Rabu, Januari 19, 2022

Skandal Jual Beli Jabatan di Kemenag

Must Read

Skandal jual beli jabatan di Kemenang mulai terungkap. KPK melengkapi berkas penyidikan tersangka Romahurmuziy alias Rommy terkait skandal suap jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama.

aksiografi.com – Skandal jual beli jabatan menjadi hangat dalam perbincangan politik. Prabowo Subianto saat Debat Calon Presiden tahap ke-4 menyebutkan telah terjadi jual beli jataban di Pemerintahan Jokowi bahkan ia menyebutkan sekitar 90 persen.

Sebenarnya pernyataan serupa juga pernah dilontarkan Kepala Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Sofian Effendi, pada 27 Maret 2019. Ia mengatakan 90 persen kementerian dan lembaga terlibat jual beli jabatan. “Jual beli jabatan itu terjadi di kementerian yang dipimpin oleh menteri dari partai politik,” ungkapnya.

Persentase yang cukup tinggi itu memang belum ada instrumen bagi KASN melakukan penindakan sehingga membuktikan itu sebagai kebenaran belum cukup. Yang jelas, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga disebut tengah memeriksa 13 kementerian dan lembaga soal kasus itu. 

skandal jual beli jabatan
Ilustrai Jual Beli Jabatan

Tidak lama ini, KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy terkait dengan jual beli jabatan di Kementerian Agama.

Baca Juga:   Gerakan Empati 2000 Puskesmas Enrekang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih terus melengkapi berkas penyidikan tersangka mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy alias Rommy terkait skandal suap jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama.

Hasilnya, penyidik memanggil tiga anggota panitia pelaksana seleksi jabatan pimpinan tinggi pada Sekretariat Jenderal Kemenag. Ketiganya yakni Anwar Hakim Hahdi, Wasis Kuriawan dan Setia Kartini. 

“Ketiganya dipanggil untuk dimintai keterangan sebagai saksi kasus RMY (Rommy),” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah melalui pesan singkatnya, Senin, (08/04/2019). 

Setelah penangkapan Rommy, KPK tidak berhenti di situ saja. KPK juga telah menjerat Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik, Muafaq Wirahadi dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur, Haris Hasanuddin, sebagai tersangka pemberi suap.

Penyidik juga sudah menggeledah ruang kerja Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin. Dari sana disita uang. Lalu menggeledah ruangan Sekjen Kemenag, Nur Kholis Setiawan, dan menyita sejumlah dokumen. KPK juga memeriksa Mur Kholis sebagai Ketua Panitia Pelaksana Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Kemenag.

Skalndal jual beli jabatan sudah menjadi rahasia umum di setiap instasi pemerintah, baik di tingkat pusat, provinsi, hingga daerah. Namun skandal itu tidak mendapat perhatian penanganan yang serius.

Baca Juga:   Aksi Hitung Cepat ala Lembaga Survey


- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest News

Kapuk Randu sebagai Penanda Musim

Kapuk randu sebagai penanda musim. Pohon kapuk saat buahnya mulai merekah dan siap berjatuhan menjadi penanda akan masuknya Monsun...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img