Apakah Pasir Bersifat Insulator

Apakah pasir bersifat insulator? Sebuah insulator (penyekat) adalah sesuatu yang membatasi atau memperlambat aliran panas.

aksiografi.com – Proses pemanasan dan pendinginan sebuah bangunan membutuhkan banyak biaya dan banyak energi. Biaya dan kebutuhan untuk menghemat energi telah membuat ilmuwan memusatkan perhatian pada pencarian cara untuk membatasi aliran panas dengan menggunakan bahan-bahan insulator (penyekat panas).

Pada percobaan ini kita akan membandingkan kemampuan berbagai bahan sebagai insulator. Selanjutnya, kita juga akan meneliti kemampuan bahan mengalirkan panas dan sifat pemantulan energi matahari. Di samping itu, kita juga akan melihat metode transfer energi.

Tujuan Pembelajaran

Praktik Sekolah Alam Kimia ini bertujuan untuk menentukan apakah pasir mempunyai sifat sebagai insulator atau tidak.

Bahan-Bahan

– kotak karton dengan ukuran 5 cm lebih tinggi dan lebih lebar daripada stoples

– pasir

– 2 stoples ukuran 1 liter

– Gelas ukuran 250 ml

– Air

– 2 termometer

Cara Kerja Pasir Bersifat Insulator

1. Tutupi dasar kotak dengan 2,5 cm pasir;

2. Letakkan satu stoples di dalam kotak;

3. Isi kotak dengan pasir sampai dengan bagian atas stoples;

4. Gunakan gelas ukur untuk menambahkan 2 gelas (500 ml) air panas ke dalam tiap stoples;

5. Taruh satu termometer di setiap stoples yang berisi air panas selama satu menit (lihat Gambar berikut);

Apakah Pasir Bersifat Insulator

6. Baca dan catat suhu air di dalam tiap stoples;

7. Ambil termometernya lalu tutup kedua stoples;

8. Cepatlah tutup stoples dalam kotak dengan lapisan pasir setinggi 2,5 cm;

9. Tutup kotaknya;

10. Lalu, biarkan kedua stoples selama 10 menit;

11. Buka stoples dan masukkan sebuah termometer di dalam setiap stoples;

12. Biarkan termometer di dalam stoples selama satu menit; dan

13. Baca dan catat suhu air dalam tiap stoples.

Hasil Kerja Insulator

Praktek pengujian apakah pasir bersifat insulator telah berhasil. Air dalam stoples yang diletakkan dalam kotak yang direndam dalam pasir, bertahan hangat lebih lama daripada air dalam stoples yang tidak disekat.

Mengapa?

Energi panas bergerak dari daerah hangat ke daerah lebih dingin. Air dalam stoples lebih hangat daripada pasir dan udara di luar stoples. Saat panas mengalir dari air hangat ke bahan di luar stoples, air dalam stoples mendingin. Air dalam stoples yang diletakkan dalam kotak yang dikelilingi pasir bertahan hangat lebih lama. Oleh karena itu panasnya secara perlahan keluar ke pasir.

Panas lebih cepat meninggalkan air dalam stoples yang tidak tersekat saat panas ini mengalir ke udara yang lebih dingin di luar. Kecepatan aliran panas dari sebuah bahan tergantung pada apa yang mengelilinginya. Sebuah insulator (penyekat) adalah sesuatu yang membatasi atau memperlambat aliran panas. Sebuah penyekat yang baik, seperti pasir, memperlambat energi yang mengalir. Oleh karena itu pasir yang mengelilingi air dapat menahan hangatnya air lebih lama.

Cobalah Pendekatan Baru

Kita telah melakukan praktik pengujian apakah pasir bersifat insulator. Selanjutnya, kita akan melakukan percobaan dengan pendekatan baru.

1. Bandingkan sifat-sifat penyekat berbagai bahan. Ulangi percobaan dengan mengganti pasir dengan bahan lain seperti bola katun, bulu, polistirena, dan bola yang terbuat dari kertas.

2. Vacuum (menghampa udara) adalah penyekat panas yang sangat baik. Tentu saja, penyekat yang terbaik adalah udara yang tidak bergerak. Apakah sifat penyekat dari bahan-bahan yang telah digunakan tadi tergantung pada jumlah kantong udara yang dimilikinya? Ulangi percobaan tadi dengan menutup rapat setiap bahan dalam kotak untuk mengeluarkan sebanyak mungkin udara.

Petunjuk Lomba Karya Ilmiah

Pamerkan sampel-sampel bahan uji yang berurutan dari yang memiliki sifat penyekat terbesar sampai yang terkecil. Selamat Belajar!