan tampak setelah empat sampai enam hari. Struktur seperti tabung tertutup yang lurus muncul dari tanah dan tumbuh ke arah cahaya. Setelah beberapa hari, daun-daun muncul dari ujung tabung ini. Tabung dan daun membengkok ke arah cahaya.

Mengapa?

Saat biji berkecambah, setiap daun utama dilindungi oleh struktur berbentuk silindris yang berongga, yang disebut koleoptil, yang mengelilinginya. Setelah koleoptil tumbuh di atas permukaan tanah, koleoptil berhenti tumbuh dan daun utama muncul. Tunas-tunas koleoptil dan daun membengkok ke arah cahaya, sebagai hasil pembentukan hormon pertumbuhan auksin.

Teori perpindahan auksin untuk fototropisme (pertumbuhan ke arah cahaya) ini menyatakan bahwa auksin peka cahaya bergerak dari sisi terang ke sisi gelap dari pucuk yang sedang tumbuh yang terkena sinar dengan tidak merata. Sel-sel pada sisi yang terlindung dari cahaya mengandung auksin dengan konsentrasi lebih tinggi sehingga tumbuh lebih cepat daripada sel-sel pada sisi terang. Hasilnya, tanaman membengkok ke arah cahaya.

Bagaimana tanggapan bibit semangka

Cobalah Pendekatan Baru

1a. Pada laju berapakah daun bergerak ketika mencari cahaya? Tempelkan isolasi kertas mengelilingi bagian luar pinggiran pot bunga yang berisi bibit oat. Gunakan spidol untuk menandai setiap seperempat bagian dari isolasi kertas yang melingkar. Mulailah dengan 0° pada bagian arah kecambah selanjutnya tandailah setiap selang 90°. Tempelkan sepotong isolasi pada meja dekat bagian pot yang berhadapan dengan jendela. Gunakan isolasi sebagai tanda acuan. Putarlah pot, sehingga bagian dengan tanda 180° berada dekat isolasi penanda acuan (lihat Gambar di samping).

Sekarang daun-daun oat menjauhi cahaya yang datang dari jendela. Catatlah posisi daun-daun setiap selang waktu 4 jam selama periode terang sampai daun menghadap jendela. Catatlah keadaan cahaya setiap hari. Apakah hari terang, cerah? Mendung? Agak berawan?

b. Apakah gerakan daun menuju cahaya dari satu sisi ke sisi atau apakah daun itu membalik? Ulangi percobaan sebelumnya dua kali, yang pertama letakkan pot dengan daun-daun menghadap sudut 90° (tegak lurus) terhadap sumber cahaya, dan yang kedua menghadap 180°( pada arah yang berlawanan) terhadap sumber cahaya. Amati posisi daun setiap selang waktu 2 jam pada siang hari sampai daun berputar menuju cahaya. Catatlah posisi daun pada setiap pengamatan. Untuk mencatat perubahan posisi daun, ambillah tbtonya setiap 2 jam.

Petunjuk untuk Lomba dan Pameran Sains

Bagaimana tanggapan bibit semangka

Pamerkan foto-foto berdasarkan urutan waktu untuk menunjukkan arah gerak daun.

2. Apakah tanaman tumbuh menuju sumber cahaya buatan? Ulangi percobaan semula dengan meletakkan kecambah oat di depan lampu duduk. Pastikan bahwa satu-satunya sumber cahaya di ruangan adalah hanya cahaya dari lampu duduk.

3. Charles Darwin dan anaknya Francis menemukan bahwa ujung koleoptil penting untuk fototropisme kecambah oat. Ujilah kejadian ini melalui pengulangan percobaan mereka. Ulangi percobaan semula. Bila koleoptil muncul dari permukaan tanah, gunakan gunting kuku untuk menghilangkan ujung koleoptil separuhnya (lihat Gambar di samping). Tempatkan pot sehingga tanaman dengan dan tanpa ujung menerima cahaya langsung dari jendela.