Minggu, Desember 5, 2021

Buah Anggur Makanan Para Bangsawan. Apa Rahasia Dibaliknya?

Must Read

Buah Anggur adalah makanan para bangsawan kerajaan. Sejak tahun 6500 SM, anggur telah menjadi makanan istimewa di kalangan kerajaan. Apa rahasia dibalik buah anggur yang mungil ini.

aksiografi.com – Buah anggur merupakan salah satu buah-buahan yang selalu menjadi sajian di kerajaan sejak saman dahulu. Buah mungil dan bulat ini memiliki cita rasa manis yang menyegarkan sehingga sangat identik dengan buah mewah hanya untuk kalangan keluarga istana dan para undangan istana.

Ada banyak jenis buah anggur yaitu anggur hijau, anggur merah, anggur hitam, anggur kuning dan anggur merah jambu. Jenis varietasnya juga terdiri atas dua anggur berbiji dan anggur tanpa biji. Menurut catatan sejarah, manusia sudah menanam buah anggur sejak 6500 SM di Timur Tengah. Dalam berbagai mitologi berbagai budaya, buah anggur melambangkan kelimpahan dan kesuburan.

Pengolahan buah anggur menjadi minuman anggur baru pada 2500 SM oleh bangsa Mesir. Lalu proses pengolahan ini tersebar luar ke bebagai penjuru dunia di wilayah Laut Hitam, Spanyol, Jerman, Prancis, dan Austria. Lalu penyebaran ini semakin meluas melalui perjalann Colombus menjelajahi dunia.[1]

Di Indonesia tanaman anggur pertama kali dibudidayakan pada 1682 di sekitar daerah Banyuwangi. Saat ini pusat buah anggur di Indoensia berada di Probolinggo, Pasuruan, Situbondo, Bali, dan Kupang.

Sejak lama buah anggur ini dipercaya memberi manfaat kesehatan dan kecantikan. Sehingga tidak heran buah ini merupakan buah kebanggaan para keluarga kerajaan. Namun dengan modernisasi sehingga buah anggur ini mudah diperoleh dengan mudah di toko buah dengan harga yang cukup terjangkau.

Klasifikasi Tanaman Anggur

Anggur atau Vitis vinifera L. adalah tanaman buah berupa perdu merambat, termasuk dalam keluarga Vitaceae dari ordo Vitales.

klasifikasi tanaman anggur

Anggur merupakan salah satu tanaman yang hidup di daerah dataran rendah. Berbeda dengan tanaman lain, tanaman anggur justru membutuhkan musim kemarai panjang berkisar empat hingga tujuh bulan adat dapat tumbuh dengan baik untuk mendapatkan intensitas cahaya matahari yang tinggi. Sedangkan curah hujan yang dibutuhkan tanaman asal Timur Tengah ini hanya 800 mililiter per tahun. Suhu tumbuh maksimal 31 derajat celsius dan minimum 23 derajat celsius dengan kelembaban udara berkisar 75 hingga 80 persen.[2]

Kandungan buah anggur masing-masing memiliki gizi berdasarkan varietasnya namun secara umum nutrisi anggur 70 persen air, 20 persen zat gula, dan 10 persen kandungan gizi lainnya.

Varietas Anggur

Tanaman anggur ternyata terbagi atas 8.000 varietas di seluruh dunia. Varietas yang paling banyak diminati di seluruh dunia antara lain yaitu:

Vitis vinifera, anggur untuk bahan minuman orang Eropa

Vitis labrusca, anggur Amerika Utara untuk membuat jus anggur dan minuman anggur.

Vitis riparia, anggur liar Amerika Utara, untuk pembuatan minuman anggur

Vitis rotundifolia, muscadine, untuk bahan jelly dan juga untuk minuman anggur

Vites aestivalis, varietas Norton untuk pembuatan minuman anggur

Vitis lincecumii atau Vitis aestivalis digunakan untuk membuat minuman anggur hibrida dan “rootstock” tahan-hama.

