Rabu, Juni 16, 2021

Tema Hari Lingkungan Sedunia: Time for Nature

Must Read

Tema pada Hari Lingkungan Sedunia adalah Timer for Nature fokus pada Keanekaragaman Hayati menjadi tema hari lingkungan sedunia yang diperingati tanggal 5 Juni 2020. Keanekaragaman hayati menjadi bagian dari kehidupan manusia dengan mewujudkannya melalui makanan hingga obat-obatan.

aksiografi.comTime for Nature atau “Saatnya untuk Alam” menjadi tema Hari Lingkungan Dunia (World Environment Day (WED). Time for Nature fokus pada “Keanekaragaman Hayati” (Biodiversity). Keanekaragaman hayati menjadi bagian dari kehidupan manusia dengan mewujudkannya melalui makanan hingga obat-obatan.

Tema itu dipilih terkait dengan Penemuan Intergovernment Science-Policy Platform on Biodiversity and Ecosystem Services (IPBES) atau Platform Kebijakan-Ilmu Pengetahuan Antarpemerintah tentang Layanan Keanekaragaman Hayati dan Ekosistem bahwa satu juga spesies terancam punah.

Peringatan Hari Lingkungan Dunia diadakan setiap tahunnya sejak tahun 1974. Tahun 2020, Kolombia menjadi tuan rumah dengan badan PBB, United Nations Environment Program (UNEP) bermitra dengan Jerman.

Baca Juga:   Tanah Amblas Membentuk Lubang Raksasa

Kolombia adalah negara megadiverse dunia yang menampung hampir 10 persen keanekaragaman hayati di planet ini.

Tema Hari Lingkungan Sedunia, “Time for Nature” adalah seruan kepada seluruh penduduk dunia untuk menyadari bahwa makanan, minuman, dan ruang hidup di planet ini adalah sebaik-baiknya manfaat dari alam (nature) sehingga manusia harus menjaga kelestariannya.

Baca Juga:   13 Tanaman Pengusir Hama yang Efektif

Berdasarkan worldenvironmentday.global terdapat 87 dari 115 tanaman pangan global bergantung pada penyerbukan serangga atau hewan. Ini mengindikasikan kebutuhan pangan manusia sangat bergantung pada keanekaragaman hayati bukan teknologi pupuk.

Hingga hari ini, Perayaan Hari Lingkungan Sedunia dilakukan 143 negara dengan program edukasi dan berbagai kegiatan kampanye menjaga bumi. Semua negara terlibat menjaga bumi untuk menghindari “skenario” kepunahan manusia yang sedang berlangsung.

Ide Hari Lingkungan Hidup Sedunia diangkat Jepang dan Senegal sehingga digagas pertama kali dalam Konferensi Stockholm, Swedia pada 5-16 Juni 1972. Hasil konferensi menetapkan 5 Juni sebagai Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Indonesia turut berperan dalam penetapan itu. Emil Salim sebagai Menteri Penerbitan Aparatur Negara juga bersuara mengenai keadaan lingkungan di negara berkembang.

Baca Juga:   Gempa Sulawesi Utara tidak Berpotensi Tsunami
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest News

7 Tahapan Teknik Budidaya Kacang Panjang agar Hasil Melimpah

7 tahapan teknik budidaya kacang panjang agar menghasilkan buah yang melimpah. Caranya mulai dengan memperhatikan persyaratan tumbuh hingga pengelolaan pasca panen.
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img