Merayakan Hari Hak untuk Tahu Sedunia: Sinergitas Keterbukaan Informasi Publik

Date:

Merayakan Hari Hak Tahu Sedunia 2023: Sejarah, Tema, dan Tindakan. Temukan makna penting transparansi informasi dalam membangun masyarakat yang lebih terbuka dan partisipatif.

aksiografi.com – Pada setiap tanggal 28 September, dunia memperingati Hari Hak untuk Tahu Sedunia, atau yang dikenal sebagai The International Right to Know Day (RTKD). Sebuah momen yang didedikasikan untuk menghormati hak publik atas akses terhadap keterbukaan informasi, RTKD menjadi panggung bagi pemerintah dan warga di seluruh dunia untuk merenungkan nilai-nilai demokrasi, transparansi, dan partisipasi dalam pemerintahan yang lebih baik.

Menggali Sejarah RTKD: Dari Sofia ke Dunia

Sejarah Hari Hak untuk Tahu ini bermula pada 28 September 2002, ketika para aktivis dari berbagai negara berkumpul di Sofia, Ibu Kota Bulgaria. Mereka bersatu dalam sebuah jaringan yang dikenal sebagai Jaringan Advokat Kebebasan Informasi (FOIA Network) dengan satu tujuan: mendorong hak individu untuk mengakses informasi dan mewujudkan pemerintahan yang transparan. Dan pada titik ini, 28 September pertama kali diusulkan sebagai Hari Hak untuk Tahu dalam konteks internasional, memperingati gerakan global yang berkumpul bersama untuk memperjuangkan hak mengakses informasi.

Sejak saat itu, lebih dari 60 negara yang mengamini sistem pemerintahan demokratis turut serta dalam merayakan Hari Hak untuk Tahu. Termasuk di dalamnya adalah Indonesia, yang mulai merayakan hari ini sejak tahun 2011. Konsep ‘Hak untuk Tahu’ tidak hanya menjadi semboyan kosong, melainkan telah tersemat dalam UUD 1945 Pasal 28F, yang dengan tegas menyatakan hak setiap individu untuk berkomunikasi, memperoleh, dan menyampaikan informasi.

Oleh karena itu, menjadi kewajiban bagi para pejabat publik dan pemerintah untuk menyediakan informasi yang dibutuhkan oleh masyarakat. Seiring berjalannya waktu, Hari Hak untuk Tahu tidak hanya menjadi hak untuk mengakses informasi semata, tetapi juga alat untuk mempromosikan informasi dan data pemerintah dengan cara yang lebih efisien dan efektif.

Membangun Sinergitas Keterbukaan Informasi Publik: Tema Hari Hak untuk Tahu 2023

Untuk peringatan tahun 2023, tema yang diusung adalah ‘Membangun Sinergitas Keterbukaan Informasi Publik untuk Indonesia Maju dan Good Governance’, seperti yang diungkapkan oleh Pj Peringatan Hari Hak untuk Tahu Sedunia 2023, Samrotunnajah Ismail. Tema ini tidak hanya mengedukasi masyarakat tentang pentingnya transparansi dalam informasi publik, tetapi juga mengingatkan kita akan hak setiap individu untuk mengakses informasi sesuai dengan prinsip Hak Asasi Manusia.

Makna dalam Hari Hak Tahu Sedunia

Dalam peringatan Hari Hak untuk Tahu Sedunia, terdapat sejumlah nilai-nilai penting yang harus diperhatikan. Pertama, setiap individu memiliki hak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi melalui berbagai saluran yang tersedia. Kedua, hak atas keterbukaan informasi publik dijamin oleh undang-undang dan harus diwujudkan oleh semua lembaga publik. Penolakan terhadap permohonan informasi publik harus didasarkan pada hukum yang berlaku. Ketiga, semua permohonan dan aspirasi masyarakat harus direspons dengan cepat, secara terbuka, dan tanpa biaya. Terakhir, lembaga publik harus proaktif dalam memberikan informasi tentang kinerja mereka.

Aksi untuk Peringatan Hari Hak Tahu Sedunia

Peringatan Hari Hak Tahu Sedunia bukan hanya sebuah perayaan, tetapi juga kesempatan untuk meningkatkan kesadaran tentang hak asasi manusia di seluruh dunia. Berikut adalah beberapa aksi yang dapat Anda lakukan untuk merayakan Hari Hak Tahu Sedunia:

1. Edukasi dan Penyuluhan

Sosialisasikan informasi tentang hak asasi manusia kepada keluarga, teman, dan masyarakat sekitar Anda. Adakan diskusi, seminar, atau ceramah tentang topik-topik hak asasi manusia. Gunakan media sosial untuk berbagi artikel, infografis, dan fakta-fakta tentang hak asasi manusia.

2. Kegiatan Sosial

Kolaborasi dengan kelompok lokal atau organisasi non-pemerintah yang fokus pada hak asasi manusia untuk mengadakan acara peringatan bersama. Ini bisa berupa pameran seni, konser amal, atau pertunjukan teater yang menyoroti isu-isu hak asasi manusia.

3. Kampanye Kesadaran

Berpartisipasi dalam kampanye online atau offline yang berkaitan dengan isu-isu hak asasi manusia yang Anda anggap penting. Ini bisa termasuk penandatanganan petisi, penulisan surat terbuka, atau berpartisipasi dalam demonstrasi damai. Seperti yang dilakukan Komnas Perempuan menyiarkan press release terkait dengan ketimpangan informasi pada perempuan.

4. Pendidikan Hak Asasi Manusia

Ikut serta dalam program pendidikan hak asasi manusia, baik sebagai peserta maupun sebagai pengajar. Banyak organisasi dan lembaga yang menawarkan kursus dan pelatihan tentang hak asasi manusia.

Dengan merayakan Hari Hak Tahu Sedunia, kita menghormati hak-hak dasar yang menyelubungi kita semua. Ini adalah panggilan untuk semua individu, pemerintah, dan masyarakat untuk bersama-sama membangun dunia yang lebih terbuka, transparan, dan adil. Sebuah langkah menuju masyarakat yang lebih maju dan pemerintahan yang lebih baik.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Subscribe

Popular

More like this
Related

Membangun Landasan Perbankan yang Kuat: Dari Nasionalisasi hingga Transformasi Bank Indonesia

aksiografi.com – Sejarah perbankan Indonesia mencatat peristiwa penting dengan...

Sejarah Terbentuknya Bank Indonesia: Dari Kolonialisme Menuju Kedaulatan Ekonomi

Pelajari sejarah terbentuknya Bank Indonesia, dari Yayasan Bank Indonesia...

Hari Jurnalis Olahraga Sedunia: Melintasi Garis Waktu Bersama Para Pemangku Cerita

aksiografi.com – Dalam gemuruh sorak-sorai penonton dan teriakan penuh...

Hari Kelautan Nasional 2024: Menelusuri Keajaiban dan Tantangan Laut Indonesia

Merayakan Hari Kelautan Nasional 2024, kita menelusuri keajaiban dan...