Minggu, Juli 25, 2021

Manfaat dan Khasiat Kesehatan Serai

Must Read

Manfaat dan khasiat kesehatan serai diperoleh dari kandungan senyawa alamiah dan efek farmakologis. Hasil riset menunjukkan bahwa kandungan anti peradangan, antiinflamasi, dan antibakteri sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan.

Aksiografi.com – Sereh atau serai merupakan salah satu suku dari rumput-rumputan. Serai bermanfaat sebagai bumbu dapur yang berguna mengharumkan makanan. Sejak lama, masyarakat Nusantara telah memanfaatkan serai sebagai bumbu dan pengobatan tradisional.

Kita dapat menjumpai serai baik di pasar tradisional maupun modern. Itu karena tanaman ini mudah dikembangbiakkan, cukup ambil anakannya saja lalu tanam di mana saja, termasuk di pekarangan rumah.

Pengalaman dari turun-temurun itulah sehingga banyak riset atau penelitian tentang kandungan senyawa alamiah dan khasiat kesehatan serai. Memang, serai selama ini sebagai obat herbal atau tanaman obat bagi masyarakat Indonesia.

tanaman serai
Tanaman serai dapat tumbuh di mana saja

Kandungan Senyawa Serai

Tanaman serai mengandung vitamin A, vitamin C, B2, folat, dan riasin. Namun kandungan vitamin pada serai sangat kecil dibanding buah-buahan dan sayuran. Meskipun begitu, serai mengandung mineral dan nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh. Kandungan nutrisi serai segar sebagai berikut:

Kalori sebanyak 5 miligram, kalsium 3 miligram, kalium 34 miligram, mangan 0,2 miligram, magnesium 2,9 miligram, dan zat besi sebanyak 0,4 miligram. Dari kandungan nutrisi serai jumlah kalium yang paling banyak yaitu sebanyak 34 miligram.

Serai juga mengandung 1% minyak atsiri dengan komponen komponen sitronelal (32-45%), geraniol (12-25%), geranil asetat (3-8%), sitronelil asetat (1-4%). Komponen lain adalah mirsen (12- 25%), diterpen, metilheptanon, sitronelol, linalool, farnesol, alkohol, aldehid, terpineol dan lebih 12 komponen lain.

Minyak atsiri pada serai memberi efek analgesik terhadap radang sendi, nyeri kepala, kejang otot, spasme, reumatik, myalgia dan neuralgia. Serai mengandung minyak atsiri dengan cara menyuling bagian atas tanaman itu. Serai juga mengandung sitronela. Minyak serai mengandung sitronela sehingga nyamuk tak mendekat jika Anda mengoleskan minyak serai pada tubuh atau cukup memperbanyak tanaman serai di sekitar rumah.

Kandungan senyawa pada serai seperti anti perdangan asam klorogenik, isoorientin, dan swertiajaponin berkahsiat mencegah gangguan pada kesehatan.

Manfaat Serai

Minyak serai hasil penyulingan dapat berfungsi mengusir nyamuk. Sebenarnya, memperbanyak tanaman serai di pekarangan rumah juga sekaligus dapat mengusir nyamuk. Selain nyamuk, tanaman serai juga dapat mengusir serangga lainnya.

Serai juga dapat digunakan dalam bentuk inhaler sebagai salah satu bahan kosmetik karena aromanya khas dan menenangkan. Saat ini, beberapa kosmetik dan kebutuhan kesehatan lainnya salah satu bahannya adalah serai seperti sabun, parfum, dan losion antinyamuk. Bahkan pembersih lantai pun menggunakan salah satu bahan dari serai karena kandungan antimikroba dan antiamuba pada serai.

1. Serai Mengandung Antioksidan

Kandungan antioksidan serai dapat berkhasiat mengeluarkan racun dalam tubuh sehingga sangat baik bagi Anda membuat minuman segar dengan menambahkan serai di dalamnya. Baca Cara Membuat Minuman Segar Serai.

Baca Juga:   Gandarusa atau Justicia gendarussa

Antioksidan pada serai seperti klorogenat, isoorientin, dan swertiajaponin membantu mengurangi radikal bebas dalam tubuh atau mencegah disfungsi sel di dalam arteri koroner.

Baca Juga:   Daun Dewa atau Gynura Segetum (Lour) Merr

2. Serai Mengandung Antimikroba

Salah satu kandungan serai dalam minyak atsiri adalah antimikroba yang dapat melawan bakteri Streptococcus mutans, yang sering menyerang gigi. Tidak heran jika pasta gigi juga ada yang mengandung salah satu bahannya dari serai.

Efek Farmakologis Serai

Serai memiliki arom segar seperti lemon. Minyak esensial dalam serai dapat menjadi bahan aromaterapi sebagai penyegar, mengurangi stress, dan mengangkat suasana hati.

Sifat farmakologis serai seperti antiinflamasi, analgesik, dan melancarkan sirkulasi darah. Baik serai hijau maupun merah memiliki khasiat yang sama yaitu membantu detoksifikasi.

Hasil Riset Khasiat Serai

Dalam Journal of Advanced Pharmaceutical Technology & Research menuliskan serai memiliki khasiat kesehatan seperti antibakteri, antidiare, dan antijamur. Salah satu hasil riset menyebutkan bahwa serai kering lebih mampu menyimpan antioksidan ketimbang serai serag.