Anggur hibdira lebih baik karena tidak terpengaruh dingin (“frost”) dan penyakit terutama phylloxera, tapi minuman anggurnya kurang memiliki kaakteristik aroam “foxy” labrusca.[3]  

Sifat Senyawa Alamiah Buah Anggur

Buah anggur yang kecil mungil ini ternyata mengandung lebih dari 1.600 senyawa. Bahkan kulit buah anggur merah ternyata mengandung reveratrol fitokimia yang berfungsi mengatasi beberapa penyakit dengan kondisi kronis.

Anggur memiliki senyawa metabolit sekunder khususnya flavonoid dan antosianin, serta resveratol.[4] Hasil penelitian mengungkapkan senyawa aktif alamian pada anggur dapat meningkatkan kerja sel endotelial yang memperlancar aliran darah dalam arteri terhadap sel-sel otot yang halus.[5]

Bukan hany aitu, anggur juga mengandung senyawa antioksida, seperti lutein dan zeaxanthin, yang daya kerjanya lebih kuat dari vitamin C dan E. Dalam anggur juga terdapat Flavonoir myricetin dan quercetin yang membantu tubuh melawan pembentukan radikal bebas yang berbahaya. Senyawa itu juga meningkatkan produksi lemak positif (HDL) sekaligus menurunkan trigliserida yang beredar dalam darah.[6]

Kandungan Nutrisi Buah Anggur

Kandungan nutrisi buah anggur terdiri atas 70% air dan 20% zat gula, dan 10% kandungan asam galat, asam folat, mangan, zat besi, sejumlah vitamin, dan kalsium. Nutrisi buah anggur sebanyak itu menjadikan anggur sangat baik untuk metabolisme tubuh.

104 kilokalori
1,09 gram protein
0,24 gram lemak
27,33 gram karbohidrat, 23,37 gram di antaranya adalah gula
1,4 gram serat
288 milligram kalium
15 miligram (mg) kalsium
0,54 milligram zat besi
11 milligram magnesium
30 milligram fosfor
3 milligram natrium
0,11 milligram seng
4,8 milligram vitamin C.
22 mikrogram (mcg) vitamin K.
3 mcg folat

Manfaat Kesehatan Buah Anggur

Buah anggur juga mengandung vitamin B dan A serta mineral yang tinggi. Secangkir anggur mengandung lebih dari 121 gram air.

1. Anggur Membantu Imunitas

Manfaat buah anggur yang pertama ialah baik dalam mendukung kekebalan tubuh. Dilansir dari Helath, Secangkir anggur menyediakan sekitar seperempat kebutuhan vitamin C harian, hampir 20 persen untuk vitamin K, dan setidaknya 10 persen untuk tembaga.

Anggur mendukung sistem kekebalan melalui vitamin C dan sifat anti-mikroba alaminya. Satu cangkir anggur juga memasok sekitar dua setengah ons air, yang penting untuk hidrasi, sirkulasi dan aliran darah yang sehat, serta pembuangan limbah.

2. Anggur Baik untuk Kesehatan Jantung

Manfaat buah anggur beikutnya dapat menjaga kesehatan jantung. Adanya kandungan polifenol pada buah anggur sangat ampuh mencegah penyakit kardiovaskular, melawan radikal bebas, dan menunjang endotel.

Nutrisi yang terdapat dalam buah anggur juga dipercaya bisa melindungi tubuh, khususnya jantung yang mengalami kerusakan akibat kolesterol jahat atau LDL.

3. Anggur Mengandung Antioksidan Anti Penuaan

Manfaat anggur bagi kecantikan bisa diperoleh dari antioksidannya yang cukup tinggi. Anggur mengandung beberapa antioksidan berbeda, termasuk jenis yang dikenal dapat mengurangi peradangan.

