Senin, September 27, 2021

Kurma Mengandung Selenium untuk Kesehatan

Must Read

Kurma mengandung Selenium yang sangat baik bagi kesehatan. Selenium adalah mineral yang terkandung dalam makanan tertentu seperti padi-padian, kacang-kacangan, makanan laut, dan buah-buahan.

aksiografi.com – Kurma mengandung Selenium yang sangat baik bagi kesehatan. Selenium merupakan mineral yang umum ditemukan di dalam tanah dan secara alami terkandung dalam makanan tertentu seperti padi-padian, kacang-kacangan, makanan laut, dan buah-buahan. Kurma salah satu jenis buah yang mengandung selenium sebanyak 0,32 mg untuk 100 gram kurma.

Selenium merupakan salah satu bagian kandungan mineral dalam buah kurma. Kandungan mineral lebih banyak pada daging kurma seperti zat besi (Fe), kalsium (Ca), Kobalt (Co), tembaga (Cu), mangan (Mn), fosfor (P), kalium (K), natrium (Na), belerang (S), boron (B), seng (Zn), dan selenium (Se). Mengonsumsi kurma sebanyak 100 gram per hari memberikan lebih dari 15% mineral tembaga, kalium, magnesium dan selenium.

Selenium merupakan koenzim pada enzim antioksidan glutation peroksidase. Selenium inilah yang berperan melindungi tubuh dari tekanan oksidatif, pertahanan terhadap infeksi, dan mengatur perkembangan dan pertumbuhan.

Baca Juga:   Mengonsumsi 10 Kurma Mengatasi Sembelit
kandungan nutrisi buah kurma
Sumber: USDA National Nutrient Data Base

Berikut fungsi selenium dan efeknya jika tubuh kekurangan selenium:

Baca Juga:   Manfaat Buah Anggur untuk Ibu Hamil

1. Membantu Fungsi Kognitif Otak

Molekul selenium mencegah terjadinya kerusakan sel dengan cara mengubah bahan kimia seperti hidrogen peroksida menjadi bahan yang tidak berbahaya seperti air. Jika tubuh kekurangan mineral selenium maka aktivitas antioksidan yang melindungi sel juga terganggu sehingga mengakibatkan penurunan kognitif otak atau mental seiring bertambahnya usia.

2. Membantu Sistem Kekebalan Tubuh

Mengonsumsi makanan yang mengandung mineral selenium yang cukup tinggi dapat membantu mengurangi risiko terbentuknya kanker tertentu. Tahun 2003, Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Amerika Serikat, sebagaimana dilansir Healthline, menyebutkan selenium yang cukup dalam tubuh dapat mencegah HIV berkembang menjadi AIDS.

3. Berguna bagi Metabolisme Hormon Tiroid

Penyakit tiroid adalah gangguan pada kelenjar tiroid yang terletak di bawah jakun yang berfungsi mengatur berbagai sistem metabolisme dalam tubuh. Pembengkakan kelenjar tiroid pada leher dikenal dengan istilah gondok atau gondokkan, yang menimbulkan rasa nyeri.

Mengonsumsi makanan sumber selenium, bagi wanita, dapat mengurangi risiko masalah tiroid. Mineral ini bisa melindungi tiroid dari radikal bebas sekaligus bisa membantu mengaktifkan hormon tiroid.

Baca Juga:   Bandotan Berkhasiat Antiinflamasi, Apa Saja Manfaatnya?

Selenium juga bisa didapatkan dari kacang-kacangan, beras merah, ikan tuna, dan ikan sarden, udang, kepiting, telur, ayam, bayam, bawang putih, dan jamur shitake.

Baca Juga:   Nabi Anjurkan Berbuka dengan Buah Kurma

Penulis: Suharni Yusuf

Penyunting: dr. Sri Hkmawaty

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest News

7 Tahapan Teknik Budidaya Kacang Panjang agar Hasil Melimpah

7 tahapan teknik budidaya kacang panjang agar menghasilkan buah yang melimpah. Caranya mulai dengan memperhatikan persyaratan tumbuh hingga pengelolaan pasca panen.
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img