Tim Hukum Prabowo-Sandi Minta Pemilu Ulang

Tim hukum Prabowo-Sandi meminta pemungutan suara ulang di 12 daerah, sengketa Pilpres akan berakhir di Meja Hakim Konstitusi.

aksiografi.com – Tim hukum Prabowo-Sandi meminta Hakim Konstitusi agar memutuskan pemungutan suara ulang di 12 daerah. Ini adalah salah satu permintaan gugatan sengketa Pilpres 2019 di MK.

Bambang Widjojanto sebagai kuasa hukum paslon 02 menyampaikan gugatannya. “Kami memohon MK memerintahkan termohon untuk melaksanakan pemungutan suara ulang secara jujur dan adil di sebagian provinsi di Indonesia sesuai amanat yang tersebut dalam pasal 22E ayat 1 UUD 1945,” ujarnya dalam persidangan di Gedung MK, Jakarta, Jumat (14/06/2019).

Tim hukum Prabowo-Sandi jelas memiliki alasan kuat sehingga meminta pada Hakim Konstitusi agar melakukan pemilihan ulang pada 12 daerah yang mereka maksudkan.

Baca Juga: Hasil Data C1 BPN: Prabowo Menang

Delapan dari dua belas daerah itu merupakan daerah pemenangan suara Paslon 01 Jokowi-Ma’ruf yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan DKI Jakarta. Sedang empat daerah lainnya dimenangkan Prabowo-Sandi yaitu Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Lampung, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Papua, dan Kalimantan Tengah.

Berikut perolehan suara kedua pasangan berdasarkan hasil rekapitulasi KPU:

12 daerah yang diminta adakan pemungutan suara ulang

Pada petitum awal, tim hukum paslon 02 meminta agar MK mengabulkan untuk menggelar pemungutan suara ulang (PSU) di seluruh wilayah Indonesia. Namun jika hal itu tidak dikabulkan maka 12 wilayah yang dimenangkan oleh Jokowi-Ma’ruf.

Permohonan pemungutan suara ulang ini diajukan jika MK tidak menyetujui untuk mendiskualifikasi paslon 01, Jokowi-Ma’ruf.