Advertisement
Beranda Kesehatan Tanaman Jali Menyembuhkan 11 Penyakit

Tanaman Jali Menyembuhkan 11 Penyakit

Advertisement

Tanaman jali dapat menyembuhkan 11 jenis penyakit karena zat alamiah pada daun, biji, dan akarnya.

aksiografi.com – Tanaman jali memiliki khasiat penyembuh karena kandungan zat alamiah pada daun, biji, dan akarnya. Sejak lama tanaman ini menjadi obat untuk penyakit umum sehingga masuk sebagai tanaman obat.

Klasifikasi Coix lachryma – jobi L.

Jali disebut Coix lachryma – jobi L. atau Coix.agrestis Lour termasuk ke dalam famili tumbuhan Poaceae (Gramineae). Tanaman ini dikenal dengan nama daerah singkoru batu, hanjeli, kemangge, bukehang atau kaselore.

Sifat Kimiawi Jali

Tumbuhan ini kaya dengan berbagai kandungan kimia yang sudah diketahui, antara lain: pada biji jali mengandung protein, lemak, karbohidrat, vitamin B1. Biji jaliasam amino, coixol, coixenolide, coicin. Pada daun jali mengandung alkaloid. Begitu juga pada akar jali mengandung  coixol, asam palmitate, asam stearat, stigmasterol, betha dan gama-sitosterol, potassium chlorida, glucosa, asam amino, tajin, phytin dan vitamin B1.

Efek Farmakologis Jali

Manis, tawar dan sedikit dingin, masuk meridian limpa. Menguatkan limpa, peluruh kencing (diuretik), anti radang (anti inflamasi), mematikan serangga (insectisisdal), anti toxic.

Biji Manis, tawar, sedikit dingin, masuk meridian limpa, paru dan ginjal. Memperkuat limpa dan paru, Meningkatkan daya tahan tubuh (imunitas), bersifat sitostatika, menghilangkan lembab, peluruh kencing, anti radang, membantu penyerapan, mengeluarkan nanah, anti toxic, dan menyembuhkan bisul. Mengganggu sel kanker pada tingkat metafase. Meningkatkan fungsi cortex adrenal. Meningkatkan imunitas seluler dan fungsi humoral.

Penyakit yang Dapat Terobati

Berdasarkan berbagai literatur yang mencatat pengalaman secara turun-temurun dari berbagai negara dan daerah, tanaman ini dapat menyembuhkan penyakit-penyakit sebagai berikut:

1. Infeksi dan batu saluran kencing, kencing sedikit, kencing bernanah.

Akar kering 15 – 30 gram direbus, 4 gelas air sampai menjadi 2 gelas, dinginkan, minum 2 kali 1 gelas.

2. Bengkak (edema), biri-biri. Tidak datang haid, keputihan (leuchorhea)

Akar kering 15 – 30 gram direbus, 4 gelas air sampai menjadi 2 gelas, dinginkan, minum 2 kali 1 gelas.

3. Sakit kuning (jaundice), cacingan (ascariasis).

Akar kering 15 – 30 gram direbus, 4 gelas air sampai menjadi 2 gelas, dinginkan, minum 2 kali 1 gelas.

4. Abses paru

Biji 15-60 gr (kering), rebus 6 gls air jadi 2 gls, dinginkan, saring, minum 2 kali 1 gelas.

5. Sakit usus buntu

Akar kering 15 – 30 gr, rebus, 4 gls air jadi 2 gelas, dinginkan, minum 2 kali 1 gelas.

6. Radang usus (enteritis) kronis

Akar kering 15 – 30 gram direbus, 4 gelas air sampai menjadi 2 gelas, dinginkan, minum 2 kali 1 gelas.

7. Rheumatism seperti sakit otot (mialgia), sakit tulang (ostalgia), sakit sendi (arthralgia).

Akar kering 15 – 30 gram direbus, 4 gelas air sampai menjadi 2 gelas, dinginkan, minum 2 kali 1 gelas.

8. Keputihan (Leucorrhea)

Akar kering 15 – 30 gram direbus, 4 gelas air sampai menjadi 2 gelas, dinginkan, minum 2 kali 1 gelas.

9. Tumor saluran pencernakan seperti kanker lambung, kanker paru, kanker mulut rahim (cervix), chorionic epithelioma.

Biji 15 – 60 gram (kering), digodok 6 gelas air jadi 2 gelas, dinginkan dan saring, minum 2 kali 1 gelas.

10. Kutil (warts), eksema

Biji kering 15-60 gr., rebus 6 gls air jadi 2 gls. Minum 2 kali 1 gelas.

11. Radang paru, demam, batuk sesak

Akar 10 – 15 gram, digodok lalu dipakai untuk menyeduh madu secukupnya, minum. Sehari 3 kali.

Catatan : Wanita hamil dilarang pakai.

Penulis: Suharni Yusuf

Exit mobile version