Minggu, Juli 25, 2021

Kesumba Keling Menangkal Penyakit Menular Seksual

Must Read

Kesumba keling menangkal penyakit menular seksual berdasarkan hasil penelitian karena tanaman ini mengandung senyawa alamiah dapat mengurangi gejala gonore, dan melakukan penghambatan enzim aldose reduktase.

aksiografi.com – Kesumba keling atau Bisa orellana L. merupakan tanaman perdu yang memiliki efek farmakologi dan senyawa aktif alamiah untuk kesehatan. Tanaman yang mirip dengan rambutan, memiliki rambut luar berwarna merah, ternyata juga mampu menangkal penyakit menular seksual.

Tanaman ini memiliki nama sebutan lain seperti annatto, achiote, chitoe, onoto, bija, colorau, urucum, dan aysuete. Nama achiote berasal dari dialek suku Aztec, Nahuatl.

Helaian daun kesumba keling berbentuk bulat telur, ujungnya runcing, dengan pangkal yang rata juga terkadang memiliki bentuk jantung. Tepi daunnya merata, dengan pertulangan daun yang menyirip, berwarna hijau berbintik dengan panjang 8-20 centimeter  dengan lebar 5-12 centimeter.[1] Buahnya seperti buah rambutan dengan rambut seperti sikat berwarna hijau saat masih muda dan mejadi merah dan merah tua saat masak.

Sifat Kimiawi Kesumba Keling

Tumbuhan ini kaya dengan berbagai kandungan kimia yang sudah diketahui. Batang dan daun kesumba keling mengandung tanin, calcium oxalate, saponin, lemak. Pada daun, akar, dan biji kesumba keling memiliki zat warna, bixine, orelline, glucoside, zat samak, damar.[2]

Baca Juga:   Daun Dewa atau Gynura Segetum (Lour) Merr
Baca Juga:   11 Manfaat Buah Delima dalam Kesehatan

Efek Farmakologis Kesumba Keling

Peluruh kencing (diuretik), membersihkan panas dan menetralkan racun. Seluruh bagian tanaman dapat berguna untuk menyembuhkan penyakit. Salah satu efek paling bermanfaat kesumba keling yaitu menangkal penyakit menular.

Mengobati Penyakit Menular Seksual

Penyakit penular seksual (PMS) atau infeksi menular seksual merupakan infeksi yang terjadi melalui hubungan intim baik secara vaginal, anal, maupun oral. Tandanya dapat terlihat dengan adanya ruam atau lepuhan dan rasa nyeri di area kelamin.

Banyak jenis penyakit menular seksual, di antaranya yaitu chlamydia, gonore, sifilis, trikomoniasi, dan HIV. Penularan tidak hanya terjadi melalui hubungan intim, namun juga dapat terjadi melalui transfusi darah dan berbagi jarum suntik bagi penderita. Selain itu, infeksi juga dapat terjadi pada janin dari ibu hamil yang menderita PMS.

Hal yang paling mengejutkan dari manfaat kesumba keling adalah mengobati PMS. Hal itu terungkap dalam jurnal Internasional pada 2014 International Journal of Pharmacy and Biomedical Research yang menyebutkan kesumba keling mampu mengurangi gejala gonore karena kandungan senyawa alamiah pada kesumba keling. Ternyata kandungan penghambatan enzim aldose reduktase yang terdapat pada tanaman kesuma keling. Namun jenis PMS mana yang efektif bagi kesumba keling belum ada penelitian yang menyebutkan lebih spesifik. Untuk lebih efektif lakukan juga pemeriksaan pada dokter ahli terkait PMS.

Baca Juga:   Enrekang Memeriksa Kesehatan Petugas Pemilu

Penulis: dr. Sri Hikmawaty Zainal

Penyunting: dr. Sulfadli Anggunawan

Referensi


[1]              Dalimartha, Setiawan (2009). Atlas Tumbuhan Obat Indonesia6. hal. 57-59. Jakarta:Puspa Swara. ISBN 978-979-1480-19-2.

Baca Juga:   Sejarah Human Coronavirus Mengguncang Dunia

[2]              Hariana, H. A. (2008). Tumbuhan Obat dan Khasiatnya. Jakarta: Penebar Swadaya.

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest News

7 Tahapan Teknik Budidaya Kacang Panjang agar Hasil Melimpah

7 tahapan teknik budidaya kacang panjang agar menghasilkan buah yang melimpah. Caranya mulai dengan memperhatikan persyaratan tumbuh hingga pengelolaan pasca panen.
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img