Bagaimana Pengaruh Air pada Tekanan Turgor

Must Read

Bagaimana pengaruh air pada tekanan turgor terhadap membran sel hewan? Percobaan sains ini akan menunjukkan hasilnya pada sebuah telur. Telur adalah sel tunggal yang dikelilingi oleh membran sel. Membran ini—membran cangkang—mengelilingi dan mengendalikan lewatnya bahan-bahan ke dalam dan ke luar telur.

aksiografi.com – Kekakuan batang, akar, dan daun tanaman karena adanya air di dalam sel. Tanaman memperlihatkan turgor apabila dapat tegak berdiri dan kembali ke posisi semula setelah dibengkokkan.

Kekakuan ini adalah hasil kekuatan setiap sel yang terisi air. Pada postingan lain pada kategori Sekolah Alam telah membahas homeostasis sel adalah suatu keadaan statis di mana kelangsungan hidup sel bergantung pada kemampuannya untuk mencapai keadaan itu.

Dalam percobaan ini, kita akan mengetahui perubahan-perubahan tekanan turgor dalam tanaman sebagai hasil peningkatan dan pengurangan konsentrasi air dalam sebuah sel tanaman. Faktor-faktor yang mempengaruhi penyerapan air di dalam sel, seperti beragamnya jenis sel, suhu, dan permeabilitas membran sel akan ditentukan. Kamu juga akan mempelajari pengaruh-pengaruh tekanan turgor pada pergerakan tanaman.

Memulai Percobaan

Percobaan ini bertujuan untuk mempertunjukkan pengaruh-pengaruh tekanan turgor pada membran sel hewan.

Bahan-Bahan

  • stoples
  • lemari es
  • cuka putih
  • gelas ukur (250 ml)
  • telur mentah
  • air suling

Perhatian: Selalu cuci tanganmu setelah menyentuh telur mentah. Telur mentah mungkin mengandung bakteri yang berbahaya.

Cara Kerja

1. Isilah stoples dengan cuka.

2. Tegakkan telur dalam stoples yang berisi cuka dengan ujung telur yang runcing di bawah permukaan cuka (lihat Gambar).

Bagaimana Pengaruh Air pada Tekanan Turgor

3. Letakkan stoples dan telur di lemari es untuk mencegah kerusakan telur.

4. Setelah 24 jam, ambillah telur dan buanglah cuka.

5. Dengan hati-hati letakkan telur ke dalam gelas ukur tanpa memecahkan cangkang telur.

6. Isi gelas dengan air suling.

7. Letakkan gelas di lemari es.

8. Amati telur selama 7 hari.

Hasil

Hasil pengujian bagaimana pengaruh air pada tekanan turgor terhadap membran sel hewan berhasil. Membran yang terkena cuka menjadi besar dan akhirnya pecah. Retakkan cangkang dimulai dari bagian tepi membran yang terkena cuka kemudian meluas melintang telur (lihat Gambar).

Bagaimana Pengaruh Air pada Tekanan Turgor

Mengapa?

Telur adalah sel tunggal yang dikelilingi oleh membran sel. Membran ini—membran cangkang—mengelilingi dan mengendalikan lewatnya bahan-bahan ke dalam dan ke luar telur.

Membran yang selektif terhadap bahan-bahan yang lewat disebut membran semipermeabel. Pori-pori membran cukup besar untuk membiarkan molekul-molekul air lewat dengan mudah, tetapi membran tersebut cukup kecil untuk dilewati molekul-molekul yang lebih besar seperti lemak dan protein. Gerakan air melewati sebuah membran sel disebut osmosis dan terjadi bila ada perbedaan konsentrasi air pada kedua sisi membran.

Membran cangkang yang membesar akan pecah bila diletakkan dalam larutan hipotonik (sebuah cairan dengan konsentrasi air yang lebih tinggi daripada konsentrasi air dari cairan sekitarnya). Air dalam gelas (100% air) adalah hipotonik terhadap zat cair telur.

Lebih banyak air masuk ke dalam telur melewati membran, menyebabkan sel dipenuhi oleh kelebihan molekul, sehingga tekanannya meningkat. Tekanan yang disebabkan oleh air berlebihan disebut tekanan turgor. Apabila kandungan zat cair dalam telur terus meningkat, tekanan perluasan membran cangkang memecahkan cangkang telur yang keras. Membran cangkang yang tipis akan mengembang membentuk tonjolan dan akhirnya pecah. Itulah salah satu cara bagaimana pengaruh air pada tekanan turgor.

Cobalah Pendekatan Baru

Setelah melakukan pengujian bagaimana pengaruh air pada tekanan turgor terhadap membran sel hewan, maka kita akan melakukan pengujian dengan pendekatan baru di bawah ini.

Bagaimana hasilnya berubah, bila telur diietakkan di dalam larutan hipertonik (larutan dengan konsentrasi air lebih rendah daripada konsentrasi air dari cairan sekitarnya)? Ulangi percobaan dengan mengganti air suling dengan larutan garam yang dibuat dari 250 ml air dan 1 sendok makan (15 ml) garam meja (sodium klorida).

Petunjuk untuk Lomba dan Pameran Sains

Gunakan sebuah tabel data untuk mencatat deskripsi tertulis dan gambar pengamatan telur-telur yang diietakkan dalam larutan hipertonik dan hipotonik.

Setelah Anda melakukan percobaan dengan pendekatan baru, sampaikanlah hasil uji coba Anda pada kolom komentar di bawah. Berbagilah dengan teman-temanmu, sampaikan hasil uji cobamu sebelum Anda perlombakan di pameran sains. Jika berkenan, tulislah lalu kirim ke email aksiografi.com agar dapat dimuat di laman Sekolah Alam.