Baca Juga:   Manfaat Tanaman Ginje untuk Kesehatan

Antioksidan anggur juga dikaitkan dengan fungsi otak yang lebih baik, termasuk memori, serta anti-penuaan. Kandungan quercetin dalam anggur hitam dan merah telah terbukti melindungi dari penyakit neurodegeneratif, seperti Alzheimer. Serta membunuh sel-sel yang rusak atau tidak berfungsi. Fungsi senyawa itu emmabntu melawan penuaan dini dan mempercantik kulit karena mengatasi kulit kusam, kering, dan pecah-pecah.

Selain resveratol, buah ini juga kaya akan kandungan antioksidan lainnya seperti quercetin dan rutin. Ketiga antioksidan ini berfungsi untuk menangkap radikal bebas dalam tubuh. 

Radikal bebas dapat menyebabkan kerusakan sel, protein, DNA, serta gangguan keseimbangan dalam tubuh. Kerusakan sel ini yang bisa menyebabkan penuaan dini. Gejalanya antara lain kulit keriput, rambut beruban, atau tulang keropos.

4. Anggur Mencegah Kanker

Mengutip dari Medical News Today, anggur mengandung antioksidan kuat yang dikenal sebagai polifenol. Dianggap memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan. Salah satunya adalah resveratrol.

Studi laboratorium menunjukkan bahwa resveratrol mungkin dapat memperlambat atau mencegah pertumbuhan tumor pada getah bening, hati, perut, payudara, usus besar, kanker kulit, dan leukemia.

Dikutip dari University of Maryland Medical Center anti-inflamasi alami pada anggur adalah quercetin flavonoid. Penelitian menunjukkan bahwa ini juga bisa membantu mencegah atau memperlambat pertumbuhan kanker. Jenis kanker yang dapat tercegah seperti kanker paru-paru, esophagus, kanker mulut, kanker faring, kanker rahim, kanker usus besar, kanker pancreas, hingga kanker prostat.

Kanker merupakan salah satu penyakit penyebab kematian terbanyak di dunia. National Library of Medicine menerbitkan artikel yang menjelaskan bahwa kandungan resveratrol dalam anggur dapat membantu mencegah pertumbuhan sel kanker dalam tubuh. 

Resveratrol adalah salah satu jenis antioksidan yang bisa memperlambat pertumbuhan sel tumor dan kanker. Terutama yang bertumbuh pada payudara, lambung, hati, dan getah bening. Tak hanya itu, resveratrol dalam anggur juga baik untuk menghalau radiasi berbahaya seperti sinar ultraviolet A (UVA) dan B (UVB) dari sengata matahari.

Paparan radiasi tersebut berisiko menyebabkan kanker kulit.  Meski begitu, masih butuh penelitian lanjutan dengan cangkupan yang lebih luas untuk memastikan manfaat anggur satu ini.

5. Anggur Menurunkan Tekanan Darah

Manfaat buah anggur selanjutnya baik untuk menurunkan tekanan darah. Dilansir dari Healthline, satu cangkir (151 gram) anggur mengandung 288 milligram kalium, yang merupakan 6 persen dari AKG (Angka Kecukupan Gizi).

Mineral ini diperlukan untuk menjaga kesehatan tingkat tekanan darah. Sebuah studi yang diterbitkan oleh The National Center for Biotechnology Information (NCBI), menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi kadar kalium lebih tinggi. Kemungkinan lebih kecil untuk meninggal akibat penyakit jantung dibanding mereka yang mengonsumsi lebih sedikit kalium.

6. Anggur Mengurangi Kolesterol

Manfaat buah anggur berikutnya tak kalah luar biasanya. Senyawa yang ditemukan dalam anggur mampu membantu melindungi terhadap kadar kolesterol tinggi melalui penyerapan.

Sebuah penelitian yang diterbitkan NCBI, 69 orang dengan kolesterol tinggi, makan tiga cangkir (sekitar 500 gram) anggur merah sehari selama delapan minggu terbukti menurunkan kolesterol LDL “jahat”. Anggur putih tidak memiliki efek yang sama.

