Selasa, April 13, 2021

7 Toga Mengobati Sariawan (Stomatitis aphtosa)

Must Read

7 Toga mengobati sariawan atau Stomatitis aphtosa akibat luka atau peradangan pada bibir, lidah, dan mulut bagian dalam yang menimbulkan rasa sakit dan tidak nyaman.

aksiografi.com – Toga merupakan singkatan dari Tanaman Obat Keluarga yang kemudian populer penamaanya sebagai toga. Tanaman ini biasanya di tanaman di halaman rumah, kebun atau ladang agar mudah memetiknya.

Umumnya toga juga berfungsi sebagai sayuran atau bumbu dapur seperti kemangi, kelor, belimbing wuluh, kembang merak, mengkudu, sirih, temu lawak, serei, jahe, dan lain-lain.

Toga itu mengobati penyakit yang umum diderita anggota keluarga karena adanya perubahan musim yang mempengaruhi kondisi tubuh atau luka dan patah akibat jatuh atau sebab lainnya. Salah satu penyakit yang kerap dialami anggota keluarga, khususnya anak-anak dan remaja, adalah sariawan atau Stomatitis aphtosa.

7 Toga Mengobati Sariawan

Sariawan adalah peradangan akibat luka pada bibir, lidah, dan mulut yang dapat sembuh sendiri meski tanpa pengobatan dalam waktu seminggu hingga dua minggu. Kita dapat melakukan penanganan sendiri di rumah. Cukup kompres bagian mana yang terasa sakit dengan es batu dan menghindari makanan yang pedas.

Tidak semuan sariawan dapat sembuh sendiri. Jika penyebab sariawan adalah bakteri, jamur, dan virus karena itu butuh pengobatan dan perawatan yang rutin maka sariawan butuh waktu dalam penyembuhannya. Sariawan karena bakteri, jamu, atau virus butuh mengonsumsi tanaman obat yang memiliki khasiat penyembuhan sariawan, berikut daftar 7 toga mengobati sariawan:

Adas

Tanaman adas memiliki efek farmakologi seperti anti piretik sehingga ia dapat mengobati sariawan. AKar dan biji tanaman adas sangat bagus untuk mengobati sariawan. Akar adas mengandung minyak atau fennel oil yang berkhasiat sebagai stimulant, larminatif, antibakteri, dan antelmintik. Biji adas mengandung aktivitas antioksidas yang sangat baik dan tinggi. Efek farmakologi antioksidan kandungan adas dapat menangkal radikal bebas.

Adas pun dapat menerima campuran dari tanaman obat lainnya yang sesuai untuk mengobati sariawan. Cobalah rutin mengonsumsi buah alpukat secara rutin.

Alpukat

Alpukat atau Persia americana merupakan buah yang mengandung tanin, saponin alkaloida dan falvonoid. Berdasarkan hasil penelitian, buah alpukat dapat mengobati sariawan.

Cara mengobati peradangan luka pada gusi, lidah, dan mulut dengan mengambil dua buah alpukat yang sudah masak tambahkan dua sendok makan madu murni lalu aduk merata. Makanlah alpukat secara rutin setiap hari selama seminggu dan nikmati enaknya.

Kelor

Daun kelor mengandung gizi sangat tinggi. Tidak heran jika masyarakat menyebut daun kelor sebagai the Miracle Tree atau pohon ajaib. Kelor mengandung antimikroba, kalsium, zat besi, protein, vitamin A, vitamin B, dan vitamin C, serta masih banyak kandungan lainnya sehingga ia menjadi tanaman ini memiliki ribuan kandungan za.

Daun kelor mengobati sariawan dengan cara konsumsi air rebusan daun kelor secara rutin. Masyarakat Indonesia menjadikan kelor sebagai sayuran. Cukup rebus daun kelor dengan menambahkan garam secukupnya.

Kemangi

Daun kemangi selalu menjadi campuran sambel makanan sebagai penambah rasa, ternyata daun ini juga dapat menyembuhkan. Daun kemangi mengandung anti jamur dan anti bakteri sehingga bisa mengobati sariawan dengan cara kunyal lima lembar daun kemangi. Lakukanlah dua kali sehari selama masa pengobatan sariawan.

Belimbing wuluh

Belimbing wuluh atau Averrhoa blimbil L. mengandung saponin, tanin, glucoside, calsium, oksalat, sulfur, asam format, dan peroksidase. Baik buah, daun, maupun bunga belimbing ini memiliki efek farmakalogi dalam menghilangkan sakit pada sariawan (antiradang) sehingga dapat mengobati penyakit ini.

Bunga belimbing wuluh ¾ genggam, cuci lalu rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa 2 ¼ gelas. Setelah dingin saring lalu minum sebanyak 3 kali per ¾ gelas dalam sehari.

Cerme

Cerme adalah tanaman perdu dengan berbatang kecil dengan ketinggian mencapai sembilan meter. Sepintas, pohon cerme mirip dengan pohon belimbing wuluh. Tumbuhan ini memiliki kandungan kimia yang tinggi. Pada kulit batang, kayu, dan daun cerme mengandung tanin, flavonoida, saponin dan polifenol.

Manfaat pengobatan tanaman cerme ini pada efek farmakologis seperti sifat anti inflamasi, anti radang dan mencegah muntah. Biji dan akar merupakan ‘purgans’ yang kuat. Kandungan senyawa dan efek farmakologis inilah sehingga cerme juga dapat mengobati sariawan seperti tanaman obat lainnya.

Daun jinten

Daun jinten atau Coleus amboinicus Lour. merupakan terna tahunan yang beruas. Pada daun jinten terdapat kalium, minyak atsiri 2 persen yang mengandung karvakrol, isoprofil-o-kresol dan fenol.

Daun jinten memiliki sifat rasa getir, berbau harum, dan membuat tebal di lidah, carminatif, laktagoga, menghilangkan sakit, penurun panas, dan antisptik, aphrodisiak, penyegar, dan penambah semangat.

Manfaat pengobatan daun jinten terletak pada kandungan senyawa kimiawi sehingga memiliki efek farmakologis untuk sakit sariawan. Daun jinten dapat mengobati sakit peradangan atau sariawan pada bibir, lidah, dan mulut.

Penulis: Suharni Yusuf

Penyunting : dr. Sri Hikmawaty

- Advertisement -spot_img

Latest News

Manfaat Antioksidan bagi Kesehatan Tubuh

Manfaat antioksidan bagi kesehatan tubuh adalah untuk melindungi sel-sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Sumber makanan yang mengandung antioksidan beragam seperti buah-buahan dan sayur-sayuran.
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img