Manfaat Serai dalam Kesehatan

1. Serai Memperlancara Saluran Pencernaan

Serai mengandung citral yang berfungsi memperbaiki proses penceranaan. Manfaat kandungan ini juga dapat mengatasi diare karena adanya antibakteri pada serai sehingga dapat mengurangi infeksi pada saluran pencernaan. Selain citral, kandungan stronela pada serai juga berkhasiat untuk mencegah peradangan pada dinding lambung dan usus.

Kandungan itu berfungsi sebagai diuretik yang dapat memperlancar buang air kecil karena merangsang ginjal untuk mengeluarkan lebih banyak urin.

2. Serai Menjaga Kesehatan Tulang

Dalam buku “Ensiklopedia Serai: Deskripsi, Filosofi, Manfaat, Budidaya, dan Peluang Bisninya, karya Situs Nur Aidah menyebutkan serai mengandung kalsium sebanyak 65 gram. Kandungan kalsium itu membantu menjaga kepadatan tulang sehingga mencegah terjadinya osteoporisis.Selain kalsum, ternyata serai juga mengandung magnesium yang membantu proses penyerapan kalsium dalam tubuh.  

3. Serai Mengontrol Tekanan Darah

Salah satu kandungan serai adalah kalium yang cukup tinggi. Kandungan kalium serai ini berkhasiat meningkatkan pengeluaran urine dalam tubuh sehingga bermanfaat menjaga tekanan darah dalam tubuh.

4. Serai Menjaga Kesehatan Kulit dan Rambut

Serai juga mengandung vitamin C sehingga sangat baik untuk kesehatan kulit dan rambut.

5. Serai Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Kandungan vitamin C dan B2 pada serai membantu meningkatkan kekebalan tubuh atau imun.

6. Serai Meredakan Flu dan Batuk

Serai mengandung antibakteri, antifungal, dan anti peradangan yang berkhasiat meredakan flu. Dengan mengonsumsi minuman serai secara rutin dapat membantu mengeluarkan dahak dan meredakan hidung tersumbat.

Baca Juga:   Patabai Pabokori Berkebun di Usia Pensiun

7. Serai Meredakan Nyeri Haid

Rasa nyeri haid karena haid tidak lancar. Salah satu manfaat serai adalah memperlancar haid. Caranya cukup rebus 15 fram serai, 30 fram daun dewa, 20 gram kunyit, 25 gram kencur, 25 temu ireng, 25 gram bangle dengan 500 militer air. Lalu rebus semua hingga mendidih dan sisakan air hingga 200 ml air. Setelah matang, saring dan minum saat dingin. Lakukan secara rutin selama masa penyembuhan.

8. Serai Menjaga Kadar Gula Darah

Salah satu manfaat rebusan air serai adalah meningkatkan jumlah hemogobin dan sel darah merah. Hal ini terjadi karena kandungan antioksidan pada serai. Manfaat ini diperoleh dengan cara mengonsumsi air rebusan serai selama 30 hari.

Seperti yang dilansir Medical News Today berdasarkan hasil studi pada 2015 menunjukkanbahwa minuman infused water serai setoap hari selama 30 hari dapat meningkatkan kadar hemoglobin, volume sel, dan jumlah sel darah merah. Para peneliti itu menyimpulkan bahwa minuman air serai atau teh serai dapat membantu

Baca Juga:   Corona Menyebar di 116 Negara pada Maret

9. Serai Melemaskan Otot

Selain obat dalam, serai juga bermanfaat untuk obat luar. Minyak serai dapat menghangatkan tubuh serta melemaskan otot.

10. Serai Mengobati Radang Sendi

Kandungan minyak atsiri pada serai memberi efek analgesik terhadap radang sendi, nyeri kepala, kejang otot, spasme, reumatik, myalgia dan neuralgia.

Cara pembuatan sebagai berikut: ambil daun serai sebanyak 1 x 3 daun per hari. Bahan direbus dengan 2 gelas air menjadi separuhnya, dinginkan, saring, dan minum sekaligus selama proses penyembuhan radang sendi. 

Cara Membuat Rebusan Serai

Anda dapat membuat air rebusan serai dengan mudah. Berikut langkah-langkah membuat air rebusan serai:

Siapkan sebatang serai dan rebuslah air sebanyak satu ukuran gelas

Potong-potong batang serai dengan ukuran 2,5 hingga 5 sentimeter

Siram air panas pada wadah di mana serai berada

Biarkan rendaman batan serai selama lima menit

Saring air seduhan batang serai dan tuangkan ke dalam gelas

Air dapat Anda minum saat masih hangat atau dingin. Untuk mendapatkan kesegaran, tambahkan es batu pada air rebusan serai yang sudah dingin. Mengonsumsi air rebusan serai atau menjadikan teh serai berkhasiat meningkatkan kesehatan.

Hingga saat ini belum ada hasil riset terkait dampak negatif air rebusan serai namun bagi ibu hamil dianjurkan untuk tidak sering meminum air serai. Manfaat rebusan serai untuk memperlancar haid diduga juga dapat mengganggu kehanilan sehingga menyebabkan risiko keguguran.

Efek samping mengonsumsi serai yang berlebihan diantaranya sakit kepala, mudah mengantuk, mulut kering, sering buang air kecil, dan nafsu makan meningkat. Jadi, bijaklah mengonsumsi serai.

Penulis: Suharni Yusuf

Penyunting: dr. Sri Hikmawaty

- Advertisement -spot_img

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest News

7 Tahapan Teknik Budidaya Kacang Panjang agar Hasil Melimpah

7 tahapan teknik budidaya kacang panjang agar menghasilkan buah yang melimpah. Caranya mulai dengan memperhatikan persyaratan tumbuh hingga pengelolaan pasca panen.
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img