Anggur berwarna merah memiliki manfaat sebagai cara alami menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida tinggi. Mengutip dari jurnal Food & Function, penelitian melibatkan 69 orang dengan kolesterol tinggi. Mereka mengonsumsi 500 gram anggur setiap hari selama delapan minggu. 

Hasilnya, kadar kolesterol jahat (LDL) menurun setelah rutin mengonsumsi buah anggur setiap hari. Keberhasilan tersebut berkat kandungan resveratrol dan saponin.

Kedua zat tersebut bisa menangkap kelebihan kolesterol dalam tubuh sebelum diserap ke dalam darah. Dengan begitu, kadar kolesterol Anda pun tetap seimbang. Kadar kolesterol seimbang bisa menjauhkan Anda dari penyakit seperti obesitas dan penyakit jantung. 

7. Anggur Mencegah Jerawat

Manfaat buah anggur untuk kecantikan yang menjadi dambaan para wanita ialah menjaga kulit dan rambut sehat. Dilansir dari  WebMD, biji anggur kaya akan vitamin E, yang membantu kulit Anda tetap halus dan terhidrasi.

Senyawa lain dalam anggur mampu membantu mencegah jerawat dan meningkatkan aliran darah ke kulit kepala, untuk mendapatkan rambut yang lebih sehat.

8. Anggur Merawat Rambut

Manfaat buah anggur untuk kecantikan yang menjadi dambaan para wanita ialah menjaga kulit dan rambut sehat. Dilansir dari WebMD, biji anggur kaya akan vitamin E, yang membantu kulit Anda tetap halus dan terhidrasi.

Senyawa lain dalam anggur mampu membantu mencegah jerawat dan meningkatkan aliran darah ke kulit kepala, untuk mendapatkan rambut yang lebih sehat.

9. Anggur Menurunkan Berat Badan

Manfaat buah anggur selanjutnya bisa membantu Anda yang tengah menjalankan program diet sehat. Dilansir dari WebMD, senyawa alami yang dikandung anggur tampaknya membuat sel lebih sulit menyimpan lemak.

Ini juga bisa membantu sel-sel lemak di tubuh Anda pecah dengan lebih cepat. Berhati-hatilah untuk tidak makan terlalu banyak. Satu porsi adalah 1/2 cangkir, atau sekitar 16 buah anggur. Jika sedang berusaha mendapatkan berat badan ideal, Anda bisa menyiapkan buah anggur sebagai camilan. 

Berdasarkan Data Komposisi Pangan Indonesia, dalam 100 gram gram anggur hanya mengandung 30 kalori. Terlebih anggur juga tinggi antioksidan resveratrol yang melawan efek radikal bebas dalam tubuh. Meski begitu, pastikan Anda mengonsumsi buah ini secukupnya. Lebih baik lagi jika Anda mengimbangi asupan nutrisi dari berbagai jenis buah lainnya.

10. Anggur Merawat Kesehatan Mata

Manfaat buah anggur berikutnya baik untuk menjaga kesehatan mata. Dikutip dari studi yang dipublikasikan NCBI, tikus yang diberi makanan yang dilengkapi dengan anggur menunjukkan lebih sedikit tanda-tanda kerusakan retina dan memiliki fungsi retina yang lebih baik.

Serta mengutip dari artikel Healthline yang lain, dalam studi tabung reaksi, resveratrol ditemukan untuk melindungi sel retinal di mata manusia dari sinar ultraviolet A.

Ini dapat menurunkan risiko pengembangan degenerasi makula terkait usia. Menurut sebuah studi review, resveratrol juga mampu membantu melindungi terhadap glaukoma, katarak dan penyakit mata diabetes.