Rancanglah Percobaanmu Sendiri

1. Apakah pengaruh tekanan turgor pada sel-sel tanaman? Tunjukkan perubahan tekanan turgor di dalam sel-sel tanaman dengan memotong melintang bagian bawah berbagai macam batang tanaman yang berbeda, seperti tanaman berbunga dan seledri. Tempatkan batang-batang dalam gelas kosong pada suhu ruang. Siapkan batang kedua dari setiap tanaman dengan cara yang sama, tetapi tempatkan batang-batang ini dalam gelas yang diisi separuh dengan air suling. Biarkan batang-batang tetap di gelas selama 24 jam. Amati perubahan pada kenampakan dan kekuatan batang. Pamerkan foto-foto batang sebelum dan sesudah diperlakukan untuk memaparkan perubahan-perubahan tekanan turgor sebagai akibat dari penambahan dan kehilangan air di dalam sel. 2. Bagaimana tekanan turgor mempengaruhi gerakan tanaman? Pergerakan air melalui daun mahkota bunga morning glories cukup menghasilkan tekanan yang menyebabkan mahkota bunga membuka. Potong kertas koran dengan ukuran 15 x 5 cm. Potong bentuk daun mahkota pada kedua ujung potongan kertas. Lipat mahkota ke bagian tengah dan keraskan lipatan kertas sehingga daun mahkota terletak mendatar. Jatuhkan kertas yang terlipat, dengan daun mahkota ke permukaan air dalam mangkuk (lihat Gambar berikut). Perhatikan apa yang terjadi.

gambar pengaruh air pada tekanan turgor

Informasi lebih lanjut tentang pembukaan bunga karena tekanan turgor dapat ditemukan dalam percobaan yang berjudul ‘”Morning Glory” (hal. 30) dalam buku berjudul 200 Gooey, Slippery, Slimy, Weird, and Fun Experiments (New York: Wiley, 1992) karangan Janice VanCleave.

3. Bagaimana panas mempengaruhi laju dan jumlah penyerapan air oleh sel-sel? Ke dalam masing-masing gelas styrofoam (sebanyak 3 gelas) tuangkan air dingin, air suhu ruang, dan air hangat secara berurutan. Letakkan buah anggur kering (kismis/raisin) dan sebuah termometer pada setiap gelas. Perhatian: Jangan gunakan air sangat panas sehingga memecahkan membran sel buah. Gunakan kertas aluminium untuk menutup bagian atas gelas serapat mungkin sampai suhu air pada setiap gelas sama. Gunakan pengamatanmu untuk menentukan apakah suhu mempengaruhi laju dan jumlah air yang diserap oleh anggur kering.

4. Membran sel selalu tetap semipermeabel selama membran tersebut hidup, tetapi cairan dengan mudah diekstraksi dari tanaman setelah jaringan tanaman dimatikan. Tunjukkan keadaan ini menggunakan dua bit segar. Parutlah salah satu buah bit dan rebus bit kedua dalam panci air. Bahkan setelah diparut sel-sel bit segar mempertahankan cairannya, tetapi saat sel-selnya dimatikan dengan cara merebus, sebagian besar bahan yang mewarnai cairan yang ada dalam bit dapat diekstraksi.

Cari Faktanya

1. Tekanan osmosis dapat menggerakkan sejumlah kecil air ke dalam batang, tetapi berton-ton air yang naik ke pucuk pohon sequoia raksasa dan bahkan sejumlah kecil air yang naik ke daun mahkota bunga morning glories membutuhkan lebih dari sekedar tekanan osmosis. Tanaman tidak menarik atau memompa air melalui sistemnya, tetapi air mengalir ke atas dalam batang tanaman. Gerakan air ini ke puncak pohon raksasa atau bagian atas tanaman-tanaman kecil adalah hasil transpirasi, gerakan kapiler, kohesi, dan adhesi. Cari tahu lebih banyak tentang gerakan air ke atas melawan tarikan ke bawah oleh gravitasi.

2. Tanggapan efektif pada hewan memerlukan komunikasi internal. Sistem saraf pada organisme tinggi mengirim pesan yang menghasilkan gerakan karena tingkat relaksasi dan kontraksi otot. Tanaman tidak mempunyai sistem saraf atau sel-sel otot dan tanggapan cepat hampir tidak ada dalam dunia tanaman. Meskipun demikian beberapa tanaman seperti putri malu, memberi tanggapan dengan cepat setelah disentuh. Hal ini terjadi karena sebuah rangsangan melewati batang tanaman saat daun-daun melipat dalam gerakan gelombang dari ujung ke pangkal. Cari tahu lebih banyak tentang gerakan tanaman yang cepat. Apa yang menyebabkan gerakan cepat daun-daun putri malu ini? Saraf-saraf tidak terlibat, tetapi apakah ada gerakan-gerakan elektrik pada tanaman? Apakah gerakan ini karena gerakan tropis atau nasti?

Anda juga dapat membaca versi bahasa Inggris tulisan ini: Effect of Water on Turgor Pressure

Selamat Belajar!

- Advertisement -spot_img

Latest News

Pohon Tin adalah Pohon Tertua dalam Sejarah Kemanusiaan

Pohon tin adalah pohon tertua dalam sejarah kemanusiaan. Buah ini juga menjadi salah satu nama surah dalam Al-Quran dan dijadikan sumpah Allah
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img