cara meramu cabai untuk mengusir belalang

Cara meramu cabai untuk mengusir hama belalang sangat mudah. Cabai sebagai bumbu daput ternyata dapat dimanfaatkan sebagai insektisida, mengusir hama belalang.

aksiografi.com  – Cabai atau cabai merah adalah tumbuhan anggota genus Capsicum. Buahnya dapat digunakan sebagai sayuran dan bumbu.

Cabai mengandung berbagai senyawa yang berguna bagi kesehatan. Kandungan terbesarnya adalah antioksidan. Ia juga mengandung Lasparaginase dan Capsaicin yang berperan untuk mengurangi penyakit kanker. Namun tulisan kali ini khusus membahas ramuan cabai sebagai biopestisida.

Meskipun cabai adalah tanaman yang mudah diserang serangga lalat buah, namun ia juga berfungsi sebagai insektisida untuk belalang.

Jenis belalang yang dapat dihalau cabai adalah herbivora dari subordo Caelifera dari ordo Orthoptera. Belalang ini akan menjadi hama jika jumlahnya sangat besar untuk satu lahan pertanian. Ia bahkan bisa menghabiskan sepertiga tanaman petani.

Hama ini menyerang dalam bentuk koloni atau kelompok pada satu kawasan pertanian. Mengatasi serangan hama ini dengan menggunakan pestisida kimiawi yang banyak dijual di toko akan menghabiskan banyak uang.

Kita dapat mengatasinya dengan menggunakan pestisida alami dengan memanfaatkan tanaman yang dapat hidup di sekitar kita. Dan bahannya juga banyak dijual dipasaran. Misalnya cabai dan daun bawang. Berikut cara mengatasi belalang ketika berjumlah banyak dan dapat mengancam tanaman pertanian kita.

Cara Membuat Biopestisida

Cara meramu cabai menjadi biopestisida dengan mencampukan daun bawang dan daun minth mentha piperia, sebagai tambahan.

Jika tidak ada daun minth mentha piperia, cukup cabai dan daun bawang saja.

Ambil 2 buah cabai dan 3 daun bawang ditumbuk sampai halus. Jika memungkinkan boleh juga ditambahkan 2 genggam daun mint Mentha piperita. Tambahkan 1/2 sendok makan sabun diterjen cair sebagai daya pelekat saat menyemportkannya.

cara meramu cabai
Gambar: Dua buah cabai besar dan tiga lembar daun bawang ditumbuk halus

Lalu peras air dari campuran ramua itu. Perasan itulah yang digunakan sebagai biopestisida.

Cara menggunakannya: untuk setiap tiga sendok ekstrak ramuan biopestisida itu ditambahkan dengan 6 liter air. Semprotkan pada tanaman yang terserang serangga.

Takaran ini disesuaikan dengan jumlah tanaman, semakin luas tanaman yang akan disemprot maka tambahkan masing-masing bahan sesuai dengan takarannya.  

Jika ramuan ini belum ampuh bagi serangga yang menyerang tanaman itu, tambahkan daun sisrak 50 lembar, daun tembakau 1 genggam. Tumbuk halus. Setelah itu tambahkan air sebanyak 10 liter. Satukan dengan ramuan sebelumnya lalu aduk hingga merata.

Sebaiknya lakukan penyemprotan secara merata. Jauh lebih baik jika penyemprotan dilakukan saat belalang masih kecil sehingga belum bisa menghindari saat penyemprotan dilakukan.

Ikuti juga postingan tentang cara meramu cabai sebagai obat kesehatan.