Baca Juga:   Manfaat Pengobatan Tanaman Jarong

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa senyawa tersebut membantu melindungi mata dari kerusakan akibat sinar biru. Anggur mengandung beberapa senyawa, seperti resveratrol, lutein dan zeaxanthin. Dengan kandungan itu, mata tetap sehat sampai usia senja. Buah yang identik warna ungu ini memang memiliki antioksidan lutein dan zeaxanthin yang bermanfaat melindungi mata dari sinar biru cahaya matahari.

Kedua antioksidan itu membantu menyaring gelombang cahaya biru yang berbahaya dari gadget dan membantu melindungi sel-sel mata Anda. Mengonsumsi secara teratur, kangungan senyawa alamiah buah anggur membantu mencegah terjadinya gangguan pada retina mata seperti degenerasi makula. Bahkan ekstrak biji anggur dapat membantu mengurangi stress pada mata akibat melihat sinar yang terlalu terang.

Selain wortel, anggur juga memiliki manfaat dan khasiat yang baik untuk kesehatan mata.

Buah ini mengandung lutein dan zeaxanthin, dua karotenoid dengan sifat antioksidan yang penting bagi kesehatan mata.

Kedua antioksidan ini dapat membantu menyaring gelombang cahaya biru yang berbahaya dari gadget dan membantu melindungi sel-sel mata.

Mengutip dari American Optometric Association, lutein dan zeaxanthin dapat membantu mengurangi risiko penyakit mata kronis seperti kaarak dan degenerasi makula pada lansia.

Meski begitu, masih perlu penelitian lebih lanjut untuk mengetahui khasiat dan manfaat anggur karena observasi masih pada hewan.

11. Anggur Menurunkan Kadar Gula Darah

Buah anggur untuk membantu melindungi tubuh dari risiko diabetes. Senyawa yang ditemukan dalam anggur bahkan dapat menurunkan kadar gula darah. Berdasarkan hasil studi yang dipublikasikan NCBI, 38 pria mengonsumsi 20 gram ekstrak anggur per hari selama 16 minggu. Mengalami penurunan kadar gula darah, dibandingkan dengan kelompok kontrol. Ini adalah cara efektif mengontrol kadar gula dalam darah, cukup tambahkan anggur dalam menu makanan sehari-hari. 

Anggur termasuk salah satu  buah yang memiliki indeks glikemik rendah. Makanan dengan indeks glikemik rendah tidak akan menyebabkan gula darah melonjak secara tiba-tiba. Mengutip dari Nutrition Data, 151 gram anggur hanya mengandung 23 gram gula, sehingga cocok untuk penderita diabetes. Hasil penelitian yang dilakukan Biological Research selama 16 minggu pada 38 pria yang menderita diabetes. Kadar gula darah mereka menurun setelah rutin mengonsumsi 20 gram anggur setiap hari. 

Itu menunjukkan bahwa manfaat anggur ini berkat kandungan resveratol yang mampu mengaktifkan suatu gen yang dapat mencegah tubuh terpapar obesitas.  Selain itu resveratrol juga mampu mencegah terjadinya kondisi resisen insulin, dimana tubuh tidak mampu mencerna gula darah, yang mampu memicu tubuh terserang diabetes.

12. Anggur Meningkatkan Daya Ingat

Manfaat bauh anggur yang mengagumkan yaitu meningkatkan daya ingat. Dilansir dari WebMD, resveratrol dalam anggur memperlambat pemecahan sel yang secara alami terjadi seiring bertambahnya usia. Hal itu mampu mencegah pembentukan plak berbahaya di otak Anda.

Seperti yang dilansir dari Helthine, makan buah anggur bisa bermanfaat bagi kesehatan otak dan meningkatkan daya ingat. Hasil studi pada orang dewasa muda yang sehat menunjukkan bahwa minum sekitar 8 ons (230 ml) jus anggur. Menunjukkan peningkatan kecepatan keterampilan terkait memori dan suasana hati, 20 menit setelah konsumsi.

