Minggu, Juli 25, 2021

Bawang Putih Tidak Dapat Mencegah COVID-19

Must Read

Bawang putih tidak dapat mencegah COVID-19 meskipun mengandung efek farmakologi yang baik untuk menyembuhkan penyakit pilek, flu, dan batuk. Virus corona jenis SARS-CoV-2 yang menyebabkan COVID-19 berbda dengan sebelumnya.

aksiografi.com – Bawang putih memiliki khasiat yang dapat menangkal penyakit. Salah satu khasiat bawang putih adalah menangkal pilek, flu, dan batuk namun tidak dapat menangkal seseorang terinfeksi COVID-19.

Sejak COVID-19 merebak di Indonesia, banyak informasi yang tersebar melalui media sosial seperti Whatsapp, Instagram, dan lain-lain menyebutkan bawang putih mampu menangkal COVID-19 dengan meramunya menjadi minuman kesehatan dengan menambahkan ramuan jamu seperti jahe dan telur.

Baca Juga:   Corona Menyebar di 116 Negara pada Maret

Bawang putih mengandung senyawa antibakteri, antivirus, dan antioksidan serta mampu meningkatkan kerja sel darah putih. Sementara jahe mengandung senyawa aktif yaitu gingerol. Senyawa ini diduga dapat melawan respiratory syncytial virus sebagai penyebab infeksi saluran pernapasan.

Namun belum ada bukti penelitian bahwa kedua rempah ini mampu mencegah seseorang mengatasi infeksi virus corona. Seperti anjuran WHO, cara efektif mengatasi COVID-19 dengan mencuci tangan, menjaga jarak, dan meningkatkan daya tahan tubuh. Jadi dapat disimpulkan bahwa bawang putih tidak dapat mencegah COVID-19.

Baca Juga:   Virus Corona 2019-nCoV Menjadi COVID-19
Can eating garlic help prevent infection with the new coronavirus?
sumber: WHO

Namun tidak ada salahnya meningkatkan konsumsi rempah-rempah yang mengandung antibakteri, antivirus, antioksidan, selama masa pandemi meskipun hasil riset belum ada pembuktiannya untuk meningkatkan daya tahan tubuh atau imun seseorang. Masyarakat umum sudah terbiasa mengonsumsi bawang putih sebagai penikmat rasa makanan dan ramuan obat tradisional.

Hasil riset belum mengungkapkan manfaat rempah-rempah itu dalam pengangkalan atau pencegahan COVID-19 karena penyakit ini baru terjadi sejak akhir 2019 dan dinyatakan status bahwa COVID-19 sebagai pandemi global oleh WHO pada 11 Maret. Artinya belum ada kesempatan waktu para penelitian melakukan riset tentang itu.

Baca Juga:   Manfaat Pengobatan Tanaman Cerme

Ditulis oleh: dr. Sri Hikmawaty

Disunting oleh: Gusti Zainal

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest News

7 Tahapan Teknik Budidaya Kacang Panjang agar Hasil Melimpah

7 tahapan teknik budidaya kacang panjang agar menghasilkan buah yang melimpah. Caranya mulai dengan memperhatikan persyaratan tumbuh hingga pengelolaan pasca panen.
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img