Mengonsumsi buah anggur sebanyak 8 ons secara rutin akan meningkatkan daya ingat dan mencegah penyakit Alzheimer. Hasil kajian dari Frontiers in Pharmacology melakukan penelitian pada 111 lansia selama 12 minggu. Mereka mendapatkan 250 miligram anggur setiap harinya. Hasilnya, kemampuan kognitif, bahasa, dan daya ingat lansia meningkat daripada sebelumnya. 

Meningkatnya kesehatan otak berkat kandungan resveratrol dalam buah mampu memperlancar peredaran darah menuju otak. Ini menunjukkan otak membutuhkan darah sebagai sumber oksigen dan zat gizi agar bisa berfungsi dengan baik.

13. Anggur Menjaga Kesehatan Tulang

Anggur mengandung banyak mineral yang diperlukan untuk kesehatan tulang, termasuk kalsium, magnesium, kalium, fosfor, mangan, dan vitamin K. Meskipun penelitian pada tikus menunjukkan bahwa resveratrol meningkatkan kepadatan tulang, namun hasil ini belum dikonfirmasi pada manusia.

14. Anggur Membantu Pencernaan

Melansir dari Health, anggur memang tidak terlalu tinggi serat. Tapi serat dan cairan dalam anggur membantu mendukung keteraturan usus. Serta polifenolnya bekerja secara positif mengubah bakteri usus dengan cara yang bermanfaat bagi kesehatan. Termasuk berkembangnya mikroba yang terkait dengan kekebalan yang lebih kuat dan suasana hati yang positif.

15. Anggur Membantu Mengoptimalkan Kinerja Ginjal

Gaya hidup tidak sehat seperti sering mengonsumsi makanan cepat saji rendah gizi dan tinggi kandungan garam dapat memberatkan kerja ginjal.

Ginjal merupakan salah satu organ penting dalam tubuh yang berfungsi menetralisir racun dan zat-zat berbahaya dalam tubuh dan mengeluarkannya dalam bentuk keringat atau kotoran.

Ekstrak anggur dapat membantu proses sekresi tubuh dengan cara mengeluarkan asam berlebihan, sehingga meringankan beban kerja ginjal dan menjaganya tetap sehat.

Menurut penelitian yang tercantum dalam Journal of Experimental and Clinical Science, menunjukkan bahwa ekstrak buah anggur merupakan campuran polifenol yang menunjukkan sifat antioksidan dan anti-inflamasi yang membantu mengatasi gangguan pada ginjal.

Makanan merupakan sumber energi dan kunci utama mendapatkan tubuh sehat dan bugar. Pastikan kamu memenuhi asupan gizi seimbang setiap harinya dengan mengonsumsi karbohidrat, lemak, protein, serat dan vitamin sesuai dengan porsi yang dibutuhkan.

Penulis: dr. Sulfadli Anggunawan

Penyunting: Gusti Zainal


Referensi

[1]              Prihatman K. 2000. Budidaya Pertanian: Anggur. Hal: 1-3. Sistem Informasi Manajemen Pembangunan di Pedesaan, BAPPENAS.

[2]              Widyastuti YE, Paimin FB. 1993. Mengenal Buah Unggul Indonesia. Penebar Swadaya: Jakarta.

[3]              Nugraha A. 2009. Anggur. Diakses pada 12 Mei 2010.

[4]              Givens I, Baxter S, Minihane AM, Shaw E. 2008. Health Benefits of Organic Food: Effects of the Environment. Trowbridge: CABI.

[5]              Buslig BS, Manthey JA. 2002. Flavonoids in Cell Function. NY: Kluwer Academic. Halaman 103. ISBN 0-306-47254-6

[6]              Mangano F. 2009. The Blood Pressure Miracle. AS: AEG Publishing. Halaman 42. ISBN 978-1-60693-042-7

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest News

7 Tahapan Teknik Budidaya Kacang Panjang agar Hasil Melimpah

7 tahapan teknik budidaya kacang panjang agar menghasilkan buah yang melimpah. Caranya mulai dengan memperhatikan persyaratan tumbuh hingga pengelolaan pasca panen.
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img